Aesop bukan sekadar toko retail biasa. Setiap ruang di tokonya dirancang untuk
menjadi pengalaman unik di mana material, konteks lokal, pola ruang, dan pengalaman
pelanggan berkolaborasi dengan baik. Setiap toko Aesop didesain dengan
mempertimbangkan budaya lokal dan lingkungan sekitarnya, sehingga menciptakan
suasana yang memiliki nilai identitas, bermakna, dan tetap relevan sepanjang waktu.
Pendekatan ini terlihat jelas pada desain retail Aesop di seluruh dunia, termasuk di
Melbourne’s Flinders Lane, di mana Studio MLKK membawa karakter lokal Melbourne
melalui eksplorasi material yang terbilang unik dan tak terduga. Desain interior retail
Aesop menjadi contoh penting bagaimana arsitektur dan desain interior dapat
mencerminkan pengalaman, cerita, dan konteks setempat secara mendalam.
Pola Ruang
Berbeda dengan ruang retail konvensional yang sering memaksakan jalur sirkulasi
memutar atau pemasangan signage tebal untuk mengarahkan konsumen, pola ruang
Aesop justru bersifat tenang, fokus, dan intuitif.
Di toko Aesop Flinders Lane, pola ruang interior mengikuti konsep “gua
berombak” yang dibuat oleh Studio MLKK. Struktur ini bukan hanya elemen estetis,
tetapi juga menjadi mesin ritme visual dan sirkulasi. Ruang tidak dipaksa berputar atau
berbelok tajam, melainkan tampak mengalir seperti sungai, membimbing pengunjung
dari satu zona ke zona lain secara halus tanpa disadari. Permukaan bertekstur karton yang
melengkung menciptakan sekat-sekat ruang secara obertonal, membentuk area fokus
untuk display produk, area konsultasi, dan bahkan area sirkulasi itu sendiri.
Pendekatan ini memperlambat langkah pengunjung. Interaksi dengan ruang
menjadi bagian penting dari pengalaman saat masuk kedalam toko atau bahkan sebelum
sampai ke display produk.
Sirkulasi
Sirkulasi dalam desain Aesop dirancang agar pengunjung merasa berada dalam
“suatu perjalanan”, bukan sekadar pergerakan dari titik A ke B dalam konteks komersial.
Area sirkulasi dibuat cukup jernih, tanpa hambatan visual yang mengganggu, sebagai
manifestasi dari pemikiran desain yang lebih mengutamakan kualitas pengalaman
dibandingkan efisiensi murni.
Dalam proyek Melbourne ini, permukaan dinding yang bergelombang yang dibuat
dari 1,550 lembar karton berkontribusi terhadap cara pengunjung bergerak melintasi
ruang, memberi arah secara halus tanpa adanya tanda panah atau petunjuk paksa. Setiap
lengkungan dinding mendorong, melambatkan, atau membuka area berbeda yang bisa
ditemukan pengunjung.
Material dan Sustainability
Salah satu hal yang paling mencolok dari interior Aesop Flinders Lane adalah
penggunaan karton sebagai material utama interior, yang diolah menjadi permukaan
bergelombang menyerupai gua organik. Secara eksplisit, Studio MLKK menggunakan
1,550 lembar karton untuk membentuk struktur tersebut sebuah pendekatan yang sangat
tidak biasa dalam desain retail.
Karton sebagai material interior bukan hanya simbol kesadaran terhadap
lingkungan; ia juga membawa kualitas sensual—tekstur, bentuk, dan detail yang
mengundang pengunjung untuk menyentuh dan mengamati lebih dekat. Ketika cahaya
bermain di atas permukaan yang berlapis-lapis, ruang tampil sebagai fenomena visual
yang berubah-ubah, bukan permukaan datar biasa.
Aspek Kontekstual
Apa yang membedakan Aesop dengan banyak brand lain adalah kesadaran kuat
terhadap konteks lingkungan lokal. Desain interior Aesop di Flinders Lane tidak
ditempatkan secara arbitrer. Ia adalah respons terhadap sejarah jalanan Melbourne yang
dikenal dengan arsitektur industrial, kreativitas seni jalanan, dan skala urban yang intim.
Elemen desain karton yang bergelombang bagaikan “topografi visual” yang
merangkul konteks sekitar sebuah interpretasi ulang dari material industri sehari-hari.
Dalam banyak foto dokumentasi proyeknya, perancang mengklaim bahwa ruang ini
mengundang pengunjung untuk berhenti, melihat, merasakan, dan akhirnya membentuk
hubungan dengan tempat itu sendiri.
Pendekatan seperti ini membuat toko tidak kehilangan identitas lokalnya,
sekaligus memperkaya pengalaman pengguna dengan kesadaran akan ruang dan budaya
di mana toko itu berada.
Kesimpulan
Desain interior retail Aesop, khususnya pada proyek di Flinders Lane, Melbourne,
menunjukkan bagaimana kualitas ruang dapat dibentuk dengan:
• Pola ruang yang mengalir dan intuitif
• Sirkulasi yang tenang dan mengundang eksplorasi
• Material yang bermakna baik secara visual maupun sustainable
• Desain yang sensitif terhadap konteks lokal
Dalam konteks dunia desain interior, Aesop memberi contoh penting bahwa retail
tidak harus monoton. Dengan design creativity thinking dapat menjadi tempat naratif
bukan sekadar wadah produk tapi setiap elemen ruang berpotensi menjadi pesan, bukan
hanya fungsi.
Referensi
• Australian Design Review – Aesop’s design team: Q&A with Kian Yam and Tim Mather
https://www.australiandesignreview.com/architecture/aesops-design-team-qa-with-kianyam-and-tim-mather/
• Aesop Official Website – Store Design Philosophy
https://www.aesop.com
• Dezeen – Aesop stores architecture and interiors
https://www.dezeen.com/tag/aesop/
• Options The Edge – Aesop store design speaks sensitively to local surroundings,
honouring neighbourhoods and contexts
https://www.optionstheedge.com/topic/haven/aesop-store-design-speaks-sensitivelylocal-surroundings-honouring-neighbourhoods-and