Menenun Harapan di Ruang Kreatif: Mengenalkan Dunia Desain Interior kepada Generasi Muda Jakarta

Dunia desain interior sering kali dipandang hanya sebatas menata perabot atau memilih warna cat dinding, namun bagi kami di BINUS University ia adalah nafas dari kenyamanan fisik dan spiritual penghuninya. Berangkat dari semangat pemberdayaan tim dosen dan mahasiswa jurusan Desain Interior BINUS melaksanakan kegiatan Pengenalan Profesi Desain Interior yang ditujukan khusus bagi murid murid SMU di Jakarta. Melalui kegiatan ini kami ingin membuka cakrawala bahwa desain adalah jembatan antara kebutuhan manusia dengan keamanan serta keindahan estetika. Kami melihat binar keingintahuan di mata para siswa, sebuah potensi besar yang siap diasah untuk menjadi perancang masa depan yang solutif.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Trial Class ini memberikan gambaran nyata bahwa perjalanan seorang desainer dimulai dari empati. Para siswa diajak menyelami setiap tahapan profesional, mulai dari pertemuan pertama dengan klien untuk memahami masalah, melakukan riset mendalam, hingga menciptakan konsep yang memiliki jiwa. Bukan sekadar teori mereka melihat bagaimana sebuah ide abstrak bertransformasi menjadi layout fungsional dan akhirnya terwujud dalam instalasi ruang yang nyata. Proses ini mengajarkan mereka bahwa setiap garis yang ditarik memiliki tanggung jawab besar terhadap kualitas hidup orang lain.

Salah satu momen yang paling menyentuh adalah ketika para peserta mengeksplorasi studi kasus proyek residensial Tropical Minimalist untuk sebuah keluarga di Jakarta Selatan. Di sini sisi kemanusiaan desain diuji, bagaimana menciptakan ruang yang intim bagi seorang ayah ibu dan dua anak dengan latar belakang yang berbeda. Melalui pembuatan mood board dan pemilihan material seperti kayu jati atau rotan para siswa belajar bahwa pilihan tekstur dan warna mampu merepresentasikan suasana hati dan memberikan kehangatan pada sebuah hunian. Ada dampak emosional yang kuat ketika mereka menyadari bahwa desain yang baik bisa membuat sebuah keluarga merasa benar benar pulang.

Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa BINUS untuk berbagi testimoni mengenai perjalanan mereka, mulai dari proyek Biomimicry di semester awal hingga magang profesional yang mengasah kepercayaan diri. Cerita tentang bagaimana desain interior mampu menyentuh aspek sosial seperti perancangan interior panti asuhan menjadi bukti nyata misi BINUS dalam memberdayakan masyarakat melalui ilmu pengetahuan. Kami ingin para siswa SMU ini memahami bahwa menjadi desainer interior adalah tentang menjadi pemecah masalah bagi komunitas, baik itu di ruang komersial rumah sakit maupun museum.

Kami percaya bahwa setiap perubahan besar dimulai dari ruang ruang kecil yang dirancang dengan hati. Melalui edukasi yang interaktif ini BINUS University berkomitmen untuk terus membimbing generasi muda agar berani menyuarakan ide dan gagasan mereka demi kemajuan bangsa. Mari bersama sama kita dukung langkah kecil ini menjadi lompatan besar bagi masa depan desain interior Indonesia yang lebih manusiawi dan berdampak luas.

... ... ...