“Pecah Telur” Pertama dari Kompetisi Dinus Application Competition (DINACOM)

Mahasiswa Computer Science–Software Engineering (CSSE) BINUS @Bekasi, Maulana Hanif Al Faqih Rojichan (B28), menorehkan prestasi pada Dinacom Apps Competition dengan meraih Juara Harapan 1 serta penghargaan Stand Booth Terbaik. Capaian ini menjadi tonggak penting, khususnya sebagai mahasiswa semester awal, sekaligus mencerminkan konsistensi dan keberanian untuk terus bertumbuh melalui kompetisi.
Hanif bersama tim merancang solusi bertema pengelolaan sampah organik dan non-organik dengan pendekatan yang menggabungkan edukasi, gamifikasi, dan Artificial Intelligence (AI). Fitur AI yang dikembangkan bertujuan membantu mendeteksi jenis sampah secara otomatis melalui model yang dibangun oleh tim. Dalam prosesnya, tim membagi peran secara jelas: Hanif berfokus pada pengembangan aplikasi, sementara anggota tim lainnya menangani backend dan pengembangan model AI.
Selama persiapan, tantangan utama tidak hanya pada sisi teknis, tetapi juga pada keterbatasan waktu. Tim harus menyusun ide, merancang fitur, menyiapkan proposal, hingga membangun prototipe dalam durasi yang ketat. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika karya mereka dinyatakan lolos ke babak final dan masuk Top 5 finalis, meski jadwal final bertepatan dengan periode UAS sehingga menuntut manajemen waktu dan prioritas yang disiplin.
Pada babak final yang dilaksanakan secara offline di Semarang, tim juga berkesempatan membuka booth dan berinteraksi langsung dengan peserta lain untuk bertukar ide serta perspektif. Melalui rangkaian presentasi hingga penilaian akhir, tim berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, sekaligus memperkuat pengalaman kompetitif yang bernilai bagi pengembangan diri.
Pencapaian ini menjadi pemicu bagi Hanif untuk terus melangkah dan menargetkan hasil yang lebih tinggi di kompetisi berikutnya. Satu prinsip yang ia pegang hingga saat ini: “Gagal bukan berarti kita tidak akan juara, tetapi gagal adalah fase bertahap menuju langkah juara.”
Comments :