by. D5368 – Glory Aguzman

  1. Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana  langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut.
  2. Inisiatif dan selalu proaktif. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak
    hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang
    sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
  3. Berorientasi pada prestasi. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih
    baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta
    kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha
    yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
  4. Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang
    pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
  5. Kerja keras. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di
    situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu
    kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu
    mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak
    ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
  6. Bertanggungjawab terhadap segala aktivitas yang dijalankannya, baik sekarang
    maupun yang akan datang. Tanggung jawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi
    material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
  7. Komitmen pada berbagai pihak.
  8. Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang
    berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik
    yang perlu dijalankan, antara lain kepada: para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta
    masyarakat luas.