
Jakarta, 5 Agustus 2026 – Hari kedua sekaligus penutupan The 2nd International Conference on Technology, Innovation and Management (ICTIM) 2026 kembali mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara dalam rangkaian diskusi ilmiah yang berfokus pada perkembangan teknologi, inovasi, dan transformasi digital. Setelah sukses menyelenggarakan sesi keynote dan presentasi ilmiah pada hari pertama, agenda hari kedua melanjutkan semangat kolaborasi global melalui sesi inspiratif, presentasi penelitian, serta penghargaan bagi karya ilmiah terbaik.
Kegiatan diawali dengan pembukaan hari kedua dan rangkuman pelaksanaan konferensi pada hari pertama yang disampaikan oleh Ketua ICTIM 2026. Sesi ini menjadi momentum untuk merefleksikan berbagai gagasan, diskusi, dan kolaborasi yang telah terjalin selama konferensi berlangsung sekaligus mempersiapkan peserta untuk mengikuti rangkaian agenda penutup.

Sesi keynote pada hari kedua menghadirkan Prof. Dr. Eng. Budi Prawara, Head of the Research Organization for Electronics and Informatics, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indonesia. Melalui presentasi bertajuk “Digital Sovereignty as the Core Enabler of National Innovation”, beliau menyoroti pentingnya kedaulatan digital sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem inovasi nasional yang berdaya saing. Materi tersebut menekankan bahwa penguasaan teknologi, data, dan infrastruktur digital menjadi elemen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi di era transformasi digital.

Setelah sesi keynote dan diskusi interaktif, konferensi dilanjutkan dengan sesi paralel ketiga dan keempat yang memberikan kesempatan kepada para peneliti untuk mempresentasikan hasil riset terbaru mereka. Berbagai topik yang dibahas mencakup kecerdasan buatan, transformasi digital, analitik data, inovasi bisnis, teknologi informasi, hingga manajemen berkelanjutan. Diskusi yang berlangsung menunjukkan komitmen peserta dalam memperkuat kualitas penelitian sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas institusi dan lintas negara.

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, ICTIM 2026 mengumumkan penerima penghargaan Best Paper Award sebagai bentuk apresiasi terhadap karya ilmiah yang dinilai memiliki kualitas penelitian, kebaruan, serta kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang teknologi, inovasi, dan manajemen. Momen ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para peneliti dalam menghasilkan penelitian yang memberikan dampak nyata bagi dunia akademik maupun industri.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ICTIM 2026, konferensi ini kembali menegaskan komitmennya sebagai forum akademik internasional yang mempertemukan peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam membangun kolaborasi global. Melalui pertukaran pengetahuan dan hasil penelitian yang berkualitas, ICTIM diharapkan terus menjadi katalis bagi lahirnya inovasi, pengembangan teknologi, serta solusi berbasis data dan kecerdasan buatan yang mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.
... ... ...