Melengkapi perjalanan inspiratif pada tanggal 25 Januari 2026, Community Empowerment BINUS University kini membawa para Pekerja Migran Indonesia (MDW) di Singapura ke puncak pembelajaran yang lebih strategis. Memasuki fase krusial ini, fokus beralih dari sekadar keberanian berbicara menjadi kecerdasan dalam mengendalikan narasi. Program “Empowering Voices” memahami bahwa di tengah hiruk-pikuk masyarakat multikultural Singapura, kemampuan untuk melakukan strategic framing bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan agar posisi sosial mereka tidak lagi dipandang sebelah mata.

Pada 1 Februari 2026, ruang virtual Zoom yang dipandu oleh dosen fakultas komunikasi berubah menjadi panggung penuh energi saat para anggota MTM Migrant Domestic Worker Singapore berkumpul untuk mengasah keterampilan public speaking. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang beragam, para peserta menunjukkan antusiasme luar biasa untuk bertransformasi menjadi individu yang lebih percaya diri. Suasana formal namun hangat menyelimuti sesi malam itu, membuktikan bahwa jarak geografis dan keterbatasan waktu bukanlah penghalang bagi semangat BINUSIAN dalam menyebarkan ilmu dan memberdayakan sesama melintasi batas negara.
Perjalanan edukatif ini disusun secara strategis ke dalam empat pilar utama, mulai dari membangun kredibilitas pemimpin melalui Leadership Voice, hingga seni mengelola konflik di bawah tekanan. Peserta diajak menyelami materi yang sangat relevan dengan keseharian mereka di Singapura, seperti cara berkomunikasi lintas budaya yang santun namun tegas dalam lingkungan multikultural. Menggunakan pendekatan partisipatif, pelatihan ini mengedepankan diskusi mendalam dan simulasi praktik, sehingga setiap peserta tidak hanya sekadar mendengarkan, tetapi benar benar merasakan perubahan dalam cara mereka menyusun gagasan dan narasi personal.

Lebih dari sekadar teknik vokal, esensi dari kegiatan ini menyentuh sisi kemanusiaan yang mendalam, memberikan keberanian bagi mereka untuk memiliki kendali atas narasi hidupnya sendiri. Kita melihat transformasi emosional saat seorang pekerja migran mulai menyadari bahwa suara mereka memiliki wibawa moral, bahkan tanpa jabatan formal sekalipun. Output yang kami sasar adalah peningkatan kapasitas berbicara, namun impak jangka panjang yang kami harapkan jauh lebih besar, yaitu lahirnya sosok sosok pekerja migran yang berdaya, aktif di komunitas, dan mampu berdiri tegak sebagai duta bangsa yang inspiratif.
Program ini adalah perwujudan nyata dari komitmen BINUS University untuk terus memberikan kontribusi berkelanjutan melalui pendidikan nonformal yang aplikatif. Kami percaya bahwa setiap suara layak didengar, dan setiap individu memiliki hak untuk menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri maupun lingkungannya. Perjalanan pemberdayaan ini masih panjang, dan kami mengundang Anda untuk menjadi bagian dari perubahan positif ini. Mari bergabung dan dukung terus inisiatif pengabdian masyarakat kami dengan mengikuti perkembangan terbaru di laman Community Empowerment BINUS University.-
... ... ...