Medan, 21 November 2025, BINUS @ Medan melalui Character Building Development Center kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter mahasiswa yang unggul dan berwawasan kebangsaan melalui penyelenggaraan seminar akademik bertajuk “Bhinneka Tunggal Ika: Menyatukan Keberagaman di Era Digital.” Kegiatan ini menghadirkan narasumber Assoc. Prof. Faisal Riza, M.A., dan diikuti oleh mahasiswa dengan antusias dan partisipasi aktif.

Seminar ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya BINUS @ Medan dalam menanamkan nilai-nilai kebhinekaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Dalam pemaparannya, Narasumber menegaskan bahwa Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar semboyan nasional, melainkan sebuah paradigma hidup yang harus terus diinternalisasi, khususnya oleh generasi muda di era digital.

“Di era transformasi digital, keberagaman tidak lagi hanya hadir di ruang fisik, tetapi juga di ruang virtual. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kritis dan empati agar teknologi dapat menjadi alat pemersatu, bukan pemecah,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti peran strategis Generasi Z sebagai digital native yang memiliki potensi besar dalam membangun narasi persatuan melalui media sosial. Namun demikian, perkembangan teknologi turut menghadirkan tantangan serius seperti fenomena post-truth, penyebaran hoaks, serta terbentuknya echo chamber yang dapat memperkuat polarisasi sosial.

“Kita hidup di era di mana kebenaran seringkali kalah oleh persepsi. Oleh sebab itu, literasi digital menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas ruang publik kita,” tambahnya.

Diskusi dalam seminar berlangsung interaktif, dengan mahasiswa diajak untuk mengkaji berbagai studi kasus nyata terkait konflik digital di lingkungan kampus, mulai dari penyebaran informasi tidak valid hingga perdebatan intoleran di media sosial. Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran kritis sekaligus kemampuan dalam merespons dinamika sosial secara bijak.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan literasi digital yang kritis, menumbuhkan sikap toleransi dan empati, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan dialog lintas budaya. Lebih jauh, mahasiswa didorong untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan bangsa, khususnya di ruang digital.

Sebagai penutup, narasumber menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan keberagaman Indonesia. “Teknologi adalah alat. Ia bisa memperkuat persatuan, tetapi juga bisa memecah. Di tangan mahasiswa, masa depan itu ditentukan,” tutupnya.

Sejalan dengan BINUSIAN Values dan semangat “Fostering and Empowering”, kegiatan ini mencerminkan komitmen BINUS @ Medan dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat yang majemuk.

Character Building Development Center BINUS @ Medan akan terus menghadirkan program-program strategis yang mengintegrasikan nilai kebangsaan, literasi digital, dan kepemimpinan, guna menciptakan lulusan yang siap berkontribusi dalam membangun Indonesia yang inklusif, harmonis, dan berdaya saing global.