Loading
Loading...
Menu BINUS

Tim B2C IS BINUS @Medan Raih Juara 2 Makarapreneur 2026 melalui Inovasi GreenPulse Smart Aquaponic IoT System

Jakarta, 16 Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Information Systems BINUS @Medan. Tim B2C yang beranggotakan Auxylia Luke, Jocelyn Tjong, dan Eric Wijaya berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Makarapreneur 2026, sebuah Business Plan Competition berskala internasional yang diselenggarakan oleh HIPMI UI.

Mengangkat tema kompetisi “Green Growth: Empowering Young Entrepreneurs for Sustainable Value Creation”, Tim B2C memperkenalkan inovasi bertajuk “GreenPulse: Smart Aquaponic IoT System for Urban and Small-Scale Farming”. Inovasi ini dirancang sebagai solusi pertanian perkotaan berbasis teknologi yang mendukung efisiensi sumber daya, kemandirian pangan, dan keberlanjutan lingkungan.

Perjalanan Tim B2C dimulai dari proses validasi masalah melalui survei terhadap 118 responden masyarakat perkotaan. Hasil survei menunjukkan tingginya ketertarikan masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek, terhadap konsep smart aquaponics. Namun, terdapat beberapa tantangan utama dalam penerapannya, seperti keterbatasan ruang, minimnya pengetahuan teknis, kurangnya waktu pemeliharaan, serta kesulitan dalam memantau kondisi lingkungan dan kualitas air secara berkala.

Menjawab tantangan tersebut, Tim B2C merancang GreenPulse, sebuah smart aquaponic kit berkonsep plug-and-play yang ditujukan bagi masyarakat urban. Sistem ini mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan berbagai sensor untuk memantau pH, suhu air, TDS, kelembapan, serta level air secara otomatis. Data pemantauan kemudian divisualisasikan secara real-time melalui GreenPulse App dan Dashboard, sehingga pengguna dapat mengawasi ekosistem aquaponics mereka kapan saja melalui smartphone tanpa memerlukan keahlian teknis khusus.

GreenPulse tidak hanya hadir sebagai inovasi produk, tetapi juga sebagai gagasan yang mendukung keberlanjutan. Solusi ini menargetkan efisiensi penggunaan sumber daya dengan potensi penghematan hingga 90% air dan lahan dibandingkan pertanian konvensional. Pendekatan ini sejalan dengan pilar Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung ketahanan pangan, inovasi berkelanjutan, dan pengelolaan sumber daya secara lebih efisien.

Bagi Tim B2C, kompetisi ini menjadi pengalaman pembelajaran yang sangat berharga. Proses pengembangan ide, validasi pasar, penyusunan business plan, hingga presentasi di hadapan dewan juri menjadi perjalanan yang menguji dedikasi dan kerja sama tim. Pada minggu terakhir menjelang kompetisi, tim terus melakukan revisi, latihan, dan penyempurnaan konsep agar solusi yang ditawarkan dapat tersampaikan secara optimal.

Keberhasilan meraih Juara 2 Makarapreneur 2026 menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa BINUS @Medan mampu menghadirkan ide inovatif yang relevan dengan tantangan masyarakat saat ini. Prestasi ini juga menunjukkan komitmen Program Studi Information Systems dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan.

Tim B2C berada di bawah bimbingan Dr. Adli Abdillah Nababan, S.Kom., M.Kom. sebagai dosen pembimbing. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui teknologi.

Selamat kepada Tim B2C atas prestasi yang membanggakan. Semoga GreenPulse dapat terus dikembangkan menjadi solusi nyata bagi pertanian perkotaan yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan.

1 Comment
Tinggalkan Komentar

Komentar Anda akan ditampilkan setelah melalui proses moderasi.