
Jakarta, 4 Agustus 2026 – BINUS Online sukses menyelenggarakan hari pertama The 2nd International Conference on Technology, Innovation and Management (ICTIM) 2026 secara virtual. Mengusung tema “Scaling Global Value: Integrating AI and Data-Driven Excellence in Technology and Business”, konferensi ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi gagasan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), inovasi, dan transformasi digital dalam menghadapi tantangan global.

Welcoming Remarks From BINUS University Rector

Welcoming Remarks from Vice Rector of Research and Technology TransferÂ

Welcoming Remarks from Vice President of BINUS Higher Education
Acara diawali dengan registrasi peserta dan Opening Ceremony, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari jajaran pimpinan BINUS University, yaitu Rektor Dr. Nelly, S.Kom., M.M., Vice Rector Research & Technology Transfer Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si., BINUS Online Director Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M., serta Ketua Panitia ICTIM 2026 Dr. Yulius Denny Prabowo, S.T., M.T.I. Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu untuk memastikan pengembangan teknologi, khususnya AI, mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

Pada hari pertama, peserta memperoleh wawasan dari dua keynote speaker internasional. Sesi pertama menghadirkan Dr. Netnapha Chamnisampan dari National Chin-Yi University of Technology, Taiwan, yang membawakan topik “Strategic Decisions Under Competition: Insights from Digital Markets and Logistics Systems”. Presentasi ini membahas bagaimana analitik data, sistem logistik digital, dan pengambilan keputusan strategis menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing organisasi di era ekonomi digital.
Selanjutnya, Dr. Sudip Wagle dari Tribhuvan University, Nepal, menyampaikan materi bertajuk “Artificial Intelligence for Sustainable Innovation and Digital Transformation: Opportunities and Challenges for Emerging Economies”. Dalam paparannya, beliau mengulas peluang sekaligus tantangan penerapan AI dalam mendukung inovasi berkelanjutan dan transformasi digital, khususnya bagi negara-negara berkembang yang tengah mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi. Setelah sesi keynote, kegiatan dilanjutkan dengan dua sesi paralel presentasi makalah ilmiah yang berlangsung di enam ruang virtual. Para peneliti mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam bidang teknologi informasi, transformasi digital, kecerdasan buatan, inovasi bisnis, data analytics, hingga digital marketing. Diskusi interaktif yang berlangsung menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam membangun jejaring riset internasional dan menghasilkan kolaborasi akademik yang lebih luas.
ICTIM 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 300 paper dari peneliti yang berasal dari tujuh negara, mencerminkan semakin besarnya minat komunitas akademik global terhadap riset di bidang teknologi, inovasi, dan manajemen. Konferensi ini tidak hanya menjadi media diseminasi hasil penelitian, tetapi juga memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi dalam menghasilkan solusi berbasis data dan AI yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta industri.
Hari pertama ICTIM 2026 ditutup dengan rangkaian presentasi ilmiah yang produktif dan diskusi yang inspiratif. Semangat kolaborasi yang terbangun sepanjang kegiatan menjadi fondasi kuat untuk pelaksanaan hari kedua, yang akan menghadirkan keynote speaker dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sesi presentasi lanjutan, serta pengumuman penghargaan Best Paper.
