Pentingnya Pengetahuan Tentang Kewirausahaan Untuk Para Remaja
Di Indonesia, angka pengangguran dan kemiskinan masih terlalu tinggi hal tersebut terjadi karena tidak adanya lapangan pekerjaan yang cukup dan sebanding dengan jumlah lulusan atau penawaran tenaga kerja baru (Saiman, 2009). Menurut data statistika (Badan Pusat Statistik RI, 2011) pada bulan Februari 2011 terdapat sebanyak 8,122 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 6,80% hal tersebut menunjukkan bahwa jumlah pengangguran masih relatif tinggi. Untuk mengatasi jumlah pengangguran dan kemiskinan yang relatif tinggi dapat dilakukan melalui keberanian untuk memulai usaha atau berwirausaha. Van Praag & Versloot (2007) mengatakan bahwa kewirausahaan sering dikatakan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi, inovasi, pekerjaan dan kreasi usaha.
Wirausahawan adalah seseorang yang dapat mengembangkan produk atau ide-ide baru dan dapat membangun bisnis dengan konsep-konsep yang baru. Dalam hal ini seorang wirausahawan dituntut untuk kreatif dan memiliki kemampuan untuk melihat peluang atau pola-pola yang berlaku di masyarakat. Dalam berwirausaha tentunya dibutuhkan niat yang besar yang menjadi langkah awal dalam memulai berwirausaha. Rasli (2003) mengatakan bahwa niat kewirausahaan adalah suatu pola pikir yang mendorong individu untuk menciptakan suatu usaha. Niat adalah suatu keinginan tertentu yang dimiliki seseorang untuk melakukan sesuatu atau tindakan, hal tersebut merupakan hasil dari pola pikir yang mengarahkan tingkah laku seseorang (Parker, 2004).
Dalam berwirausaha, tentunya harus memiliki pendidikan dasar kewirausahaan untuk dapat membantu individu dalam mengembangkan keinginan, jiwa dan perilaku berwirausaha. Dengan adanya pendidikan dapat menjadi suatu sumber sikap dan niat keseluruhan untuk menjadi wirausahawan yang sukses dimasa depan (Fatoki, 2014). Pengetahuan kewirausahaan dapat diajarkan melalui pendidikan dan pelatihan. Bagi para remaja yang ingin memulai berwirausaha, mulailah sejak dini agar kelak nantinya dapat menjadi seorang wirausahawan yang sukses, pendidikan dan pelatihan hanya modal untuk menjadi seorang wirausahawan. Pembelajaran dan perjuangan yang sesungguhnya akan dimulai ketika kalian sudah mencobanya. Janganlah takut untuk memulai usaha, karena dengan menciptakan lapangan pekerjaan kalian sudah membantu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia dan kalian bisa menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat banyak.
Referensi : • Eka Aprilianty. 2012. PENGARUH KEPRIBADIAN WIRAUSAHA, PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, DAN LINGKUNGAN TERHADAP MINAT BERIWAUSAHA SISWA SMK. Kalimantan Tengah : SMK Muhammdiyah Pangkalan Bun. • I Gusti Lanang Agung Adnyana, Ni Made Purnami. 2016. Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Self Efficacy Dan Locus of Control Pada Niat Berwirausaha. Bali : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univeritas Udayana(Unud), Bali, Indonesia.
Published at :