Eco-Corner merupakan salah satu inisiatif strategis yang dikembangkan di lingkungan BINUS Paskal sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan. Terletak di sudut lantai 5, Eco-Corner tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga sebagai representasi perjalanan riset, inovasi, dan implementasi eco-enzyme di lingkungan kampus.
Inisiatif ini dikembangkan dalam kerangka Research Interest Group (RIG) Small Medium Enterprises, Entrepreneurship, and Innovation (SMEEI), yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis kewirausahaan dan inovasi untuk menjawab tantangan lingkungan.
Eco-Corner dirancang sebagai ruang multifungsi yang mengintegrasikan aspek edukasi, display inovasi, dan ruang interaksi akademik. Secara konseptual, Eco-Corner memiliki tiga fungsi utama:
Display Produk Inovasi Berbasis Eco-Enzyme
Berbagai produk turunan eco-enzyme ditampilkan, seperti:
Display ini tidak hanya menunjukkan hasil inovasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai potensi komersialisasi produk berbasis sustainability.
Pengembangan Eco-Corner memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar penyediaan ruang fisik. Inisiatif ini diarahkan untuk:
Eco-Corner menjadi bukti bahwa inovasi tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat dihadirkan dalam bentuk nyata yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh civitas akademika.
Eco-Corner juga berperan sebagai titik representasi dari ekosistem circular economy yang sedang dikembangkan di BINUS. Dalam konteks ini, eco-enzyme tidak hanya diproduksi, tetapi juga digunakan, dievaluasi, dan dikembagkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Melalui pendekatan ini, kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi living laboratory yang memungkinkan mahasiswa dan peneliti untuk melihat secara langsung bagaimana konsep keberlanjutan diimplementasikan.
Eco-Corner BINUS Paskal merupakan langkah konkret dalam mengintegrasikan riset, inovasi, dan edukasi dalam satu ruang yang inspiratif. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi katalis dalam membangun budaya kampus yang lebih sadar lingkungan, sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru berbasis eco-friendly dan zero waste.
Eco-Corner bukan hanya sebuah ruang—melainkan simbol perjalanan, pembelajaran, dan komitmen menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
... ... ...