Data science dan Artificial Intelligence (AI) memiliki hubungan yang sangat erat, keduanya saling melengkapi dalam pengolahan dan analisis data untuk membuat keputusan otomatis atau prediksi yang lebih cerdas. Data science adalah disiplin yang mencakup seluruh proses dari pengumpulan, pembersihan, eksplorasi, analisis, dan visualisasi data, dengan tujuan untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan dari data. Sementara itu, Artificial Intelligence adalah bidang yang berfokus pada penciptaan sistem atau mesin yang dapat meniru kecerdasan manusia, seperti pengenalan pola, pengambilan keputusan, dan pembelajaran dari data. 

Dalam konteks hubungan keduanya, data science memberikan dasar bagi AI dengan menyediakan data yang diperlukan untuk melatih model AI. Proses pengumpulan, pembersihan, dan transformasi data dalam data science sangat penting karena kualitas data yang digunakan dalam model AI akan menentukan sejauh mana kemampuan AI tersebut dalam membuat prediksi atau keputusan yang akurat. Oleh karena itu, data science memastikan bahwa data yang digunakan adalah data yang relevan, bersih, dan siap untuk diproses lebih lanjut dalam algoritma AI. 

Selain itu, dalam pengembangan model machine learning (ML) yang merupakan salah satu cabang dari AI, data science memiliki peran penting. Data science menyediakan teknik eksplorasi dan analisis data untuk membantu memahami pola dan tren yang ada dalam data sebelum model AI dilatih. Machine learning, yang merupakan inti dari banyak aplikasi AI, bergantung pada metode statistik dan algoritma yang dapat mengidentifikasi hubungan atau pola dari data yang ada. Dengan kata lain, AI menggunakan teknik yang dikembangkan dalam data science untuk membangun model yang dapat belajar dari data dan meningkatkan kinerjanya seiring waktu. 

Lebih lanjut lagi, Artificial Intelligence dapat dianggap sebagai penerapan lanjutan dari data science. Setelah model AI terlatih menggunakan data yang telah diproses, AI dapat diterapkan untuk tugas-tugas otomatis, seperti analisis prediktif, pengenalan gambar, pemrosesan bahasa alami, atau rekomendasi produk. Dengan demikian, AI tidak hanya mengandalkan data untuk mempelajari pola, tetapi juga menggunakan keputusan berbasis data untuk beradaptasi dan meningkatkan diri. Keduanya bekerja bersama untuk memungkinkan sistem cerdas yang bisa membuat keputusan tanpa intervensi manusia secara langsung, serta memberikan wawasan dan solusi berbasis data yang lebih efektif. 

Secara keseluruhan, data science dan Artificial Intelligence memiliki hubungan yang saling menguntungkan, di mana data science menyediakan alat dan teknik untuk mempersiapkan data, sementara AI menggunakan data tersebut untuk membangun sistem yang dapat belajar, beradaptasi, dan membuat keputusan secara otomatis.