BINUS @Medan Perkuat Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan melalui Seminar “Warga Negara dan Globalisasi”
Jumat, 13 Maret 2026 telah dilaksanakan seminar bertajuk “Warga Negara dan Globalisasi: Peran Strategis Mahasiswa dalam Menjaga Ketahanan Bangsa”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai dinamika globalisasi serta memperkuat peran strategis mereka sebagai warga negara dalam menjaga ketahanan nasional.
Seminar ini menghadirkan narasumber Dr. Tappil Rambe, S.Pd., M.Si, yang merupakan akademisi yang kompeten di bidang ilmu sosial. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa globalisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, baik ekonomi, politik, sosial, maupun budaya.
“Globalisasi membuat dunia bukan lagi luas, tetapi terhubung. Oleh karena itu, mahasiswa harus mampu mengambil peran sebagai subjek perubahan, bukan hanya sebagai objek,” ujar Dr. Tappil Rambe.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa globalisasi memberikan peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, globalisasi membuka akses informasi yang luas, mendorong inovasi, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi. Namun di sisi lain, globalisasi juga berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan seperti ketimpangan sosial, ancaman terhadap identitas budaya, serta meningkatnya risiko disinformasi dan kejahatan siber.
Dalam konteks kebangsaan, Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara dengan keberagaman suku, budaya, dan sumber daya alam. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, antara lain kemiskinan, rendahnya tingkat literasi, keterbelakangan, serta ketidakadilan sosial.
“Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan bangsa, baik melalui pemikiran kritis, inovasi, maupun aksi nyata di tengah masyarakat,” tambahnya.
Seminar ini juga menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) yang tidak hanya aktif dalam ruang akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi di berbagai sektor, seperti:
- Penguatan literasi digital dan penanggulangan hoaks
- Pelestarian dan promosi budaya lokal
- Pengembangan kewirausahaan berbasis potensi daerah
- Pelaksanaan penelitian yang solutif terhadap permasalahan masyarakat
Selain itu, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21, antara lain kemampuan berpikir kritis, literasi digital, kreativitas, kolaborasi, serta integritas yang tinggi. “Hari ini, perjuangan mahasiswa tidak selalu di jalan, tetapi di ruang digital, ruang riset, dan ruang inovasi,” tegas narasumber.
Mahasiswa didorong untuk memiliki:
- Growth mindset
- Kemampuan berpikir kritis
- Literasi digital dan data
- Kemampuan komunikasi global
- Integritas yang kuat
Sejalan dengan BINUSIAN Values, kegiatan ini merefleksikan semangat Striving for Excellence, Perseverance, Integrity, Respect, dan Innovation yang menjadi fondasi dalam membentuk karakter mahasiswa BINUS. Nilai-nilai ini mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan adaptasi global, serta komitmen kuat dalam menjaga ketahanan bangsa.
Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi lulusan yang tidak hanya siap menghadapi tantangan global, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan growth mindset, memperkuat identitas kebangsaan, serta mengambil peran aktif dalam membangun Indonesia yang tangguh di tengah arus globalisasi.
Comments :