Melebihi Zona Nyaman: Perjalanan SPIRIT Binusian dalam Kompetisi
✨ Menang hanyalah bonus, tapi keberanian mencoba adalah kunci pertumbuhan – Juara 4 tidak seburuk itu!
Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mengerjakan tugas, menghadiri kelas, dan mengejar nilai. Lebih dari itu, masa perkuliahan adalah kesempatan terbaik untuk menantang diri sendiri, melampaui batas, dan membentuk karakter. Salah satu cara efektif untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan mengikuti kompetisi.
Di Binus University, kita memiliki fondasi kokoh berupa SPIRIT Binusian Values: Striving for Excellence, Perseverance, Innovation, Respect, Integrity, Teamwork. Nilai-nilai inilah yang membentuk communal culture positif sekaligus menjadi bekal menghadapi dunia profesional.
Ketekunan (Perseverance): Kunci Melewati Tantangan
Tidak ada perjalanan tanpa hambatan. Kita semua pernah merasa kewalahan dengan mata kuliah tertentu. Materi yang kompleks, tugas praktikum yang sulit, hingga tekanan waktu bisa membuat kita hampir menyerah.
Namun, di sinilah nilai Perseverance bekerja. Dengan terus belajar, berdiskusi dengan teman, dan berlatih menyelesaikan soal, akhirnya pemahaman meningkat. Sama halnya dengan kompetisi—walaupun awalnya terasa sulit, dengan ketekunan kita akan menemukan cara untuk maju.
Striving for Excellence: Tantangan yang Memicu Pertumbuhan
Dari semua nilai SPIRIT, mungkin Striving for Excellence adalah yang paling menantang. Standar tinggi menuntut waktu, energi, keterampilan, dan komitmen besar. Tidak jarang, beban kerja yang padat atau dinamika kerja kelompok membuat kualitas hasil sulit dijaga.
Namun, justru di sinilah kita dilatih untuk keluar dari zona nyaman. Misalnya, dalam lomba bisnis tingkat universitas, tim harus mengolah data menjadi visualisasi menarik sekaligus akurat. Prosesnya penuh rintangan—dari keterbatasan teknis hingga perbedaan standar kerja antaranggota tim. Tetapi dengan belajar teknik baru, mengikuti pelatihan tambahan, dan meminta masukan dari dosen, hasil terbaik pun bisa tercapai.
Hasilnya? Tim berhasil melaju hingga posisi finalis. Itu bukan sekadar prestasi, melainkan bukti bahwa komitmen untuk berusaha keras akan selalu membawa kita pada pertumbuhan.
Tidak Menang Bukan Berarti Kalah
Satu hal penting yang harus diingat: kompetisi tidak selalu soal juara. Ada kalanya kita belum berhasil, tetapi pengalaman dan pembelajaran yang didapat jauh lebih berharga daripada piala.
Nilai Perseverance mengajarkan kita untuk tetap bangkit dan mencoba lagi. Gagal di satu lomba bukan akhir segalanya—itu adalah pijakan untuk membuka kesempatan baru, baik di kompetisi lain maupun bidang lain. Dengan mental pantang menyerah, setiap pengalaman menjadi batu loncatan menuju pencapaian yang lebih besar.
Communal Culture: Lebih dari Sekadar Kompetisi
Kompetisi melatih kita bukan hanya untuk unggul secara individu, tetapi juga membangun budaya bersama (communal culture) yang sehat. Dengan Teamwork dan Respect, kerja sama jadi lebih efektif. Innovation dan Striving for Excellence mendorong munculnya ide-ide baru. Sementara Perseverance dan Integrity menanamkan sikap pantang menyerah dan kejujuran.
Hasilnya, tercipta lingkungan akademik yang harmonis, produktif, dan mendukung pertumbuhan setiap mahasiswa.
Saatnya Kamu Mengambil Tantangan!
Mengikuti kompetisi bukan berarti harus selalu juara. Justru tantangan, proses belajar, dan kesempatan bertumbuh sering kali lebih berharga daripada trofi.
Jadi, jangan ragu untuk mencoba! Entah itu lomba bisnis, desain, teknologi, atau bidang lainnya—setiap kompetisi adalah peluang untuk menyalakan semangat SPIRIT Binusian dalam diri kita.
Karena sejatinya, yang terpenting bukanlah seberapa sering kita menang, tetapi seberapa berani kita mencoba lagi setiap kali kita terjatuh.
==_==_==
Penulis: Jessica Ayu
Editor: Nico Yonatan Wicaksana, S.Kom., M.Kom.
Comments :