{"id":672,"date":"2023-07-07T14:44:43","date_gmt":"2023-07-07T07:44:43","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/?p=672"},"modified":"2023-07-14T14:32:13","modified_gmt":"2023-07-14T07:32:13","slug":"bagaimana-cara-mencari-cuan-dari-digital-business","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/2023\/07\/07\/bagaimana-cara-mencari-cuan-dari-digital-business\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Mencari Cuan dari Digital Business?"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-673 size-medium\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bagaimana-Mencari-Cuan-dari-Digital-Business-640x360.jpg\" alt=\"Bagaimana Cara Mencari Cuan dari Digital Business?\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bagaimana-Mencari-Cuan-dari-Digital-Business-640x360.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bagaimana-Mencari-Cuan-dari-Digital-Business-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bagaimana-Mencari-Cuan-dari-Digital-Business-2048x1152.jpg 2048w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bagaimana-Mencari-Cuan-dari-Digital-Business-480x270.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bagaimana-Mencari-Cuan-dari-Digital-Business-768x432.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bagaimana-Mencari-Cuan-dari-Digital-Business-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bagaimana-Mencari-Cuan-dari-Digital-Business-scaled.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengaruh teknologi terhadap perkembangan bisnis makin terasa di masa kini. Banyak pengusaha yang memanfaatkan teknologi untuk menjalankan tindakan-tindakan bisnis, seperti pembayaran, pemasaran, dan penjualan. Sayangnya, tidak semua pengusaha bisa menggunakan kesempatan emas ini. Sebagian pebisnis malah masih bertahan dengan cara-cara tradisional yang kurang praktis. Demi meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang hal ini, BINUS UNIVERSITY @Semarang menghadirkan <\/span><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/program\/digital-business\/\"><b>Digital Business<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> Program.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dr. Viany Utami Tjhin, S.Kom., M.M., CDMS. selaku Head of Digital Business Program BINUS UNIVERSITY @Semarang, jumlah pengusaha muda di Indonesia hanya sekitar 3,4 persen, sedangkan di negara maju sudah mencapai angka 12 sampai 15 persen. Nah, prodi Bisnis Digital BINUS UNIVERSITY @Semarang hadir untuk mencetak lebih banyak pengusaha muda yang memiliki keahlian digital.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Saat ditanya tentang bekal-bekal bisnis digital yang ditawarkan oleh BINUS UNIVERSITY @Semarang, Bu Viany menyebutkan beberapa hal. Sebut saja, kompetensi di bidang bisnis, manajemen, kewirausahaan, dan teknologi informasi. Jadi, pendidikan juga dibutuhkan supaya kamu bisa mencari cuan lewat bisnis digital.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, Bio Hadikesuma selaku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">entrepreneur <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">muda menyampaikan pengalamannya dalam memperoleh cuan dengan memanfaatkan berbagai kesempatan. Contohnya, ia membangun bisnis DIGIBOOKS di usia muda dengan modal Rp50.000, lalu berhasil melipatgandakannya sebanyak 20.000 kali setelah 3 tahun. Ia juga menawarkan buku fotokopi, tetapi dengan kualitas cetakan selayaknya penerbit buku besar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kak Bio berpendapat bahwa semua orang bisa berbisnis. Namun, tidak semua produk bisa dijual dengan mudah. Ia memberikan sebuah perumpamaan yang menggambarkan tentang \u201cberbisnis adalah cara kita melihat pasar\u201d. Seseorang bisa saja gagal berbisnis karena tidak jeli meneliti pasar. Sebaliknya, seorang lainnya yang pandai mencari peluang cuan dari sebuah fenomena bisa memasarkan produk dengan baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kemudian, Kak Bio juga membagikan trik untuk pemula yang ingin membangun bisnis. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan niat. Niat berbisnis bukanlah mencari cuan, melainkan memberikan solusi dari sebuah masalah dan membangun silaturahmi dengan orang. Jadi, apa pun produk yang kamu tawarkan, semuanya harus berupa solusi dan jangan lupa bangun hubungan dengan pelangganmu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Berikutnya, Kak Bio menjelaskan tentang pengaruh kecepatan internet dengan perkembangan bisnis. Di luar negeri, seperti Kanada\u2014tempat Kak Bio bekerja\u2014sudah tersedia sinyal 5G. Tidak hanya kecepatan, jangkauan 5G juga lebih luas daripada 4G dan 3G. Alhasil, bisnis digital yang memanfaatkan sinyal 5G akan lebih cepat berkembang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Menimpali penjelasan Kak Bio, Bu Viany menekankan bahwa prodi Bisnis Digital BINUS UNIVERSITY @Semarang memiliki mata kuliah yang dikhususkan untuk bidang teknologi informasi. Misalnya, analisis data untuk periklanan bisnis dan mahadata untuk pengembangan bisnis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Trik selanjutnya dari Kak Bio adalah memperhatikan lingkungan pertemanan. Seseorang yang ingin membangun usaha harus memperbanyak relasi dengan para pebisnis. Hal ini karena lingkungan dapat memengaruhi dan menginspirasi seseorang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bagaimana? Pembahasan yang menarik, kan? Selain mengikuti kiat-kiat yang disampaikan dalam acara tersebut, persiapkan dirimu dengan pendidikan yang matang. Caranya? Yuk, daftar ke BINUS UNIVERSITY @Semarang!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">BINUS UNIVERSITY @Semarang menawarkan program S1 <\/span><b>Digital Business<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> yang menggabungkan pengetahuan bisnis dengan kemajuan teknologi. Program yang berlangsung selama 7 semester ini akan mengantarmu mencapai karier-karier cemerlang, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital entrepreneur<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, analis, konsultan, dan spesialis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fintech<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Mau tahu lebih lanjut tentang program yang satu ini? Klik di<\/span><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/legacy-program\/digital-business\/\"> <span style=\"font-weight: 400\">sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengaruh teknologi terhadap perkembangan bisnis makin terasa di masa kini. Banyak pengusaha yang memanfaatkan teknologi untuk menjalankan tindakan-tindakan bisnis, seperti pembayaran, pemasaran, dan penjualan. Sayangnya, tidak semua pengusaha bisa menggunakan kesempatan emas ini. Sebagian pebisnis malah masih bertahan dengan cara-cara tradisional yang kurang praktis. Demi meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang hal ini, BINUS UNIVERSITY @Semarang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":673,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[24],"class_list":["post-672","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","category-binus-semarang-articles","tag-digital-business"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=672"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":674,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/672\/revisions\/674"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/media\/673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}