Saat ini, persaingan bisnis semakin ketat dan kompleks. Dalam kondisi persaingan ini, perusahaan diharuskan untuk mampu memahami pasar dan mempersiapkan perubahan yang sangat cepat. Jika perusahaan tidak dapat beradaptasi dengan segala perubahan dan tidak mampu memahami pasar, perusahaan tersebut pasti akan tersaingi oleh kompetitor. Perusahaan harus memahami dan mengambil keputusan yang tepat, sehingga dibutuhkan market intelligence dalam membantu mengambil keputusan bisnis di era sekarang.

Peran Market Intelligence (MI)
Market Intelligence dapat didefinisikan sebagai data atau informasi yang memuat terkait lingkungan dimana perusahaan itu berkembang atau mendalami. Market intelligence memuat terkait pengumpulan data serta analisis yang nantinya dapat digunakan untuk mendapatkan wawasan serta membantu dalam menentukan segmentasi pasar dan membuka wawasan peluang perusahaan yang nantinya akan membuat perusahaan menjadi siap untuk merespons perubahn pasar yang cepat dengan pengambilan keputusan yang tepat.
Terdapat 4 tipe dalam market intelligence:

  1. Competitor Intelligence: data terkait kompetitor yang dapat membantu dalam meningkatkan strategi dalam meningkatkan keunggulan kompetitif.
  2. Product Intelligence: data terkait perputaran produk dan produk dari kompetitor yang dapat membantu membuat inovasi produk baru.
  3. Market Understanding: data terkait pasar bisnis yang dituju yang dapat membantu membuka wawasan terkait peluang dan ancaman bisnis sehingga dapat menentukan strategi yang terbaik.
  4. Customer Understanding: data yang berisikan tentang perilaku pelanggan sehingga dapat membantu bisnis dalam menciptakan apa yang pelanggan butuhkan.

Market Intelligence memiliki beberapa manfaat seperti:
1. Pengambilan keputusan yang tepat dan cepat
2. Pengefisiensian waktu dan biaya
3. Membuka wawasan peluang pasar

Berdasarkan survey yang telah dilakukan sebelumnya yang tercantum pada buku Hans Hedin, Irmeli Hirvensalo, Markko Vaarnas (2014). The Handbook of Market Intelligence: Understand, Compete and Grow in Global Markets. United Kingdom: Wiley dapat tercantum bahwa sebanyak 93% perusahaan setuju bahwa pengimplementasian MI berdampak bagiperusahaan serta sebanyak 78% perusahaan  setuju bahwa investasi dalam pengimplementasian MI telah terbayarkan. Melalui survey tersebut dapat membuktikan bahwa pengimplementasian MI dapat bermanfaat dan membantu banyak perusahaan. Tak hanya itu, sebanyak 10% perusahaan dapat mencapai world class level dalam pengimplementasian MI yang matang.

Implementasi Market Intelligence
Pengimplementasian Marketing intelligence juga diperhatikan dalam prosesnya. Dibutuhkan struktur yang tepat dan memperhatikan kunci kesuksesan dalam pengimplementasian Market Intelligence. Terdapat 6 kunci kesuksesan dalam pengimplementasian Market Intelligence
antara lain:

  1. Intelligence Scope: menentukan jenis dan lingkup informasi yang diperlukan olehperusahaan.
  2. Intelligence Process: Membangun metode yang sistematis untuk pengumpulan dan analisis data
  3. Intelligence Deliverables: Menyediakan laporan dan wawasan yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan.
  4. Intelligence Tools: Memanfaatkan teknologi dalam pengimplementasian.
  5. Intelligence Organization: Membentuk struktur organisasi yang mendukung fungsi MI.
  6. Intelligence Culture: Membangun budaya berbasis data dalam organisasi untuk memastikan MI digunakan secara optimal.

 

Referensi:
Hans Hedin, Irmeli Hirvensalo, Markko Vaarnas (2014). The Handbook of Market
Intelligence: Understand, Compete and Grow in Global Markets. United Kingdom: Wiley.

Author:

1. Jonathan Budiono 2702241042
2. ⁠Ignatius Mario Owen F 2702298923
3. Vincentius Jonathan Harianto – 2702281494
4. Kevin Dio C.m – 2702293033