Belajar dari Validasi: Membangun Ruang Berbagi untuk Mahasiswa
Oleh : Nico Tryantoro | NIM 2702357705
Dosen : Irene Teresa Rebecca Hutabarat, S.MB., M.M.
Refleksi pribadi ini berangkat dari keinginan saya untuk menciptakan sebuah wadah bagi mahasiswa BINUS, di mana mereka tidak hanya menjadi pelajar, tetapi juga bisa berperan sebagai pengajar. Ide ini muncul karena saya melihat banyak mahasiswa yang sebenarnya memiliki skill, pengalaman, dan pengetahuan berharga, namun belum memiliki ruang yang tepat untuk saling berbagi. Dari situ, saya ingin menguji apakah kebutuhan tersebut benar-benar ada dan bagaimana respons mahasiswa terhadap konsep ini.
Dalam proses validasi, saya melakukan wawancara dan menyebarkan kuesioner singkat kepada mahasiswa dari berbagai jurusan. Hasilnya cukup membuka mata. Banyak dari mereka tertarik mengikuti kelas tambahan selama materinya relevan dan harganya terjangkau. Di sisi lain, saya juga menemukan bahwa cukup banyak mahasiswa yang ingin mengajar, tetapi masih bingung harus memulai dari mana. Hal ini memperkuat keyakinan saya bahwa ide ini memiliki potensi, meskipun masih membutuhkan pengembangan yang matang.
Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah mendapatkan data yang benar-benar beragam, karena sebagian besar responden masih berasal dari lingkungan terdekat saya. Selain itu, beberapa responden kesulitan membayangkan konsep platform ini karena belum adanya contoh nyata atau tampilan visual yang bisa mereka lihat. Dari sini saya belajar bahwa sebuah ide, sebaik apa pun, perlu dikomunikasikan dengan cara yang jelas agar mudah dipahami oleh calon pengguna.
Melalui proses ini, saya menyadari bahwa membangun sebuah solusi tidak cukup hanya dengan ide yang menarik. Faktor seperti harga, waktu, kualitas materi, serta kemudahan akses menjadi pertimbangan utama bagi pengguna. Pengalaman ini membuat saya lebih realistis dalam melihat peluang bisnis dan menyadari pentingnya mendengarkan suara pengguna sejak tahap awal. Validasi bukan hanya soal membuktikan ide kita benar, tetapi tentang belajar, menyesuaikan diri, dan tumbuh bersama kebutuhan nyata di lapangan.
Comments :