Pengalaman Company Visit Mahasiswa ke PT Basic International Sumatera

Anggota kelompok:

  1. Chasty Thangdra – 2902728756
  2. Giovanni Goh – 2902689471
  3. Jose Kelvin Steven Andrean Rambe – 2902742413
  4. Timothy Febyant Sinulingga – 2902655653

Latar Belakang

Perkembangan industri manufaktur saat ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, khususnya pada sektor alat kesehatan yang memiliki peran strategis dalam menunjang layanan medis maupun kegiatan industri. Salah satu produk yang memiliki tingkat permintaan tinggi adalah sarung tangan medis, yang berfungsi untuk menjaga higienitas, meningkatkan keamanan, serta mencegah penularan penyakit dalam berbagai aktivitas.

Salah satu perusahaan yang bergerak di sektor tersebut adalah PT Basic International Sumatera, yaitu perusahaan manufaktur yang berfokus pada riset, pengembangan, produksi, serta distribusi produk kesehatan, termasuk sarung tangan medis dan perlengkapan pelindung lainnya. Perusahaan ini berlokasi di Sumatera Utara dan merupakan bagian dari jaringan industri global yang menyalurkan produk medis ke berbagai negara.

Dalam operasionalnya, PT Basic International Sumatera mengadopsi teknologi produksi modern serta menerapkan sistem manajemen mutu yang ketat guna memastikan setiap produk memenuhi standar internasional. Produk yang dihasilkan tidak hanya digunakan oleh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik, tetapi juga dimanfaatkan dalam berbagai sektor industri yang membutuhkan perlindungan tangan yang higienis dan aman.

Melalui kegiatan kunjungan industri ke PT Basic, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung terkait proses produksi sarung tangan lateks, mulai dari pengolahan bahan baku, proses pencelupan, pengujian kualitas, hingga tahap pengemasan dan distribusi. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai penerapan teknologi dan standar kualitas dalam dunia industri.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperluas wawasan tentang dunia kerja, memahami implementasi teori yang diperoleh selama perkuliahan, serta mendapatkan gambaran nyata mengenai proses produksi dalam industri manufaktur alat kesehatan.

Pengalaman Kunjungan

Kunjungan industri dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Maret 2026, di PT Basic International Sumatera yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman mahasiswa melalui observasi langsung terhadap lingkungan kerja dan proses operasional perusahaan.

Kegiatan diawali pada pukul 07.30 WIB dengan titik kumpul di stasiun TVRI, sebelum kemudian seluruh peserta berangkat menuju lokasi perusahaan. Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan baik oleh pihak perusahaan dan diberikan pengarahan terkait agenda kegiatan serta prosedur keselamatan kerja yang harus dipatuhi selama berada di area pabrik.

Setelah sesi pengarahan, peserta dipersilakan menikmati makan siang yang telah disediakan. Selanjutnya, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk mengunjungi Gedung 1 dan Gedung 2. Kelompok kami memperoleh kesempatan untuk mengunjungi Gedung 2, yaitu fasilitas produksi sarung tangan lateks yang terdiri dari tujuh lantai.

Kegiatan diawali dengan sesi pemaparan di ruang pertemuan mengenai sistem produksi, tahapan pembuatan sarung tangan, pembagian kerja, serta aktivitas yang berlangsung di setiap lantai. Setelah itu, peserta diajak untuk mengamati langsung proses produksi di lantai satu, yang mencakup area bahan baku dan proses produksi seperti sterilisasi, pencelupan, dan pemanasan (oven).

Pada area bahan baku, peserta memperoleh penjelasan mengenai jenis bahan kimia yang digunakan, teknologi pencampuran, serta alur pengolahan bahan sebelum digunakan dalam proses produksi. Selain itu, dijelaskan pula mengenai penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), pengelolaan limbah, serta sistem perawatan peralatan guna menjaga keamanan dan kelancaran produksi.

Selanjutnya, peserta mengunjungi bagian pengujian (testing), di mana sarung tangan yang telah diproduksi diperiksa kualitasnya sebelum dikemas. Terdapat tiga jenis pengujian utama, yaitu pemeriksaan visual (process/look test), pengujian kebocoran menggunakan air dan udara, serta pengujian elastisitas, berat, dan ketebalan. Seluruh proses pengujian dilakukan sesuai standar internasional.

Pada tahap ini, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi pengujian kebocoran, sehingga memperoleh pengalaman praktis terkait proses kontrol kualitas. Selain itu, peserta dapat mengajukan pertanyaan secara langsung kepada pihak perusahaan.

Di area pengemasan, sebagian besar proses dilakukan secara otomatis menggunakan mesin yang beroperasi selama 24 jam. Produk yang telah dikemas kemudian disimpan di gudang (warehouse) sebelum didistribusikan ke berbagai negara sesuai permintaan pasar global.

Kunjungan dilanjutkan dengan observasi proses pencelupan awal dan penggunaan oven dalam tahap awal produksi. Setelah itu, peserta mengunjungi Gedung Percetakan untuk mempelajari proses pembuatan kemasan produk, mulai dari pemotongan bahan, pembentukan, pengeleman, hingga proses akhir pengemasan.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta kembali ke titik awal untuk mengikuti sesi penutup yang diisi dengan kegiatan interaktif berupa permainan tebak-tebakan terkait materi yang telah dipelajari. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebelum kembali ke kampus BINUS Medan.

Kesan dan Pesan

Kunjungan industri ke PT Basic memberikan pengalaman yang sangat positif dan berkesan. Peserta dapat mengamati secara langsung bagaimana proses produksi sarung tangan lateks dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan berbasis teknologi modern dengan standar internasional.

Selain itu, terlihat bahwa setiap tahapan produksi memiliki keterkaitan yang erat dan saling mendukung. Perusahaan juga menunjukkan komitmen tinggi terhadap kualitas produk, keselamatan kerja, serta pengelolaan bahan kimia dan limbah secara bertanggung jawab.

Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan pemahaman nyata mengenai penerapan teori dalam dunia industri. Interaksi melalui sesi tanya jawab dan kegiatan interaktif turut meningkatkan keterlibatan peserta selama kunjungan.

Adapun nilai yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah pentingnya kedisiplinan, kerja sama tim, serta konsistensi dalam menjaga standar kualitas dalam proses produksi. Selain itu, peserta juga belajar untuk menghargai setiap peran dalam rantai produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan.

Pengalaman ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya etika komunikasi, seperti bersikap sopan, menghargai waktu, serta mendengarkan dengan baik saat berinteraksi dengan pihak lain.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak PT Basic International Sumatera atas kesempatan, bimbingan, serta pengetahuan yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung. Apresiasi juga diberikan kepada pihak BINUS yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar langsung di dunia industri.

Diharapkan kegiatan kunjungan industri seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang karena memberikan manfaat yang signifikan dalam memperluas wawasan, meningkatkan pengalaman, serta mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.