Calclick
Introduction
Pada proyek ini, kami mengembangkan sebuah ide bisnis bernama CalClick, yaitu aplikasi pelacakan kalori berbasis AI yang memungkinkan pengguna mengetahui estimasi kalori dan nutrisi makanan hanya dengan mengambil foto. Sejak awal, kami meyakini bahwa terdapat kebutuhan yang cukup kuat terhadap solusi ini, terutama di kalangan individu yang peduli dengan kesehatan namun
memiliki keterbatasan waktu.
Asumsi awal kami adalah bahwa pengguna akan tertarik pada CalClick karena aplikasinya bersifat praktis, cepat, dan mudah digunakan, dibandingkan dengan metode pencatatan kalori secara manual.
Target Audience Research
Dalam proses market validation, kami memfokuskan target pengguna pada individu yang peduli
kesehatan, seperti mahasiswa, dewasa muda, pengguna gym, serta pekerja dengan aktivitas padat.
Kelompok ini dipilih karena mereka cenderung ingin memantau asupan kalori harian, tetapi menginginkan solusi yang sederhana dan tidak memakan banyak waktu.
Untuk menjangkau mereka, kami menggunakan metode survei dan pengumpulan feedback langsung, yang sebagian besar dilakukan pada lingkungan mahasiswa dan komunitas yang familiar dengan gaya hidup sehat. Metode ini cukup efektif karena memungkinkan kami memperoleh respon yang cepat dan relevan dari calon pengguna.
Validation Methods
Metode validasi yang digunakan meliputi survei dan pengujian konsep aplikasi. Responden diminta untuk memberikan penilaian terhadap konsep CalClick, kemudahan penggunaan, kecepatan,
kejelasan fitur, serta ekspektasi terhadap harga. Metode ini dinilai efektif karena mudah dilakukan dan mampu menjangkau target pasar utama CalClick secara langsung.
Data and Insights
Berdasarkan hasil validasi, kami memperoleh berbagai masukan positif maupun kritis. Mayoritas responden menyatakan bahwa CalClick praktis (14 orang), mudah dimengerti (12 orang), dan cepat digunakan (12 orang). Hal ini mengonfirmasi asumsi awal kami bahwa kemudahan dan efisiensi merupakan nilai utama yang dicari pengguna dalam aplikasi pelacakan kalori.
Namun demikian, terdapat beberapa asumsi yang perlu kami evaluasi kembali. Sejumlah responden menilai bahwa konsep aplikasi masih terlalu umum (8 orang), memiliki kekhawatiran terhadap harga atau model pricing (5 orang), serta mempertanyakan akurasi estimasi kalori (2 orang). Insight ini menunjukkan bahwa meskipun ide CalClick menarik, pengguna mengharapkan diferensiasi yang lebih jelas serta tingkat kepercayaan yang lebih tinggi terhadap hasil yang diberikan aplikasi.
Dosen : Roni Heryatno, S.E., MM
Comments :