{"id":948,"date":"2025-11-14T08:55:32","date_gmt":"2025-11-14T08:55:32","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/?p=948"},"modified":"2025-11-14T08:56:50","modified_gmt":"2025-11-14T08:56:50","slug":"belajar-bahasa-dan-budaya-china-melalui-musik-kegiatan-menyanyi-bersama-lagu-%e5%af%b9%e4%b8%8d%e8%b5%b7-dan-%e9%83%bd%e6%98%af%e4%bd%a0-di-binus-medan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/2025\/11\/14\/belajar-bahasa-dan-budaya-china-melalui-musik-kegiatan-menyanyi-bersama-lagu-%e5%af%b9%e4%b8%8d%e8%b5%b7-dan-%e9%83%bd%e6%98%af%e4%bd%a0-di-binus-medan\/","title":{"rendered":"Belajar Bahasa dan Budaya China Melalui Musik: Kegiatan Menyanyi Bersama Lagu \u5bf9\u4e0d\u8d77 dan \u90fd\u662f\u4f60 di BINUS @Medan"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-951\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Mandarin-1.png\" alt=\"Belajar Bahasa dan Budaya China Melalui Musik: Kegiatan Menyanyi Bersama Lagu \u5bf9\u4e0d\u8d77 dan \u90fd\u662f\u4f60 di BINUS @Medan\" width=\"329\" height=\"430\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Mandarin-1.png 329w, https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Mandarin-1-230x300.png 230w\" sizes=\"auto, (max-width: 329px) 100vw, 329px\" \/><\/p>\n<p>Bahasa adalah jembatan budaya, dan musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan. Dalam rangka memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap bahasa dan budaya China, <strong>Institutional Development and Collaboration Center (IDCC) BINUS @Medan<\/strong> menyelenggarakan kegiatan <strong>Menyanyi Bersama Lagu Mandarin<\/strong> pada <strong>Jumat, 24 Oktober 2025<\/strong>, bertempat di <strong>International Corner, BINUS @Medan<\/strong>.<\/p>\n<p>Kegiatan ini mengangkat dua lagu populer berbahasa Mandarin, yaitu <em>\u5bf9\u4e0d\u8d77 (Du\u00ecbuq<\/em><em>\u01d0)<\/em> yang berarti \u201cMaafkan Aku\u201d dan <em>\u90fd\u662f\u4f60 (D\u014du Sh\u00ec N<\/em><em>\u01d0)<\/em> yang berarti \u201cSemuanya Karena Kamu\u201d. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berlatih pengucapan bahasa Mandarin secara alami, tetapi juga belajar memahami makna dan emosi di balik lirik lagu.<\/p>\n<p>Kegiatan menyanyi bersama ini merupakan bagian dari program <em>Language and Culture Enrichment<\/em>, yang rutin diadakan oleh IDCC untuk meningkatkan minat mahasiswa terhadap bahasa asing, khususnya Mandarin, serta memperkenalkan nilai-nilai budaya China secara kontekstual dan menyenangkan.<\/p>\n<p><strong>Suasana dan Jalannya Kegiatan<\/strong><\/p>\n<p>Dr. Yi Ying memperkenalkan dua lagu yang akan dinyanyikan bersama. Lagu pertama adalah <em>\u5bf9\u4e0d\u8d77 (Du\u00ecbuq<\/em><em>\u01d0)<\/em>, yang memiliki tema tentang penyesalan dan permintaan maaf. Lagu ini terkenal di kalangan pelajar bahasa Mandarin karena bahasanya sederhana namun sarat emosi. Lagu kedua, <em>\u90fd\u662f\u4f60 (D\u014du Sh\u00ec N<\/em><em>\u01d0)<\/em>, merupakan lagu cinta yang romantis dan hangat, menceritakan tentang seseorang yang merasa kehidupannya penuh warna karena kehadiran orang terkasih.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-950\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Mandarin-2.png\" alt=\"Belajar Bahasa dan Budaya China Melalui Musik: Kegiatan Menyanyi Bersama Lagu \u5bf9\u4e0d\u8d77 dan \u90fd\u662f\u4f60 di BINUS @Medan\" width=\"430\" height=\"369\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Mandarin-2.png 430w, https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Mandarin-2-300x257.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 430px) 100vw, 430px\" \/><\/p>\n<p>Mahasiswa tampak antusias sejak awal. Beberapa di antara mereka sudah mengenal lagu-lagu tersebut dari media sosial seperti TikTok dan YouTube, tempat banyak lagu Mandarin viral digunakan dalam konten kreatif. Saat lirik lagu mulai ditampilkan di layar proyektor, mahasiswa mengikuti dengan penuh semangat, sambil menirukan pelafalan yang dibimbing oleh fasilitator.<\/p>\n<p>Suasana ruang International Corner berubah menjadi hidup \u2014 penuh tawa, semangat, dan harmoni. Suara musik lembut mengalun, sementara peserta berusaha menyanyikan setiap kata dengan benar. Banyak mahasiswa yang mencoba menirukan intonasi khas bahasa Mandarin, yang berbeda dari bahasa Indonesia karena memiliki empat nada (<em>tones<\/em>) utama.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-949\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Mandarin-3.png\" alt=\"Belajar Bahasa dan Budaya China Melalui Musik: Kegiatan Menyanyi Bersama Lagu \u5bf9\u4e0d\u8d77 dan \u90fd\u662f\u4f60 di BINUS @Medan\" width=\"248\" height=\"338\" \/><\/p>\n<p><strong>Makna dan Kosakata dalam Lagu <\/strong><strong><em>\u5bf9\u4e0d\u8d77 (Du\u00ecbuq<\/em><\/strong><strong><em>\u01d0)<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Lagu <em>\u5bf9\u4e0d\u8d77<\/em> secara harfiah berarti \u201cMaafkan aku\u201d. Kata <em>\u5bf9\u4e0d\u8d77<\/em> terdiri dari:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>\u5bf9 (du\u00ec)<\/strong> = terhadap, kepada<\/li>\n<li><strong>\u4e0d (b\u00f9)<\/strong> = tidak<\/li>\n<li><strong>\u8d77<\/strong><strong> (q<\/strong><strong>\u01d0<\/strong><strong>)<\/strong> = berdiri, bangkit; dalam konteks ini berarti \u201ctidak bisa menghadapi\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sehingga <em>\u5bf9\u4e0d\u8d77<\/em> berarti \u201ctidak bisa menghadapi (kamu) dengan layak\u201d \u2014 ungkapan permintaan maaf yang tulus dalam bahasa Mandarin.<\/p>\n<p>Beberapa baris lirik lagu <em>\u5bf9\u4e0d\u8d77<\/em> yang dipelajari mahasiswa antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>\u5bf9\u4e0d\u8d77\uff0c\u6211\u4e0d\u662f\u6545\u610f\u7684\u3002<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Artinya: \u201cMaafkan aku, aku tidak bermaksud begitu.\u201d<\/p>\n<p>\u2192 Kalimat ini mengajarkan struktur dasar:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li><em>\u6211 (w<\/em><em>\u01d2)<\/em> = saya<\/li>\n<li><em>\u4e0d\u662f (b\u00f9 sh\u00ec)<\/em> = bukan<\/li>\n<li><em>\u6545\u610f (g\u00f9y\u00ec)<\/em> = sengaja<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kalimat ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, sehingga sangat relevan bagi pembelajar bahasa Mandarin tingkat dasar.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>\u8bf7\u4f60\u539f\u8c05\u6211\u3002<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Artinya: \u201cTolong maafkan aku.\u201d<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li><em>\u8bf7 (q<\/em><em>\u01d0ng)<\/em> = tolong \/ mohon<\/li>\n<li><em>\u539f\u8c05 (yu\u00e1nli\u00e0ng)<\/em> = memaafkan<\/li>\n<li><em>\u6211 (w<\/em><em>\u01d2)<\/em> = aku<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ungkapan ini mengandung nilai kesopanan yang sangat dijunjung dalam budaya China \u2014 yakni kerendahan hati dan rasa tanggung jawab atas kesalahan.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>\u6211\u4f1a\u6539\u7684\u3002<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Artinya: \u201cAku akan berubah.\u201d<\/p>\n<p>Kalimat ini mengandung pesan moral kuat: pengakuan atas kesalahan diikuti tekad untuk memperbaiki diri. Dalam konteks budaya China, tindakan memperbaiki diri (<em>g<\/em><em>\u01cei<\/em>) dianggap sebagai bentuk kebajikan.<\/p>\n<p>Melalui lagu ini, mahasiswa belajar bukan hanya arti kata per kata, tetapi juga nilai moral yang tersirat: keberanian mengakui kesalahan dan pentingnya ketulusan dalam meminta maaf.<\/p>\n<p><strong>Makna dan Kosakata dalam Lagu <\/strong><strong><em>\u90fd\u662f\u4f60 (D\u014du Sh\u00ec N<\/em><\/strong><strong><em>\u01d0)<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Lagu kedua, <em>\u90fd\u662f\u4f60<\/em>, memiliki nuansa yang lebih romantis. Judulnya berarti \u201cSemuanya Karena Kamu\u201d. Lagu ini menggambarkan rasa syukur dan cinta seseorang terhadap orang yang mengubah hidupnya menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>Kata kunci dari judulnya adalah:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>\u90fd (d\u014du)<\/strong> = semua \/ semuanya<\/li>\n<li><strong>\u662f (sh\u00ec)<\/strong> = adalah<\/li>\n<li><strong>\u4f60 (n<\/strong><strong>\u01d0)<\/strong> = kamu<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sehingga <em>\u90fd\u662f\u4f60<\/em> berarti \u201csemuanya adalah kamu\u201d atau \u201csemuanya karena kamu\u201d.<\/p>\n<p>Beberapa potongan lirik yang dibahas dalam kegiatan ini adalah:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>\u6211\u7684\u4e16\u754c\u90fd\u662f\u4f60\u3002<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Artinya: \u201cDuniaku semuanya tentang kamu.\u201d<\/p>\n<p>Struktur kalimat ini sederhana namun puitis.<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li><em>\u6211\u7684 (w<\/em><em>\u01d2 de)<\/em> = milikku \/ kepunyaanku<\/li>\n<li><em>\u4e16\u754c (sh\u00ecji\u00e8)<\/em> = dunia<\/li>\n<li><em>\u90fd\u662f\u4f60 (d\u014du sh\u00ec n<\/em><em>\u01d0)<\/em> = semuanya kamu<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kalimat ini digunakan untuk menyatakan rasa cinta atau penghargaan yang mendalam.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>\u56e0\u4e3a\u4f60\uff0c\u6211\u7b11\u5f97\u5f88\u751c\u3002<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Artinya: \u201cKarena kamu, aku tersenyum manis.\u201d<\/p>\n<p>Kosakata penting:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none\">\n<ul>\n<li><em>\u56e0\u4e3a (y\u012bnw\u00e8i)<\/em> = karena<\/li>\n<li><em>\u7b11 (xi\u00e0o)<\/em> = tersenyum<\/li>\n<li><em>\u751c (ti\u00e1n)<\/em> = manis<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mahasiswa belajar bahwa struktur <em>\u56e0\u4e3a\u2026<\/em><em>\u6240\u4ee5\u2026<\/em> (karena\u2026 maka\u2026) adalah pola penting dalam tata bahasa Mandarin.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>\u4f60\u8ba9\u6211\u76f8\u4fe1\u7231\u60c5\u3002<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Artinya: \u201cKamu membuatku percaya pada cinta.\u201d<\/p>\n<p>Kalimat ini memperkenalkan kata kerja <em>\u8ba9 (r\u00e0ng)<\/em> yang berarti \u201cmembuat \/ menyebabkan seseorang melakukan sesuatu.\u201d<\/p>\n<p>Pesan yang terkandung menunjukkan optimisme dan kehangatan khas lagu cinta China \u2014 ekspresi emosi yang lembut, tulus, dan penuh rasa syukur.<\/p>\n<p>Selain belajar makna kosakata, mahasiswa juga berlatih membedakan empat nada dalam pelafalan bahasa Mandarin, misalnya:<\/p>\n<ul>\n<li><em>n<\/em><em>\u01d0<\/em> (\u4f60, kamu) dengan nada ketiga yang melengkung, dan<\/li>\n<li><em>sh\u00ec<\/em> (\u662f, adalah) dengan nada keempat yang tegas menurun.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan menyanyi, pelafalan tersebut terasa lebih alami karena mengikuti irama.<\/p>\n<p><strong>Antusiasme Mahasiswa dan Nilai Edukatif Kegiatan<\/strong><\/p>\n<p>Antusiasme mahasiswa terlihat sejak awal kegiatan. Banyak yang ikut bernyanyi sambil tersenyum, bahkan beberapa peserta merekam suasana untuk diunggah ke media sosial. Melalui kegiatan ini, suasana belajar menjadi santai namun bermakna.<\/p>\n<p>Beberapa mahasiswa mengaku bahwa mereka sebelumnya menganggap bahasa Mandarin sulit karena banyak nada dan karakter huruf. Namun setelah belajar melalui lagu, mereka merasa lebih mudah mengingat kosakata dan memahami arti kalimat. Irama musik membantu otak mengasosiasikan kata dengan emosi, sehingga proses pembelajaran terasa alami dan menyenangkan.<\/p>\n<p>Selain itu, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan motivasi belajar. Mahasiswa lintas jurusan yang hadir saling berinteraksi, mencoba bernyanyi bersama, dan saling membantu melafalkan kata-kata yang sulit. Fasilitator juga memberikan apresiasi bagi peserta yang berani menyanyi solo, menciptakan suasana interaktif dan penuh semangat.<\/p>\n<p>Dari sisi budaya, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa dalam lagu-lagu Mandarin, emosi disampaikan dengan halus dan penuh simbol. Tema tentang cinta, penyesalan, dan ketulusan sering kali menjadi refleksi dari nilai-nilai Konfusianisme yang menekankan keharmonisan hubungan antar manusia.<\/p>\n<p>Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat internasionalisasi BINUS @Medan yang berupaya menumbuhkan mahasiswa berwawasan global. Melalui musik, mahasiswa tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga empati lintas budaya \u2014 memahami bagaimana masyarakat China mengekspresikan perasaan mereka melalui seni.<\/p>\n<p>Kegiatan <strong>Menyanyi Bersama Lagu <\/strong><strong><em>\u5bf9\u4e0d\u8d77<\/em><\/strong><strong> dan <\/strong><strong><em>\u90fd\u662f\u4f60<\/em><\/strong> yang diselenggarakan oleh <strong>Institutional Development and Collaboration Center (IDCC) BINUS @Medan<\/strong> pada <strong>24 Oktober 2025<\/strong> berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan penuh makna budaya.<\/p>\n<p>Melalui lagu, mahasiswa belajar mengucapkan bahasa Mandarin dengan benar, memahami arti setiap kata, dan meresapi nilai-nilai emosional yang terkandung di dalamnya. Lebih dari itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, melainkan juga cerminan jiwa suatu bangsa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahasa adalah jembatan budaya, dan musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan. Dalam rangka memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap bahasa dan budaya China, Institutional Development and Collaboration Center (IDCC) BINUS @Medan menyelenggarakan kegiatan Menyanyi Bersama Lagu Mandarin pada Jumat, 24 Oktober 2025, bertempat di International Corner, BINUS @Medan. Kegiatan ini mengangkat dua lagu populer berbahasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":949,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,15],"tags":[],"class_list":["post-948","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-internationalization-program-and-activities"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=948"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/948\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":952,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/948\/revisions\/952"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}