{"id":479,"date":"2022-07-28T14:07:44","date_gmt":"2022-07-28T07:07:44","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/?p=479"},"modified":"2022-07-28T14:07:44","modified_gmt":"2022-07-28T07:07:44","slug":"7-tips-memulai-digital-business-biar-cuan-sejak-awal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/2022\/07\/28\/7-tips-memulai-digital-business-biar-cuan-sejak-awal\/","title":{"rendered":"7 Tips Memulai Digital Business Biar Cuan Sejak Awal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalian tentu sudah tidak asing dengan nama William Tanuwijaya dan Andrew Darwis, kan? Ya, mereka berdua alumni BINUS UNIVERSITY yang sukses menjalankan <\/span><b><i>digital business<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\"> dengan produknya masing-masing. William dengan Tokopedia-nya, sementara Andrew dengan Kaskus-nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Buat kamu yang masih menganggap bisnis digital itu sekadar membuka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, harus segera buang jauh-jauh pikiran tersebut. Faktanya, ada banyak jenis bisnis digital yang dapat ditekuni, mulai dari<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> youtuber, content writer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, konsultan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, hingga bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">start-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seperti yang dilakukan William dan Andrew.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, jika kamu ingin mengikuti jejak mereka yang sukses dengan bisnis digitalnya masing-masing, berikut ini ada beberapa tips untuk memulai <\/span><b><i>digital business<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\"> yang bisa kamu terapkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>1. Bangun <\/b><b><i>Mindset<\/i><\/b><b> yang Benar<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk membangun sebuah bisnis yang kuat, kita perlu mempersiapkan kerangka yang kuat pula. Dalam bisnis digital, salah satu kerangka tersebut adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mindset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau pola pikir. Maka, sebelum memulai bisnis, kita harus membangun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mindset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang benar terkait bisnis yang akan dijalankan.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Mindset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seorang pebisnis tentu berbeda dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mindset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pekerja atau karyawan. Berikut ini adalah beberapa pola pikir yang perlu dibangun seorang pebisnis: Untuk sukses, kita harus berani mengambil risiko, aktif mencari peluang baru, tidak berhenti belajar, memiliki visi yang besar, serta berorientasi pada tindakan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>2. Temukan Partner yang Tepat<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bisnis, terlebih bisnis digital, umumnya tidak bisa dijalankan sendiri. Apalagi kalau kita masih pemula. Kita memerlukan partner atau tim yang bisa diajak bekerja sama untuk mengembangkan berbagai ide hingga menjadi sebuah <\/span><b><i>digital business<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\"> yang utuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk memiliki partner yang tepat. Ia harus seorang yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kita, sehingga kita bisa menjadi tim yang solid. Jika tidak demikian, biasanya bisnis yang dirintis akan sulit berkembang akibat banyaknya konflik internal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>3. Munculkan Ide-Ide Segar dan Kreatif<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bisnis digital juga tidak bisa lepas dari berbagai ide-ide baru yang masih segar sekaligus penuh inovasi. Karenanya, untuk memulai bisnis digital yang antigagal, kita perlu mengasah kreativitas agar bisa memunculkan ide-ide unik, bermanfaat, dan belum dipikirkan orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti mengikuti pelatihan bisnis, melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brainstorming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, mengkaji berbagai sumber pustaka, hingga melakukan percobaan-percobaan tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tanpa ide yang benar-benar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fresh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><b><i>business digital<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\"> akan sangat sulit untuk dirintis, mengingat banyak pengusaha serupa yang telah mengembangkannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>4. Rumuskan Model Bisnis secara Detail<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Model bisnis dalam pengembangan bisnis digital sangat berkaitan dengan target yang dibidik untuk menjadi konsumen. Maka dari itu, perumusan model bisnis secara detail bisa dilakukan dengan menjawab empat pertanyaan dimensi pemilihan model bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal tersebut meliputi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">who<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (siapa sasaran konsumennya?), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">what<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (apa produknya?), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">how<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (bagaimana cara mempertemukan produk dengan konsumennya?), dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">why<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (mengapa model bisnis yang dibahas mampu memberi keuntungan?).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>5. Perbanyak Pengetahuan tentang Teknologi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tips ini mungkin yang akan menjadi pembeda dalam proses perintisan bisnis biasa dan <\/span><b><i>digital business<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">. Jika dalam bisnis biasa kita tak perlu terlalu mendalami dunia teknologi, dalam bisnis digital kita benar-benar harus memperdalam pengetahuan terkait hal tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Basis utama bisnis digital adalah pemanfaatan teknologi secara maksimal. Oleh sebab itu, sebagai calon pengusaha di bidang digital, kita harus senantiasa mengasah pengetahuan terkait teknologi agar tidak ketinggalan informasi apa pun, khususnya terkait teknologi digital dan finansial (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fintech<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>6. Tentukan Strategi secara Matang<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat bisnis digital sudah berhasil dirintis, tugas kita tidak serta merta selesai. Kita masih harus menentukan strategi yang matang untuk memastikan bisnis tersebut dapat berjalan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh sederhananya, kita mengembangkan sebuah aplikasi berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Setelah aplikasi bisa digunakan, kita harus membuat aplikasi tersebut diunduh oleh banyak orang. Di sinilah kita membutuhkan strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b>7. Terbuka dengan Segala Kritik dan Saran<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir, untuk menjadi pengusaha digital yang sukses, kita harus menjadi pribadi yang terbuka terhadap segala bentuk kritik dan saran yang dilayangkan. Terutama jika kritik dan saran tersebut berasal dari klien guna membangun bisnis digital kita agar ke depan menjadi semakin baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Demikian beberapa tips yang bisa coba kamu terapkan untuk membangun bisnis digital. Jika masih penasaran dengan tips-tips lainnya, kamu bisa menyimak kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">talkshow<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seru yang diselenggarakan BINUS @Semarang. Dalam acara tersebut akan diulas cara-cara mencari cuan dari <\/span><b><i>digital business <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">bersama para ahli di bidangnya. Informasi lebih lanjut terkait acara bisa kamu simak <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/CgHKmpNP6gc\/\"><span style=\"font-weight: 400\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalian tentu sudah tidak asing dengan nama William Tanuwijaya dan Andrew Darwis, kan? Ya, mereka berdua alumni BINUS UNIVERSITY yang sukses menjalankan digital business dengan produknya masing-masing. William dengan Tokopedia-nya, sementara Andrew dengan Kaskus-nya. Buat kamu yang masih menganggap bisnis digital itu sekadar membuka online shop, harus segera buang jauh-jauh pikiran tersebut. Faktanya, ada banyak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[14,25,24],"class_list":["post-479","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article","tag-binus-semarang","tag-bisnis-digital","tag-digital-business"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/479","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=479"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/479\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":480,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/479\/revisions\/480"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=479"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=479"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=479"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}