Dirangkum dari detikTravel, Di tengah tantangan global yang didorong oleh perkembangan teknologi artificial intelligence (AI), digitalisasi, serta tuntutan sustainability, industri hospitality justru terbukti terus tumbuh dan semakin dinamis. Sektor ini kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai perhotelan konvensional, melainkan telah berevolusi menjadi ekosistem luas yang mencakup pariwisata, event, food and beverage, luxury service, bisnis travel, hingga entrepreneurship.

Menyikapi transformasi tersebut, BINUS University berfokus menyiapkan lulusan dengan kesiapan menyeluruh untuk memenuhi standar baru industri kelas dunia. Dr. Yanti selaku Dekan Fakultas Komunikasi Digital, Hotel & Tourism BINUS University, menegaskan bahwa pondasi pembelajaran bagi mahasiswa kini dibangun di atas kombinasi service excellence, business mindset, digital capability, dan sustainability awareness. Pendekatan ini dirancang agar lulusan tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif strategis serta tanggung jawab terhadap masa depan industri yang berkelanjutan.

Ditinjau dari perspektif praktisi, Eduard Rudolf Pangkerego selaku Chief Operating Officer (COO) ARTOTEL Group menyatakan bahwa industri hospitality saat ini semakin selektif dalam mencari sumber daya manusia. Pasar kerja kini membutuhkan profesional yang tidak hanya menguasai keterampilan pelayanan dasar, tetapi juga memahami aspek bisnis, teknologi, dan prinsip keberlanjutan agar siap menghadapi ekspektasi serta dinamika customer experience global yang semakin kompleks.

Baca artikel detikTravel, “Akademisi: Industri Hospitality Penuh Tantangan, SDM Harus Fokus” untuk informasi selengkapnya https://travel.detik.com/travel-news/d-8477620/akademisi-industri-hospitality-penuh-tantangan-sdm-harus-fokus.

Written by: Wahyu Setyo Widodo (jurnalis detikcom)                                                                                              Summarized by: jstwn (BINUSIAN 2028 – Business Hotel Management)