BINUS @Medan Dorong Pemahaman Budaya Jepang Melalui Shodo Workshop

Medan, 29 Mei 2026 — BINUS @Medan terus mendorong pengembangan wawasan global mahasiswa melalui berbagai kegiatan lintas budaya. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Shodo Workshop, sebuah kegiatan yang memperkenalkan seni kaligrafi Jepang sekaligus nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Workshop ini menghadirkan Novira Chandra, S.S., Psi., Founder HABATAKE Japanese Course, sebagai narasumber utama. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat seni shodo, yaitu seni menulis huruf Jepang menggunakan kuas yang telah menjadi bagian penting dari tradisi dan budaya Jepang selama berabad-abad.

Dalam pemaparannya, Novira Chandra menjelaskan bahwa shodo tidak hanya berfokus pada keindahan tulisan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang dapat diterapkan dalam keseharian.

Menurutnya, melalui shodo, peserta tidak hanya belajar teknik kaligrafi Jepang, tetapi juga dilatih untuk membangun fokus, ketelitian, serta kesabaran dalam menjalani setiap proses. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter sekaligus mentalitas yang diperlukan dalam kehidupan akademik maupun profesional.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik dasar shodo sekaligus memahami filosofi yang melatarbelakangi setiap goresan kuas. Pengalaman ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai budaya Jepang serta cara pandang masyarakatnya terhadap disiplin, ketekunan, dan pengembangan diri.

BINUS @Medan Dorong Pemahaman Budaya Jepang Melalui Shodo Workshop

Kegiatan ini turut menjadi bukti peran aktif mahasiswa dalam mengembangkan lingkungan pembelajaran yang berorientasi global. Shodo Workshop digagas oleh Nicholas Wijaya, Ketua BINUS Japanese Culture Club (BJCC) BINUS @Medan, sebagai bagian dari upaya organisasi mahasiswa tersebut dalam memperkenalkan budaya Jepang kepada civitas akademika BINUS @Medan melalui pengalaman belajar yang aplikatif dan interaktif.

Jefri Junifer Pangaribuan, S.Kom., M.TI., selaku Pembina BINUS Japanese Culture Club (BJCC) BINUS @Medan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa terhadap budaya internasional, khususnya Jepang.

Ia menambahkan bahwa pengenalan budaya Jepang tidak berhenti pada kegiatan shodo semata. Berbagai program dan aktivitas lainnya tengah dipersiapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap bahasa dan budaya Jepang.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Yi Ying, yang menilai bahwa pembelajaran budaya internasional merupakan bagian penting dalam membentuk lulusan yang memiliki perspektif global dan kemampuan beradaptasi di lingkungan multikultural.

Inisiatif ini sejalan dengan kehadiran International Corner, fasilitas khusus di BINUS @Medan yang dirancang untuk mendukung pembelajaran bahasa dan budaya dari berbagai negara. Fasilitas ini menjadi ruang kolaboratif bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan internasional melalui berbagai kegiatan edukatif, diskusi budaya, serta program pertukaran pengetahuan lintas negara.

Melalui penyelenggaraan Shodo Workshop, BINUS @Medan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga penguatan kompetensi global. Dengan memperkenalkan berbagai budaya dunia secara langsung, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan komunikasi lintas budaya, memperluas perspektif internasional, serta menjadi individu yang siap berkontribusi dalam masyarakat global yang semakin terhubung.