{"id":74,"date":"2021-09-30T15:22:21","date_gmt":"2021-09-30T08:22:21","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/?p=74"},"modified":"2021-10-04T12:30:14","modified_gmt":"2021-10-04T05:30:14","slug":"kepoin-karier-illustrator-salah-satu-peluang-karier-terbaik-lulusan-dkv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/2021\/09\/30\/kepoin-karier-illustrator-salah-satu-peluang-karier-terbaik-lulusan-dkv\/","title":{"rendered":"Kepoin Karier Illustrator, Salah Satu Peluang Karier Terbaik Lulusan DKV"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai salah satu universitas terkemuka di Jawa Timur, <\/span><b>BINUS <\/b><span style=\"font-weight: 400\">UNIVERSITY @Malang selalu memberikan usaha terbaik demi menghasilkan lulusan unggulan yang mampu bersaing di dunia kerja. Untuk menunjang kurikulum belajar yang ada, <\/span><b>BINUS <\/b><span style=\"font-weight: 400\">UNIVERSITY @Malang juga membekali mahasiswanya dengan program belajar lainnya seperti program (2+1)+1.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tertarik kuliah di <\/span><b>BINUS <\/b><span style=\"font-weight: 400\">UNIVERSITY @Malang? Kampus ini memiliki 6 jurusan yang bisa kamu pilih, satu di antaranya adalah Desain Komunikasi Visual (DKV). Bicara mengenai DKV <\/span><b>BINUS<\/b><span style=\"font-weight: 400\">@Malang, di era industri kreatif seperti sekarang, ada banyak peluang kerja bagi lulusan DKV. Berprofesi sebagai ilustrator misalnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk informasi lebih detail mengenai tugas, cabang pekerjaan, sampai tips memulai debut sebagai ilustrator, cek ulasan lengkapnya berikut ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Tugas Ilustrator<\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-45561 size-medium\" title=\"Binus\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15-1-itebaacid-768x432.png\" alt=\"Binus\" width=\"768\" height=\"432\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti kebanyakan orang tahu, tugas utama seorang ilustrator adalah menggambar. Namun, di balik proses penciptaan karyanya, ilustrator harus berpikir kreatif agar visual yang dihasilkan mampu menyampaikan pesan tertentu tanpa perlu menambahkan kata-kata. Terdengar menantang bukan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain jago menggambar, seorang ilustrator wajib memiliki rasa empati dan jiwa kreativitas tinggi. Pasalnya, ia harus bisa menerjemahkan keinginan klien ke dalam bentuk gambar yang menarik. Di sisi lain, kemampuan berkomunikasi dan negosiasi juga diperlukan untuk meng-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">handle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> permintaan klien.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Cabang Pekerjaan Ilustrator<\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-45560 size-medium\" title=\"Binus\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15-2-Hipweecom-768x403.jpg\" alt=\"Binus\" width=\"768\" height=\"403\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam praktiknya, ilustrator punya beberapa cabang pekerjaan dengan tanggung jawab berbeda. Di antaranya adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Ilustrator Fesyen<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sekilas, profesi ilustrator fesyen mirip dengan desainer fesyen. Namun, kedua pekerjaan ini punya tugas berbeda, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">lho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Seorang ilustrator fesyen bertugas membuat ilustrasi mode yang menarik, sementara desainer fesyen bertanggung jawab mengubah hasil karya ilustrator fesyen menjadi kenyataan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa ilustrator fesyen ternama asal Indonesia yang bisa dijadikan inspirasi adalah Dinda Puspitasari, Katherine Karnadi, Diela Maharanie, Talitha Maranila, dan Naela Ali.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Ilustrator Komik<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sesuai namanya, tugas ilustrator komik adalah membuat gambar untuk komik cetak maupun digital. Selain menggambar, tantangan terbesar sebagai ilustrator komik terletak pada alur cerita. Bagi lulusan DKV <\/span><b>BINUS<\/b><span style=\"font-weight: 400\">@Malang yang tertarik menjadi ilustrator komik, kini kamu bisa mendistribusikan karyamu secara mudah melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bernama Webtoon.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Ilustrator <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Storyboard<\/span><\/i><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada dasarnya, tugas ilustrator <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storyboard<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mirip dengan ilustrator komik. Bedanya, hasil karya ilustrator <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">storyboard<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan menjadi acuan dalam proses pengambilan gambar untuk video atau film.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Ilustrator Medis<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahukah kamu bahwa profesi ilustrator medis sudah hadir sejak abad ke-16? Tugas ilustrator medis adalah membantu rekan-rekan dokter untuk melukis segala sesuatu di dalam tubuh, misalnya aliran darah, sendi-sendi, sampai virus sekalipun. Bila kamu pernah belajar anatomi melalui gambar-gambar di buku biologi, ilustrasi tersebut merupakan hasil kerja keras dari ilustrator medis.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Ilustrator Forensik<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam menangkap pelaku kejahatan, terkadang polisi membutuhkan ciri-ciri fisik penjahat dari saksi mata. Dari keterangan saksi, dibantu ilustrator forensik, polisi kemudian menciptakan sketsa wajah tersangka. Selain bakat menggambar, memiliki kualifikasi psikologis bisa menjadi nilai plus untuk kamu yang ingin berprofesi di bidang ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400\">Tips Memulai Karier sebagai Ilustrator<\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-45559 size-medium\" title=\"Binus\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15-3-Mnewscoid-768x473.jpg\" alt=\"Binus\" width=\"768\" height=\"473\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berminat terjun di dunia ilustrasi? Ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebelum debut menjadi ilustrator.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Pilih Fokus<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti penjelasan sebelumnya, ilustrasi memiliki cabang pekerjaan yang luas. Oleh karena itu, tips pertama adalah tentukan fokusmu. Apakah kamu lebih tertarik menjadi ilustrator komik? Atau ilustrator fesyen? Silakan sesuaikan pilihan dengan minatmu.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Buat Portofolio<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk menarik perhatian klien\/perusahaan, buatlah sebuah portofolio. Setelah itu, kamu bisa mengunggah hasil karyamu ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> portofolio <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seperti Dribbble atau Behance supaya lebih mudah diakses oleh orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Lakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Bidding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Pekerjaan<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bila belum mendapatkan pekerjaan tetap, kamu bisa menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">freelancer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bidding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pekerjaan melalui sarana <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang mempertemukan klien dengan pekerja\/penyedia jasa, seperti Sribulancer atau Upwork.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika berhasil memenangkan proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bidding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, hasil karya tersebut bisa menjadi portofolio terbaik untuk mencari pekerjaan\/klien.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah informasi mengenai ilustrator sebagai prospek karier menjanjikan untuk lulusan DKV. Buat kamu yang sudah memutuskan karier sebagai ilustrator di masa depan, kuliah di DKV <\/span><b>BINUS<\/b><span style=\"font-weight: 400\">@Malang bisa menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-citamu. Bagi calon mahasiswa yang berdomisili di sekitar Jawa Timur, kamu bisa mendaftarkan diri di jurusan DKV <\/span><b>BINUS<\/b><span style=\"font-weight: 400\">@Malang<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai salah satu universitas terkemuka di Jawa Timur, BINUS UNIVERSITY @Malang selalu memberikan usaha terbaik demi menghasilkan lulusan unggulan yang mampu bersaing di dunia kerja. Untuk menunjang kurikulum belajar yang ada, BINUS UNIVERSITY @Malang juga membekali mahasiswanya dengan program belajar lainnya seperti program (2+1)+1.\u00a0 Tertarik kuliah di BINUS UNIVERSITY @Malang? Kampus ini memiliki 6 jurusan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":75,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-74","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-binus-semarang-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":76,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74\/revisions\/76"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/media\/75"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}