Kamus Besar Bahasa Indonesia V (KBBI V)
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan sebuah referensi yang berisi kekayaan kosakata umum bahasa Indonesia dan kekayaan istilah keilmuan. Dalam perkembangan era yang menuntun pada digitalisasi, peluncuran perkembangan KBBI tidak hanya terbatas sebagai buku cetak, tetapi juga terdigitalisasi dalam bentuk aplikasi dan laman resmi.

Dewasa ini, perkembangan KBBI yang terdigitalisasi sudah sampai pada KBBI Edisi VI. KBBI VI diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada saat penyelenggaraan KBI XII tahun 2023, yakni 25—28 Oktober 2023. Dalam KBBI Edisi VI, Kemendikbudristek menghadirkan beberapa pemutakhiran, yakni (1) pencantuman informasi etimologi kosakata dari bahasa Sanskerta, Jawa Kuno, Cina, dan Arab, (2) penyesuaian pelafalan dan penulisan dengan kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) V, (3) penambahan kata menjadi 120.465 kosakata, dan (4) perbaikan definisi.
KBBI VI digital dibagi menjadi dua bentuk, yakni (1) KBBI VI daring yang dapat diakses pada laman resmi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa: https://kbbi.kemdikbud.go.id/ dan (2) aplikasi luring KBBI VI resmi yang dapat diunduh di Google Play Store dan App Store. Kehadiran KBBI VI yang terdigitalisasi memudahkan kita untuk melakukan pencarian kata, frasa, istilah, ungkapan, atau isi KBBI VI tersebut.
Referensi:
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. KBBI VI daring. https://kbbi.kemdikbud.go.id/
Sugianto Randy, dkk. 2016—2024. Aplikasi luring KBBI VI. Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia