Prada Caffè di Harrods di London dirancang oleh rumah mode Italia Prada sendiri. Interiornya terinspirasi dari toko kue Milan yang bersejarah di Prada, Pasticceria Marchesi, dan toko-toko utama seperti butik Galleria Vittorio Emanuele II. Tidak menggunakan arsitek atau firma eksternal. Prada menggunakan palet hijau mint khas, lantai kotak-kotak, dan motif bunga di seluruhnya. Pada dasarnya, pola ruang bersifat linear aksial yang terlihat dari fasad kisi hijau di sudut Hans Road. Pengunjung yang masuk akan langsung diarahkan menuju area counter besar sebagai area utama, yang menampilkan pastry layaknya perhiasan. Dari area ini, ruang memanjang ke area duduk bagian depan, kemudian berlanjut ke zona mid-space, dan berakhir pada ruang yang lebih tertutup di bagian belakang, sehingga menghadirkan suasana yang lebih privat. Pada lantai atas, mezzanine berwarna hijau dengan balustrade melengkung berfungsi sebagai balkon yang menghadap langsung ke area counter. Elemen ini menciptakan relasi visual secara vertikal antara pengunjung yang duduk di atas dan display ikonik di bawahnya. Ritme kolom hijau, relief floral pada dinding, serta pengulangan elemen sofa dan meja membentuk kompartemen-kompartemen ruang secara halus tanpa penggunaan dinding masif. Dengan demikian, pola ruang tetap terasa terbuka namun tertata.

Sirkulasi utama bersifat loop pendek, dimulai dari pintu masuk menuju area counter, dilanjutkan dengan proses memilih, lalu diarahkan ke area duduk yang tersebar di lantai dasar dan mezzanine. Keberadaan counter yang diletakkan tepat di depan pintu masuk membantu memisahkan arus pengunjung yang hanya ingin melihat-lihat atau berfoto, sehingga tidak mengganggu kenyamanan tamu yang duduk lebih jauh ke dalam area kafe. Tangga menuju mezzanine diposisikan sebagai sebuah momen transisi yang memberikan perubahan perspektif ruang, dari pandangan sejajar mata (eye-level) terhadap display menjadi sudut pandang dari atas (bird’s-eye view) ke arah counter dan lantai bermotif checkerboard. Koridor yang mengelilingi area perimeter seating, terutama pada ruang belakang dengan booth berwarna hijau, dirancang cukup jelas dan lapang. Hal ini memungkinkan waiter bergerak secara efisien tanpa bersinggungan berlebihan dengan tamu, sekaligus tetap mempertahankan kesan “salon kecil” yang intim dan nyaman.

Aspek Keberlanjutan
Secara eksplisit, kafe ini tidak diposisikan sebagai proyek hijau. Tetapo, terdapat beberapa lapisan pendekatan yang dapat dilihat melalui perspektif keberlanjutan dalam desain interior. Penggunaan palet material klasik, seperti marmer, keramik lantai hitam-putih, serta relief dinding, dikombinasikan dengan skema warna yang sangat terkendali, membuat interior ini tidak bergantung pada tren yang bersifat cepat dan sementara. Pendekatan tersebut menjadikan desain secara konseptual lebih durable dan tidak mudah terasa usang seiring waktu. Selain itu, karena berada di dalam bangunan Harrods yang sudah eksisting, intervensi desain yang dilakukan oleh Prada bersifat fitting-out, yakni memanfaatkan struktur dan sistem servis bangunan yang telah ada. Dengan demikian, jejak konstruksi yang dihasilkan lebih berupa penambahan lapisan interior dibandingkan pembangunan baru secara menyeluruh. Fokus pada kualitas detail, seperti penggunaan tableware reusable dengan mutu tinggi serta perabot upholsteri yang dirancang untuk ketahanan jangka panjang, dapat dibaca sebagai pendekatan desain yang mengutamakan umur pakai dan kemudahan perawatan. Hal ini menunjukkan preferensi terhadap keberlanjutan melalui durabilitas, alih-alih solusi yang bersifat sekali pakai.

Beberapa aspek keunikan menonjol ketika interior Prada Caffè dilihat secara kritis. Penggunaan monokrom khas “Prada green” pada dinding, langit-langit, kolom, hingga upholstery menciptakan kesan ruang yang menyerupai sebuah brand jewel box, seolah pengunjung berada di dalam identitas merek itu sendiri. Lantai checkerboard hitam-putih berperan sebagai elemen penyeimbang visual, sehingga ruang tidak tenggelam dalam dominasi warna pastel yang berlebihan. Relief floral dan moulding bergaya klasik dipadukan dengan atmosfer yang mengingatkan pada soda shop era 1950-an, namun ditempatkan di dalam department store bergaya Edwardian. Benturan antara era dan konteks ini berpotensi menghadirkan kesan kitsch, tetapi justru secara sadar dipeluk oleh Prada sebagai estetika yang hyper-stylised dan teatrikal. Branding juga meresap hingga ke skala mikro, mulai dari sendok dengan ujung segitiga khas logo, porselen biru dengan garis hitam, hingga detail pada gula dan seragam pelayan.

Hampir tidak ada “titik netral” dalam ruang, sehingga pengalaman yang dihadirkan bukan sekadar menikmati kafe, melainkan sebuah total immersion ke dalam world-building Prada, alih-alih kafe netral yang sekadar ditempeli logo di pintu.

Refrensi :
Prada Caffè | Prada Cafe London | Harrods FI
Prada Caffè | Prada Cafe London | Harrods FI
Experience Prada’s Iconic World View at Prada Caffè – Retail Focus Magazine
Experience Prada’s Iconic World View at Prada Caffè, Now Open at Harrods in London –
Retail Focus Magazine – Retail Design
Prada Caffè Harrods – PRADA Official
Prada Caffè Harrods | PRADA