Saatnya memulai bisnis pertanian? (Bag. 2)
Saatnya memulai bisnis pertanian? (Bag. 2)
Agung Hari Sasongko, ST., MM
Selain itu kebutuhan kedelai yang merupakan bahan baku untuk pembuatan tempe dan tahu juga besar. Kedelai yang dibutuhkan untuk membuat tempe dan tahu merupakan kedelai import karena akan menghasilkan tahu dan tempe yang berkualitas bila menggunakan kedelai import yang besar-besar. Tempe dan tahu yang katanya makanan khs Indonesia namun mayoritas bahan bakunya import.
Ketiga contoh diatas adalah hasil pertanian yang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia namun sampai saat ini pasokkannya masih tergantung kepada import. Dengan jumlah penduduk yang besar dan kebutuhan hasil pangan yang besar, sangat miris bila kita tergantung kepada import karena Indonesia adalah negara yang subur dan iklimnya sangat mendukung untuk budidaya pertanian.
Dibalik banyaknya import untuk hasil pertanian dari sisi entrepreneur berarti ada peluang yang bisa dimanfaatkan. Pertanyaannya adalah apakah kita akan memanfaatkan situasi ini dengan memulai bisnis pertanian untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau hanya menggantungkan import? Jawaban orang yang memiliki jiwa entrepreneur adalah: saatnya sekarang memulai bisnis pertanian agar kita dapat menjadi raja di negeri kita sendiri. Salam entrepreneur.
Published at :