
Dalam upaya memperkuat kapasitas akademik dan meningkatkan kualitas penelitian di bidang bisnis, BINUS Online Learning kembali menyelenggarakan International Experience BOLD (BINUS Online Learning Development) Series bertajuk Designing and Conducting Quality Research in Business: A Foundation for Academic Success. Webinar ini menghadirkan Tusher Ghosh, BBA, MBA, dosen dari Ahsania Mission University of Science & Technology, Bangladesh, sebagai pembicara utama, dengan moderator Dr. Sabar Aritonang Rajagukguk dari Business Management Department BINUS Online. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Juli 2026 pukul 15.00–17.00 WIB sebagai wadah berbagi wawasan bagi dosen dan peneliti muda yang ingin menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas dan memiliki kontribusi nyata.

Materi webinar menekankan bahwa penelitian yang baik tidak hanya ditentukan oleh penggunaan metode statistik yang canggih, tetapi dimulai dari kemampuan peneliti dalam mengidentifikasi masalah penelitian yang benar-benar bermakna. Menurut pemateri, banyak penelitian gagal memberikan kontribusi karena hanya berfokus pada teknik analisis, sementara aspek fundamental seperti fenomena yang menarik, research problem, research gap, research question, serta kontribusi penelitian sering kali belum dirumuskan secara kuat.

Webinar juga mengulas kembali tahapan penelitian secara sistematis, mulai dari mengidentifikasi masalah penelitian, melakukan kajian literatur, menyusun hipotesis, merancang desain penelitian, menentukan sampel, mengumpulkan data, melakukan analisis, menguji hipotesis, hingga menyusun laporan penelitian. Seluruh tahapan tersebut dipandang sebagai proses yang saling berkaitan dan harus disusun secara logis agar menghasilkan penelitian yang berkualitas serta layak dipublikasikan.

Salah satu pembahasan utama adalah bagaimana mengubah sebuah topik penelitian menjadi sebuah research problem yang jelas. Melalui berbagai contoh di bidang pemasaran, seperti customer satisfaction, brand loyalty, social media marketing, hingga AI-powered recommendation systems, peserta diajak memahami bahwa topik penelitian belum tentu menjadi masalah penelitian. Penelitian yang baik harus mampu menjelaskan adanya kesenjangan antara kondisi ideal dan kondisi nyata, serta menunjukkan mengapa fenomena tersebut penting untuk diteliti lebih lanjut.

Untuk membantu peserta memilih masalah penelitian yang tepat, pemateri memperkenalkan Model 4Rs, yaitu Real, Relevant, Researchable, dan Rewarding. Sebuah research problem sebaiknya berangkat dari permasalahan nyata, relevan bagi para pemangku kepentingan, memungkinkan untuk diteliti melalui data yang tersedia, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu peneliti memilih topik yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai akademik yang tinggi. Pembahasan kemudian berlanjut pada konsep research gap yang menjadi salah satu elemen terpenting dalam penelitian ilmiah. Pemateri menjelaskan bahwa research gap bukan sekadar mencari topik yang belum pernah diteliti, melainkan menemukan hal-hal yang masih belum dipahami oleh penelitian sebelumnya. Berbagai jenis research gap dijelaskan, mulai dari knowledge gap, theoretical gap, contradictory findings, methodological gap, hingga contextual gap. Peserta juga diberikan strategi praktis untuk menemukan research gap melalui pencarian kontradiksi teori, temuan penelitian yang tidak konsisten, serta fenomena-fenomena baru yang muncul di masyarakat. Selain itu, webinar memperkenalkan Framework 4U (Unknown, Unclear, Unresolved, dan Untested) sebagai panduan dalam menyusun research question yang lebih tajam. Pendekatan ini membantu peneliti mengembangkan pertanyaan penelitian berdasarkan aspek yang masih belum diketahui, belum jelas, belum terselesaikan, maupun belum pernah diuji secara empiris sehingga penelitian memiliki arah yang lebih kuat dan kontribusi yang lebih jelas. Pada sesi akhir, Tusher Ghosh menekankan bahwa nilai utama sebuah penelitian terletak pada kontribusinya. Penelitian yang memiliki metodologi, data, dan analisis yang baik belum tentu bernilai apabila tidak memberikan pengetahuan baru. Kontribusi penelitian dapat berupa penguatan teori yang sudah ada, pengembangan teori melalui variabel atau mekanisme baru, maupun menantang asumsi yang selama ini diterima. Selain kontribusi teoretis, penelitian juga harus mampu memberikan implikasi praktis yang membantu organisasi atau pengambil keputusan menyelesaikan permasalahan nyata.

Melalui penyelenggaraan BOLD Series ini, BINUS Online Learning menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian akademik di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual mengenai proses penelitian, tetapi juga membekali peserta dengan strategi praktis dalam merancang penelitian yang memiliki kebaruan, relevansi, serta peluang publikasi yang lebih tinggi. Webinar ini menjadi salah satu langkah nyata BINUS Online dalam membangun budaya riset yang berkualitas dan berdaya saing global.
#BINUSOnline #BINUSUniversity #BINUSOnlineLearning #BOLDSeries #InternationalExperience #BusinessManagement #Research #BusinessResearch #AcademicResearch #ResearchMethodology #ResearchGap #ResearchProblem #ResearchQuestions #ResearchContribution #AcademicSuccess #HigherEducation #FacultyDevelopment #ResearchSkills #ScientificResearch #BusinessEducation
