{"id":126,"date":"2024-10-20T07:33:21","date_gmt":"2024-10-20T07:33:21","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/?p=126"},"modified":"2024-10-23T07:38:13","modified_gmt":"2024-10-23T07:38:13","slug":"7-ide-bisnis-untuk-lulusan-desain-komunikasi-visual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/2024\/10\/20\/7-ide-bisnis-untuk-lulusan-desain-komunikasi-visual\/","title":{"rendered":"7 Ide Bisnis untuk Lulusan Desain Komunikasi Visual"},"content":{"rendered":"<h6><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-65909\" src=\"https:\/\/binus.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/young-beautiful-woman-with-dark-curly-hair-sitting-table-dreamily-using-laptop-drawing-sketches-spending-time-modern-cozy-workshop-with-big-windows-768x512.jpg\" alt=\"7 Ide Bisnis untuk Lulusan Desain Komunikasi Visual\" width=\"768\" height=\"512\" \/><em>Pic by Freepik<\/em><\/h6>\n<p>Setelah lulus dari program studi\u00a0<a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/visual-communication-design\/\">Desain Komunikasi Visual<\/a>, kamu mungkin tertarik untuk mengembangkan bisnis sendiri. Untuk melakukannya, kamu tentu butuh ide usaha yang menarik sehingga peluang untungnya jadi lebih besar. Nah, berikut adalah tujuh ide bisnis penghasil\u00a0<i>cuan\u00a0<\/i>yang cocok untuk para lulusan Desain Komunikasi Visual.<\/p>\n<h3><strong>Program pelatihan grafis\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p>Banyak orang tertarik untuk mengembangkan keterampilan desain grafis, dan ini tentunya bisa menjadi ladang\u00a0<i>cuan\u00a0<\/i>bagimu. Selain mendapat penghasilan dari bidang usaha tersebut, ini juga memberimu kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam industri desain grafis.<\/p>\n<p>Untuk pelatihan semacam ini, kamu bisa menggunakan berbagai format. Contohnya, kamu bisa menggunakan format\u00a0<i>one-on-one<\/i>\u00a0yang lebih intensif atau membuka kelas untuk kelompok yang lebih besar.<\/p>\n<h3><strong>Bisnis stiker<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam bisnis<i>\u00a0digital printing<\/i>, stiker masih menjadi salah satu jenis usaha yang menarik untuk dijajal. Terlebih lagi, proses produksi stiker dengan mesin cetak dan mesin\u00a0<i>cutting sticker<\/i>\u00a0tidaklah rumit. Hal ini membuat pemula pun bisa dengan mudah menjalankan bisnis stiker.<\/p>\n<p>Di sisi lain, stiker juga kerap dijadikan alat promosi. Hal ini karena penggunaan stiker dalam kegiatan promosi membutuhkan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan pembuatan pamflet, brosur, atau banner.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, permintaan stiker biasanya juga datang dari industri otomotif, yang mana stiker umumnya digunakan sebagai aksesori dalam modifikasi mobil dan motor.<\/p>\n<h3><strong>Usaha kaos\u00a0<i>custom<\/i><\/strong><\/h3>\n<p>Jenis bisnis lainnya yang bisa kamu coba adalah menyediakan kaos\u00a0<i>custom<\/i>. Selain untuk kebutuhan pribadi, banyak perusahaan, organisasi, dan komunitas yang membutuhkan kaos\u00a0<i>custom<\/i>. Biasanya, mereka butuh kaos ini untuk\u00a0<i>event-event\u00a0<\/i>khusus, acara promosi, atau kebutuhan membangun\u00a0<i>brand identity<\/i>\u00a0mereka.<\/p>\n<p>Di samping itu, kini banyak\u00a0<i>platform online\u00a0<\/i>seperti situs\u00a0<i>e-commerce<\/i>, media sosial, dan\u00a0<i>marketplace<\/i>, yang membuat pemasaran kaos\u00a0<i>custom\u00a0<\/i>kepada pelanggan di seluruh dunia jadi lebih mudah. Ini tentunya memberi kamu kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.<\/p>\n<h3><strong>Jasa edit foto<\/strong><\/h3>\n<p>Ide bisnis berikutnya adalah membuka jasa edit foto. Memiliki pemahaman yang mendalam tentang elemen-elemen desain, estetika visual, dan prinsip-prinsip komposisi. Lulusan DKV tentunya dapat memberikan sentuhan yang kreatif dalam proses pengeditan foto.<\/p>\n<p>Selain itu, lulusan Desainer Komunikasi Visual umumnya juga terampil dalam penggunaan\u00a0<i>software\u00a0<\/i>desain, seperti Adobe Photoshop atau Lightroom misalnya.\u00a0<i>Skill\u00a0<\/i>tersebut dapat dijadikan modal untuk melakukan pengeditan foto dengan tingkat presisi dan kualitas yang lebih tinggi.<\/p>\n<h3><strong>Layanan edit video<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam memulai bisnis, penting untuk membekali diri dengan keterampilan yang dibutuhkan industri kekinian. Untuk itu, kuasai penggunaan perangkat lunak seperti Adobe Creative Suite, termasuk Adobe Premiere Pro atau After Effects. Keterampilan tersebut dapat membantumu untuk memulai bisnis, seperti misalnya\u00a0<i>editing\u00a0<\/i>video.<\/p>\n<p>Di samping itu, lulusan DKV juga memiliki pemahaman estetika visual yang baik sehingga dapat dimanfaatkan untuk menciptakan konten video yang lebih menarik.<\/p>\n<h3><strong>Membuat buku cerita anak dan komik<\/strong><\/h3>\n<p>Lulusan DKV telah dilatih untuk memiliki keterampilan desain dan kreativitas yang tinggi. Karenanya, lulusan dari program studi ini dapat memanfaatkan keahlian itu untuk memulai bisnis di bidang ilustrasi. Misalnya saja, membuat ilustrasi yang menarik dan\u00a0<i>layout\u00a0<\/i>desain yang sesuai untuk buku cerita anak atau komik.<\/p>\n<h3><strong>Bisnis desain produk<\/strong><\/h3>\n<p>Dengan keterampilan desain kreatifnya, lulusan DKV dapat menciptakan produk-produk dengan desain yang unik, menarik, dan inovatif. Kemampuan tersebut dapat kamu manfaatkan untuk memulai bisnis yang berkaitan dengan desain produk. Apalagi, kebutuhan akan jasa ini cukup tinggi sehingga dapat memberikan potensi kesuksesan yang besar.<\/p>\n<p>Demikian tujuh ide bisnis penghasil\u00a0<i>cuan\u00a0<\/i>yang bisa menjadi inspirasi lulusan program studi Desain Komunikasi Visual. Namun untuk bisa menjadi lulusan yang berkompetensi tinggi, kamu wajib memilih kampus terbaik dengan jurusan tersebut.<\/p>\n<p>Kamu juga dapat mencuri\u00a0<i>start\u00a0<\/i>karier impian sejak 2,5 tahun kuliah saja, baik berkarier di perusahaan top global maupun menjadi\u00a0<i>entrepreneur<\/i>\u00a0impian. Hal ini karena adanya dukungan program\u00a0<i>enrichment<\/i>\u00a0yang membantu mahasiswa memiliki pengalaman yang lebih holistik. Kamu bisa memilih satu dari tujuh\u00a0<i>track\u00a0<\/i>dalam program\u00a0<i>enrichment\u00a0<\/i>berikut untuk memperkaya keterampilan dan wawasan:\u00a0<i>community development, entrepreneurship, further study, internship, research, study abroad,\u00a0<\/i>dan\u00a0<i>specific independent study<\/i>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\">BINUS UNIVERSITY @Malang<\/a>\u00a0adalah perguruan tinggi bertaraf internasional yang menawarkan program studi\u00a0<a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/visual-communication-design\/\">Desain Komunikasi Visual<\/a>. Program DKV di kampus ini bertujuan untuk menyiapkan generasi kreatif berdaya saing global yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal berbasis teknologi komunikasi.<\/p>\n<p>Tidak kalah penting, para BINUSIAN juga dibekali kemampuan untuk menciptakan karya seni visual yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap industri kreatif, masyarakat, dan juga Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pic by Freepik Setelah lulus dari program studi\u00a0Desain Komunikasi Visual, kamu mungkin tertarik untuk mengembangkan bisnis sendiri. Untuk melakukannya, kamu tentu butuh ide usaha yang menarik sehingga peluang untungnya jadi lebih besar. Nah, berikut adalah tujuh ide bisnis penghasil\u00a0cuan\u00a0yang cocok untuk para lulusan Desain Komunikasi Visual. Program pelatihan grafis\u00a0 Banyak orang tertarik untuk mengembangkan keterampilan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":127,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,6,3],"tags":[],"class_list":["post-126","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-article-binus-medan","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=126"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":128,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126\/revisions\/128"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/127"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=126"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=126"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/medan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=126"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}