{"id":646,"date":"2026-06-23T08:55:49","date_gmt":"2026-06-23T08:55:49","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/?p=646"},"modified":"2026-06-23T08:55:49","modified_gmt":"2026-06-23T08:55:49","slug":"menatap-masa-depan-industri-dan-perkotaan-10-inovasi-sistem-cerdas-karya-mahasiswa-smart-industrial-engineering-binus-university-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/2026\/06\/23\/menatap-masa-depan-industri-dan-perkotaan-10-inovasi-sistem-cerdas-karya-mahasiswa-smart-industrial-engineering-binus-university-semarang\/","title":{"rendered":"Menatap Masa Depan Industri dan Perkotaan: 10 Inovasi Sistem Cerdas Karya Mahasiswa Smart Industrial Engineering BINUS University @Semarang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"6\">Perkembangan teknologi di era Industri 4.0 dan menuju Society 5.0 tidak lagi sekadar menjadi wacana di ruang kuliah. Digitalisasi, otomatisasi, berbasis <i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"153\">Internet of Things<\/i> (IoT), hingga integrasi kecerdasan buatan (<i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"215\">Artificial Intelligence<\/i>) kini menjadi pilar utama yang wajib dikuasai oleh generasi muda. Bergerak atas urgensi tersebut, Program Studi Smart Industrial Engineering BINUS University @Semarang sukses menggelar sebuah ajang unjuk kreativitas dan nilai ilmiah yang memukau: Additive &amp; Manufacturing Process Exhibition.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-655 alignleft\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-300x169.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-300x169.jpeg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-768x432.jpeg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-480x270.jpeg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"7\">Pameran ini menjadi panggung bagi para mahasiswa angkatan B28 untuk mentransformasikan konsep-konsep teoretis teknik industri yang rumit menjadi simulasi nyata. Melalui media diorama dan maket interaktif yang dirancang dengan tingkat detail yang luar biasa, para mahasiswa tidak hanya membuat replika visual, melainkan miniatur sistem mekanik dan digital yang benar-benar berfungsi (<i data-path-to-node=\"7\" data-index-in-node=\"383\">true-to-life simulations<\/i>). Pameran ini terbagi menjadi dua pilar besar, yaitu ekosistem industri hulu-hilir (<i data-path-to-node=\"7\" data-index-in-node=\"492\">B2B Smart Industrial Engineering<\/i>) dan ekosistem perkotaan masa depan (<i data-path-to-node=\"7\" data-index-in-node=\"562\">Smart City<\/i>).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"8\">Mari kita bedah secara mendalam 10 karya inovasi luar biasa dari para teknolog muda BINUS University @Semarang berikut ini.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"10\">Bagian I: Ekosistem B2B Smart Industrial Engineering (Otomasi Logistik &amp; Manufaktur)<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"11\">Fokus utama dari kelompok diorama ini adalah menjawab tantangan efisiensi, kecepatan, dan akurasi pada rantai pasok (<i data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"117\">supply chain<\/i>) modern. Mahasiswa ditantang untuk menciptakan ekosistem industri yang meminimalkan kesalahan manusia (<i data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"233\">human error<\/i>) melalui otomatisasi cerdas.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"12\">1. Smart Factory (Karya: Sabila, Jonathan, Vancel)<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"13\">Konsep pabrik cerdas (<i data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"22\">Smart Factory<\/i>) merupakan jantung dari pameran industri ini. Karya ini menyimulasikan bagaimana lini produksi masa depan beroperasi tanpa bergantung penuh pada intervensi manual. Menggunakan integrasi sensor canggih, lengan robotik, dan komunikasi antar-mesin (<i data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"282\">Machine-to-Machine communication<\/i>), miniatur pabrik ini mampu mengatur ritme produksi secara mandiri berdasarkan data real-time. Keunggulan dari sistem ini adalah kemampuannya untuk mendeteksi kegagalan produk secara instan, mengoptimalkan konsumsi energi, dan memastikan keselamatan kerja yang tinggi di area produksi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"14\">2. Smart Warehouse System <i data-path-to-node=\"14\" data-index-in-node=\"26\">(Karya: Victor, Prilli, Rafael)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"15\">Masalah klasik dalam dunia logistik adalah lambatnya proses bongkar muat dan penataan barang di gudang. Tim yang beranggotakan Victor, Prilli, dan Rafael berhasil memecahkan masalah ini melalui <i data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"194\">Smart Warehouse System<\/i>. Diorama ini mendemonstrasikan sistem penyimpanan otomatis di mana setiap barang yang masuk langsung didata posisinya oleh sistem komputer. Menggunakan miniatur kendaraan pemandu otomatis (<i data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"406\">Automated Guided Vehicle<\/i> \/ AGV) dan rak multi-tingkat yang dinamis, perpindahan barang dari area penerimaan ke area penyimpanan seketika menjadi lebih presisi, menghemat ruang, dan mempercepat waktu pemrosesan manifes gudang.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"16\">3. Conveyor &amp; Color Sensor <i data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"27\">(Karya: Jocellyn, Howard, Rania)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"17\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-650 alignleft\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-1-300x169.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-1-300x169.jpeg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-1-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-1-768x432.jpeg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-1-480x270.jpeg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-1.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Proses pemilahan (<i data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"18\">sorting<\/i>) merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam kendali mutu (<i data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"91\">quality control<\/i>). Jocellyn, Howard, dan Rania merancang diorama jalur <i data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"161\">conveyor<\/i> pintar yang dilengkapi dengan sensor warna otomatis. Ketika miniatur produk berjalan di atas ban berjalan, sensor akan membaca spektrum warna produk untuk menentukan kategorinya secara instan. Produk yang sesuai standar akan diteruskan ke jalur distribusi utama, sementara produk yang tidak sesuai (atau diasumsikan cacat produksi) akan secara otomatis dialihkan ke jalur sekunder oleh lengan mekanik. Inovasi ini sangat relevan untuk industri manufaktur skala besar seperti <i data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"645\">e-commerce apparel<\/i> dan makanan-minuman.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"18\">4. Smart Loading Station <i data-path-to-node=\"18\" data-index-in-node=\"25\">(Karya: Rifqi, Angel, Edgar)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"19\">Efisiensi perpindahan barang dari area pergudangan ke armada transportasi darat diuji dalam karya <i data-path-to-node=\"19\" data-index-in-node=\"98\">Smart Loading Station<\/i> oleh Rifqi, Angel, dan Edgar. Maket ini menampilkan sinkronisasi yang mulus antara data inventaris gudang dengan kesiapan armada truk logistik. Proses pemuatan barang tidak lagi dilakukan secara acak, melainkan dijadwalkan secara otomatis oleh sistem. Lengan robot dan konveyor bekerja bersama untuk memuat beban secara optimal sesuai dengan kapasitas truk, mengurangi waktu tunggu kendaraan (<i data-path-to-node=\"19\" data-index-in-node=\"513\">dwelling time<\/i>), dan memastikan distribusi logistik jalur darat berjalan tepat waktu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"20\">5. Smart Loading Dock <i data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"22\">(Karya: Nicol, Natasha, Naufal)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"21\">Melangkah lebih jauh ke ranah logistik maritim, Nicol, Natasha, dan Naufal menghadirkan <i data-path-to-node=\"21\" data-index-in-node=\"88\">Smart Loading Dock<\/i>. Diorama ini menampilkan replika pelabuhan kontainer modern lengkap dengan menara kontrol, dermaga, dan kapal kargo raksasa. Fokus inovasi mereka terletak pada mekanisasi derek kontainer (<i data-path-to-node=\"21\" data-index-in-node=\"295\">crane<\/i>) otomatis yang terintegrasi dengan manifes pengapalan digital. Alur bongkar muat peti kemas disimulasikan dengan presisi tinggi, memperlihatkan bagaimana pelabuhan masa depan dapat meminimalkan kemacetan arus barang di pelabuhan dan mempercepat perputaran distribusi logistik internasional.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"21\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-652 aligncenter\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-3-300x169.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-3-300x169.jpeg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-3-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-3-768x432.jpeg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-3-480x270.jpeg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-3.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"24\">Bagian II: Ekosistem Smart City (Otomasi &amp; Keberlanjutan Lingkungan Perkotaan)<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"25\">Pilar kedua pameran bergeser ke ranah ruang publik dan tata kota. Di sini, mahasiswa menerapkan ilmu teknik industri untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang tidak hanya cerdas dan berbasis data, tetapi juga ramah lingkungan (<i data-path-to-node=\"25\" data-index-in-node=\"229\">sustainable<\/i>) dan efisien dalam pengelolaan sumber daya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"26\">6. Smart Lighting System <i data-path-to-node=\"26\" data-index-in-node=\"25\">(Karya: Fanan, Michelle, Carello)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"27\">Konsumsi energi listrik untuk pencahayaan kota kerap menjadi beban anggaran yang besar. Fanan, Michelle, dan Carello menawarkan solusinya lewat diorama <i data-path-to-node=\"27\" data-index-in-node=\"152\">Smart Lighting System<\/i>. Maket perkotaan ini dilengkapi dengan lampu jalanan miniatur yang dibekali sensor cahaya lingkungan (LDR) dan sensor gerak. Lampu tidak akan menyala sepanjang waktu dengan intensitas penuh; mereka secara otomatis meredup saat jalanan sepi atau siang hari, dan akan menyala terang secara adaptif hanya ketika mendeteksi adanya kendaraan atau pejalan kaki yang melintas. Sistem ini menawarkan efisiensi energi yang masif bagi tata kota masa depan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"28\">7. Smart Green Residential Area <i data-path-to-node=\"28\" data-index-in-node=\"32\">(Karya: Joseph, Catrin, Pasya)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"29\">Bagaimana cara menciptakan kawasan hunian padat penduduk yang tetap asri dan mandiri? Joseph, Catrin, dan Pasya menjawabnya melalui maket <i data-path-to-node=\"29\" data-index-in-node=\"138\">Smart Green Residential Area<\/i>. Pusat perhatian dari diorama ini adalah sebuah rumah kaca (<i data-path-to-node=\"29\" data-index-in-node=\"227\">greenhouse<\/i>) modern super detail di tengah kompleks perumahan. Hunian ini mengintegrasikan sistem manajemen limbah mandiri, sirkulasi udara alami yang dioptimalkan oleh sensor suhu, serta pengelolaan ruang hijau vertikal. Karya ini membuktikan bahwa teknologi modern dapat berjalan beriringan dengan kelestarian alam demi meningkatkan kualitas hidup manusia.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"30\">8. Smart Solar Tracking Panel <i data-path-to-node=\"30\" data-index-in-node=\"30\">(Karya: Maurice, Mitchell, Aquilla)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"31\">Salah satu kelemahan panel surya statis adalah ketidakmampuannya menyerap energi secara optimal saat sudut matahari bergeser. Maurice, Mitchell, dan Aquilla berhasil mengatasi kendala tersebut melalui diorama <i data-path-to-node=\"31\" data-index-in-node=\"209\">Smart Solar Tracking Panel<\/i>. Mereka merancang miniatur panel surya terintegrasi yang dapat bergerak secara otomatis mengikuti arah datangnya sinar matahari sepanjang hari. Dengan orientasi panel yang selalu tegak lurus dengan posisi matahari, efisiensi konversi energi surya menjadi energi listrik meningkat drastis jika dibandingkan dengan panel konvensional diam.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"32\">9. IoT-Based Smart Irrigation System <i data-path-to-node=\"32\" data-index-in-node=\"37\">(Karya: Raihan, Medina, Kevin)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"33\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-651 alignleft\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-169x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"169\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-169x300.jpeg 169w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-576x1024.jpeg 576w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM-480x853.jpeg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.45-PM.jpeg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 169px) 100vw, 169px\" \/>Ketahanan pangan dan efisiensi air di sektor pertanian perkotaan (<i data-path-to-node=\"33\" data-index-in-node=\"66\">urban farming<\/i>) menjadi fokus utama dari Raihan, Medina, dan Kevin. Melalui <i data-path-to-node=\"33\" data-index-in-node=\"141\">IoT-Based Smart Irrigation System<\/i>, mereka menyimulasikan sistem pengairan lahan pertanian yang diatur oleh mikrokontroler dan sensor kelembaban tanah. Aliran air ke parit dan lahan pertanian hanya akan terbuka secara otomatis jika sensor mendeteksi tanah berada dalam kondisi kering di bawah ambang batas tertentu. Informasi kondisi lahan ini juga ditransmisikan secara nirkabel (IoT), sehingga pengelolaan pertanian dapat dipantau dari jarak jauh secara <i data-path-to-node=\"33\" data-index-in-node=\"596\">real-time<\/i>.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"34\">10. Smart Parking System <i data-path-to-node=\"34\" data-index-in-node=\"25\">(Karya: Rafi, Naura, Jessen)<\/i><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"35\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-653 alignleft\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-2-169x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"169\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-2-169x300.jpeg 169w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-2-576x1024.jpeg 576w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-2-480x853.jpeg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-2.jpeg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 169px) 100vw, 169px\" \/>Mengurangi stres akibat mencari tempat parkir kosong di pusat kota adalah misi dari maket <i data-path-to-node=\"35\" data-index-in-node=\"90\">Smart Parking System<\/i> karya Rafi, Naura, dan Jessen. Diorama ini menampilkan sistem manajemen perparkiran gedung bertingkat yang dilengkapi dengan palang pintu otomatis berbasis sensor kendaraan dan layar display digital. Saat kendaraan memasuki area, sistem secara otomatis mengarahkan pengemudi ke slot parkir yang masih tersedia melalui indikator lampu dan layar di gerbang masuk. Hal ini tidak hanya menghemat waktu pengendara, tetapi juga mengurangi emisi gas buang kendaraan akibat terlalu lama berputar-putar mencari parkir.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"38\">Dedikasi Akademik untuk Transformasi Nyata<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"39\">Melalui 10 karya yang dipamerkan dalam <i data-path-to-node=\"39\" data-index-in-node=\"39\">Additive &amp; Manufacturing Process Exhibition<\/i> ini, mahasiswa Smart Industrial Engineering BINUS University @Semarang angkatan B28 telah menunjukkan kapasitas luar biasa. Mereka membuktikan bahwa pameran ini bukan sekadar tugas akhir atau pajangan estetis belaka. Di balik keindahan visual maket-maket tersebut, terdapat penerapan algoritma matematika yang rumit, pemahaman mendalam tentang manajemen logistik, penguasaan bahasa pemrograman mikrokontroler, serta kesadaran kritis terhadap isu lingkungan global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-path-to-node=\"40\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-654 alignleft\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-1-300x169.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-1-300x169.jpeg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-1-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-1-768x432.jpeg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-1-480x270.jpeg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-3.47.44-PM-1.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Kehadiran para pengunjung dari berbagai latar belakang\u2014mulai dari jajaran rektorat, dosen, praktisi industri, hingga para siswa sekolah menengah yang antusias mencoba sistem interaktif ini\u2014menjadi bukti nyata keberhasilan acara. Karya-karya inovatif ini memberikan optimisme besar bahwa masa depan industri dan tata kota Indonesia berada di tangan generasi yang tepat: generasi inovator muda yang siap membawa perubahan cerdas, adaptif, dan berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan teknologi di era Industri 4.0 dan menuju Society 5.0 tidak lagi sekadar menjadi wacana di ruang kuliah. Digitalisasi, otomatisasi, berbasis Internet of Things (IoT), hingga integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) kini menjadi pilar utama yang wajib dikuasai oleh generasi muda. Bergerak atas urgensi tersebut, Program Studi Smart Industrial Engineering BINUS University @Semarang sukses menggelar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":655,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[40,87,86,15,9,5,11,10],"tags":[],"class_list":["post-646","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-3d-printing","category-ai","category-artificial-intelligence","category-digital-transformation","category-kualitas","category-news","category-perencanaan","category-produksi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/646","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=646"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/646\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":657,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/646\/revisions\/657"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/media\/655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=646"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=646"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/semarang\/smart-industrial-engineering\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=646"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}