Menjadi bagian dari solusi atas tantangan infrastruktur di negeri ini adalah panggilan jiwa bagi setiap insan akademisi. Di tengah hiruk pikuk pembangunan di Jawa Barat, tepatnya di Overpass Cicadas, Purwakarta, BINUS University melalui keahlian Ir. I Gede Mahardika Susila, ST., MT., hadir melaksanakan misi kemanusiaan yang dibalut dalam profesionalisme teknik sipil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bukan sekadar urusan semen dan beton, melainkan upaya memastikan keselamatan setiap warga yang kelak melintasi jembatan tersebut melalui desain dinding penahan tanah yang kokoh dan perhitungan daya dukung fondasi yang akurat.
Perjalanan ini dimulai dari sebuah persoalan nyata di lapangan, desain dinding penahan tanah yang awalnya dirasa belum memadai untuk menghadapi karakteristik tanah di wilayah tersebut. Sebagai seorang pakar geoteknik, Ir. I Gede Mahardika memahami bahwa setiap jengkal tanah memiliki cerita dan risiko yang berbeda. Melalui analisis mendalam terhadap data Standard Penetration Test N SPT dan pengujian laboratorium, tim berupaya merumuskan solusi teknis yang mampu menjamin stabilitas struktur jangka panjang, demi kenyamanan mobilitas masyarakat sekitar.
Sepanjang periode November hingga Desember 2025, kolaborasi ini berlangsung dengan penuh dedikasi. Tidak hanya duduk di belakang meja, tim terjun langsung memberikan pendampingan penerapan di lapangan kepada kelompok masyarakat dan mitra usaha kecil. Ada sisi emosional yang terasa kuat ketika pengetahuan dari bangku kuliah bertransformasi menjadi bantuan nyata yang menjawab kekhawatiran masyarakat akan keamanan konstruksi di lingkungan mereka. Inilah wujud nyata dari nilai nilai BINUS dalam memberdayakan komunitas melalui transfer ilmu pengetahuan yang aplikatif.
Profesionalisme formal tetap menjadi napas dalam setiap langkah pengabdian ini. Setiap rekomendasi teknis, mulai dari perhitungan daya dukung tiang fondasi hingga analisis stabilitas lereng, disusun berdasarkan standar keilmuan yang tinggi guna menghasilkan luaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Keberhasilan program ini bukan hanya diukur dari angka angka teknis di atas kertas, melainkan dari sejauh mana solusi yang diberikan mampu memberikan rasa aman dan manfaat berkelanjutan bagi perkembangan infrastruktur di Purwakarta dan sekitarnya.
Kisah dari Cicadas ini adalah pengingat bahwa ilmu pengetahuan yang paling berharga adalah ilmu yang bermanfaat bagi sesama. Kami di BINUS University akan terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, mengubah tantangan menjadi peluang, dan membangun masa depan yang lebih kokoh bagi Indonesia. Mari bersama sama mendukung gerakan pemberdayaan ini untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi bangsa.-
... ... ...