FITPAL

A fitness app that helps users exercise, track progress, and manage nutrition easily anytime, anywhere.
1. Target Audience
1.1 Primary Target Audience
Young Adults & Mahasiswa (Usia 17–25 Tahun)
±98% responden berada pada rentang usia 17–25 tahun Gender seimbang (Laki-laki 54%, Perempuan 46%) Mayoritas belum konsisten berolahraga (1–4 kali/minggu)
Hambatan utama:
- Malas ke gym
- Tidak ada waktu
- Kurang motivasi
- Tidak tahu harus mulai dari mana
1.2. Secondary Target Audience
Young Professionals Awal Karier (Usia 23–30 Tahun) Persentase responden lebih kecil dibanding usia 17–25 tahun
Frekuensi olahraga cenderung:
- 1–2 kali per minggu
- Tidak dilakukan secara rutin
Hambatan berolahraga yang muncul:
- Keterbatasan waktu
- Kurangnya motivasi
- Kesulitan menjaga konsistensi
Validation Methode
2. Survey
Survey membantu mengumpulkan data kuantitatif dari banyak responden untuk melihat pola kebutuhan dan ketertarikan terhadap FitPal dengan hasil yang akurat.
2.1 Interview
Interview dapat membantu menggali insight yang lebih mendalam terkait motivasi dan pain points pengguna. Kombinasi keduanya membuat validasi kebutuhan dan solusi aplikasi FitPal lebih akurat.
3. Challenge Encountered
Selama membangun aplikasi FitPal, berikut ini beberapa tantangan yang kami alami:
3.1 Validasi masalah & Product Market Fit
Di sini kami harus paham: siapa target utama (mahasiswa sibuk? young professional?), apa pain point mereka (ga konsisten, bingung workout, malas tracking), dan apakah solusi FitPal sudah cukup simpel & relevan buat mereka. Proses ini butuh riset (wawancara, survei, uji prototipe), dan kadang memaksa kami untuk mengubah fitur, fokus, atau bahkan positioning aplikasi supaya benar-benar fit dengan kebutuhan pasar.
3.2 Engagement Untuk Jangka Panjang
Banyak aplikasi fitness yang akhirnya cuma di-download dan tidak pernah dibuka lagi. Tantangan FitPal adalah merancang journey yang bikin user merasa “kalau nggak buka aplikasi, aku rugi”, misalnya karena mereka ingin lihat streak, grafik progres, rekomendasi hari ini, atau notifikasi yang relevan dengan kondisi mereka. Artinya, perlu desain onboarding, nilai tambah yang cepat terasa di hari-hari awal, serta fitur kecil yang membuat user merasa di-remind.
3.3 Fitur Personalisasi yang Terasa Personal
Nilai jual utama FitPal salah satunya adalah personalisasi. Tantangannya: bagaimana mengubah data (goal, preferensi, kebiasaan) menjadi rekomendasi yang terasa relevan dan berbeda antar user. Kalau logikanya terlalu generik, FitPal akan terasa seperti aplikasi workout biasa. Tapi kalau terlalu kompleks, implementasinya berat untuk tim dan bisa bikin UX jadi ribet, sehingga kami harus menemukan sweet spot untuk hal ini.
4. Actionable Outcome
Dari hasil survei yang kami lakukan , kami memperoleh beberapa Actionable Outcome yang dapat memperkuat arah pengembangan FitPal.
Pertama, minat terhadap fitur inti sangat tinggi, di mana 100% responden tertarik dengan fitur Workout Planning and Scheduling, Progress Tracking and Analytics, Nutrition Planning and Meal Logging, serta Personal Trainer.
Sebanyak 95–96% responden juga menyatakan tertarik pada fitur Exercise Demonstration and Instruction dan Community.
Hasil survei mengenai harga memperlihatkan bahwa mayoritas responden menilai harga yang sesuai untuk aplikasi fitness adalah di kisaran IDR 50.000–75.000 per bulan (40% responden) dan IDR 40.000–50.000 per bulan.
Alasan mereka adalah karena harga tersebut masih sesuai dengan kantong mahasiswa, terjangkau untuk berbagai kalangan, dan sebanding dengan fitur yang ditawarkan aplikasi.
5. Conclusion
Melalui booth dan pengumpulan feedback langsung dari pengguna, kami mempelajari bahwa pengguna membutuhkan solusi kebugaran yang lebih praktis, personal, dan mudah digunakan.
Ke depannya, FitPal akan berfokus pada pengembangan fitur yang memberikan dampak langsung, seperti penyortiran video latihan berdasarkan level kemampuan serta pengembangan fitur pemindaian makanan untuk estimasi kalori. Dengan fokus pada peningkatan fitur inti ini, FitPal bertujuan untuk memperkuat pengalaman pengguna dan mendorong konsistensi gaya hidup sehat secara berkelanjutan.
Anggota Kelompok:
- 2702250904 – Celine Stacia Tanijar (CEO – Chief Executive Officer)
- 2702241124 – Louis Enggar (CFO – Chief Finance Officer)
- 2702252582 – Caroline Felicia (CMO – Chief Marketing Officer)
- 2702253383 – Tiana Vondra (COO – Chief Operating Officer)
- 2702247973 – Brayden Hernett Tan (CTO – Chief Technology Officer)
Dosen : Roni Heryatno, S.E., MM
Comments :