Mathieu dan Zajac (Asikgil dan Aydogdu, 2011) memberikan penjelasan tentang dampak positif terhadap komitmen organisasional. Dinyatakan bahwa ketika karyawan menjadi lebih berkomitmen terhadap organisasi, karyawan akan cenderung menunjukkan pengurangan withdrawal behaviors, meningkatnya perilaku kewarganegaraan (misalnya, mengerahkan usaha yang luar biasa, membantu rekan kerja, dan memperjuangkan organisasi), serta membawa produktivitas kerja yang lebih besar, yang memberi manfaat bagi organisasi secara keseluruhan. Selanjutnya, Asikgil dan Aydogdu (2011) juga mengumpulkan dampak dari karyawan yang tidak terikat dengan organisasi sebagai berikut:

  1. Kinerja di tempat kerja

Ada beberapa aspek untuk menilai kinerja individu di tempat kerja, seperti kehadiran di tempat kerja, kinerja tugas yang ditugaskan, dan perilaku organisasi. Individu yang kurang berkomitmen terhadap organisasi cenderung menurunkan kinerjanya di tempat kerja.

  1. Interdrawal intentions

Mereka yang kurang berkomitmen pada organisasi tersebut tidak memiliki altruisme untuk organisasi yang mereka tempati dan merasa terdemotivasi.

  1. Ketidakhadiran

Mereka yang memiliki tingkat komitmen organisasi lebih rendah cenderung memiliki tingkat ketidakhadiran lebih tinggi.

  1. Turnover

Ada juga hubungan negatif antara turnover dan komitmen organisasional. Ketika komitmen individu terhadap organisasi menurun dari hari ke hari, mereka akan berniat untuk keluar dari organisasi.