{"id":8417,"date":"2020-12-14T17:00:16","date_gmt":"2020-12-14T10:00:16","guid":{"rendered":"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/?p=8417"},"modified":"2025-10-28T10:53:04","modified_gmt":"2025-10-28T03:53:04","slug":"algoritma-load-balancing-pada-nginx","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/","title":{"rendered":"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-14129\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya-640x360.jpg\" alt=\"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX Fungsi dan Cara Memilihnya\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya-640x360.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya-1200x675.jpg 1200w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya-480x270.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya-768x432.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">NGINX adalah salah satu perangkat lunak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang menyediakan banyak layanan seperti penyedia website, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">reverse proxy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">load balancing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, layanan streaming, dan lainnya. Selain layanan jaringan, NGINX juga mendukung server email dengan protokol IMAP, POP3 dan SMTP. Jika kita bekerja dengan banyak server, maka kita memerlukan layanan yang dapat membagi rata beban ke semua server. Bila kita memiliki n buah server, secara statistik diharapkan beban ke semua n server tersebut adalah sama rata, agar tidak adanya ketimpangan distribusi beban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu fitur penting yang dapat kita gunakan di NGINX adalah fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">load balancing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Untuk melakukan load balancing diperlukan server atau mesin virtual minimal dua\u2014karena dibutuhkan minimal satu server sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">node master<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan satu sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">node slave<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Selain mendistribusikan beban ke beberapa server, NGINX juga mampu melakukan load balancing pada servis HTTP, TCP hingga UDP. NGINX menawarkan beberapa algoritma load balancing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, antara lain: Round Robin, Least-Connected, IP-Hash.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Apa Itu Algoritma Load Balancing?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Algoritma load balancing adalah serangkaian aturan dan metode yang digunakan untuk memutuskan cara mendistribusikan beban kerja secara merata di antara server-server yang tersedia.<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Tujuannya adalah agar kinerja sistem tetap optimal, menghindari kelebihan beban pada satu server, serta memastikan penggunaan sumber daya yang efisien.<\/span><\/p>\n<h2><b>Fungsi Utama Algoritma<\/b><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mendistribusikan permintaan pengguna ke server sesuai aturan sehingga tidak terjadi satu server yang terbebani secara berlebihan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memastikan ketersediaan dan keandalan sistem dengan mengalihkan trafik jika satu server mengalami kendala.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyesuaikan skala server (scalability) dan fleksibilitas sehingga sistem dapat mengakomodasi lonjakan trafik tanpa downtime.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Macam-Macam Algoritma yang Umum Digunakan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut beberapa algoritma yang populer dan sering diimplementasikan dalam load balancing, termasuk di NGINX:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Round Robin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Distribusi beban secara bergiliran ke setiap server dalam urutan tertentu. Jika ada lima node, maka permintaan akan diarahkan ke node1 \u2192 node2 \u2192 \u2026 \u2192 node5 \u2192 kemudian kembali ke node1.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Least-Connected<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Algoritma ini memilih server yang koneksinya atau bebannya saat itu paling rendah. Dengan cara ini, beban pada setiap server diharapkan seimbang dan tidak ada server yang mengalami overload.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. IP-Hash<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berbeda dengan yang sebelumnya, IP-Hash menggunakan alamat IP pengguna untuk melakukan fungsi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hash<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan memilih server berdasarkan hasil hash. Sehingga permintaan dari pengguna yang sama akan diarahkan ke server yang sama, cocok untuk aplikasi yang memerlukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">session persistence<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Metode Tambahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa sumber menyebut algoritma lain seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Least Response Time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Least Bandwidth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Weighted-Round-Robin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yang memperhitungkan waktu respon, kapasitas bandwidth, atau bobot (weight) tiap server.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pemilihan Algoritma yang Tepat untuk Situasi Anda<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Sesuaikan dengan Karakteristik Server<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika semua server memiliki spesifikasi yang sama dan trafik relatif merata, maka Round Robin sudah cukup. Namun jika spesifikasi berbeda atau koneksi aktif sangat berbeda antar server, maka algoritma seperti Least-Connected atau Weighted lebih cocok.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Perhatikan Kebutuhan <\/b><b><i>Session Persistence<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk aplikasi yang mengharuskan pengguna diarahkan ke server yang sama untuk sesi yang konsisten, algoritma IP-Hash atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">sticky session<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> diperlukan.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Skalabilitas dan Integrasi dengan NGINX<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">NGINX mendukung berbagai algoritma dan memungkinkan konfigurasi yang fleksibel. Pilihan algoritma harus mempertimbangkan beban saat ini, pertumbuhan trafik, dan kemampuan monitoring\/analisa performa server.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"http:\/\/v\">Algoritma Dasar: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Penyelesaiannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Ingin Ahli Merancang Arsitektur Server yang Stabil dan Efisien? Yuk, Kuliah di Computer Science BINUS @Malang!<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan memahami bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">algoritma load balancing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah bagian penting dari manajemen beban kerja server dan bahwa NGINX menawarkan fleksibilitas dalam memilih algoritma yang sesuai, Anda semakin siap merancang arsitektur server yang stabil, efisien, dan tangguh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika Anda tertarik mendalami lebih jauh tentang infrastruktur TI, sistem terdistribusi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cloud computing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, serta teknologi server modern, jurusan <a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/program\/computer-science-2\/\">Computer Science di BINUS University @Malang<\/a> adalah pilihan yang tepat. Di sana, Anda akan mempelajari teori dan praktik implementasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">load balancing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, desain sistem skala besar, serta penerapan teknologi terkini di dunia industri.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NGINX adalah salah satu perangkat lunak open source yang menyediakan banyak layanan seperti penyedia website, reverse proxy, load balancing, layanan streaming, dan lainnya. Selain layanan jaringan, NGINX juga mendukung server email dengan protokol IMAP, POP3 dan SMTP. Jika kita bekerja dengan banyak server, maka kita memerlukan layanan yang dapat membagi rata beban ke semua server. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":14129,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[128],"tags":[],"class_list":["post-8417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-computer-science"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Algoritma load balancing adalah sekumpulan aturan untuk mendistribusikan beban kerja secara merata di antara server-server. Pelajari macam-macam algoritma seperti Round Robin, Least-Connected, IP-Hash dan penerapannya di NGINX.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Algoritma load balancing adalah sekumpulan aturan untuk mendistribusikan beban kerja secara merata di antara server-server. Pelajari macam-macam algoritma seperti Round Robin, Least-Connected, IP-Hash dan penerapannya di NGINX.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-14T10:00:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-28T03:53:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"informatics\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"informatics\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/\"},\"author\":{\"name\":\"informatics\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/82104d3e6f72d20991a92c10c2e7b183\"},\"headline\":\"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya\",\"datePublished\":\"2020-12-14T10:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-28T03:53:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/\"},\"wordCount\":607,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg\",\"articleSection\":[\"Computer Science\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/\",\"name\":\"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg\",\"datePublished\":\"2020-12-14T10:00:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-28T03:53:04+00:00\",\"description\":\"Algoritma load balancing adalah sekumpulan aturan untuk mendistribusikan beban kerja secara merata di antara server-server. Pelajari macam-macam algoritma seperti Round Robin, Least-Connected, IP-Hash dan penerapannya di NGINX.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX Fungsi dan Cara Memilihnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\",\"description\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/82104d3e6f72d20991a92c10c2e7b183\",\"name\":\"informatics\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42be0c661cdbdcdd941bf5610126b17508883f5bb40e38bd6242084edb497351?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42be0c661cdbdcdd941bf5610126b17508883f5bb40e38bd6242084edb497351?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"informatics\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/author\/informatics\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","description":"Algoritma load balancing adalah sekumpulan aturan untuk mendistribusikan beban kerja secara merata di antara server-server. Pelajari macam-macam algoritma seperti Round Robin, Least-Connected, IP-Hash dan penerapannya di NGINX.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","og_description":"Algoritma load balancing adalah sekumpulan aturan untuk mendistribusikan beban kerja secara merata di antara server-server. Pelajari macam-macam algoritma seperti Round Robin, Least-Connected, IP-Hash dan penerapannya di NGINX.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","article_published_time":"2020-12-14T10:00:16+00:00","article_modified_time":"2025-10-28T03:53:04+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"informatics","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"informatics","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/"},"author":{"name":"informatics","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/82104d3e6f72d20991a92c10c2e7b183"},"headline":"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya","datePublished":"2020-12-14T10:00:16+00:00","dateModified":"2025-10-28T03:53:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/"},"wordCount":607,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg","articleSection":["Computer Science"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/","name":"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg","datePublished":"2020-12-14T10:00:16+00:00","dateModified":"2025-10-28T03:53:04+00:00","description":"Algoritma load balancing adalah sekumpulan aturan untuk mendistribusikan beban kerja secara merata di antara server-server. Pelajari macam-macam algoritma seperti Round Robin, Least-Connected, IP-Hash dan penerapannya di NGINX.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Apa-Itu-Algoritma-Load-Balancing-pada-NGINX-Fungsi-dan-Cara-Memilihnya.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX Fungsi dan Cara Memilihnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/12\/algoritma-load-balancing-pada-nginx\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Algoritma Load Balancing pada NGINX? Fungsi dan Cara Memilihnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/","name":"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","description":"BINUS UNIVERSITY","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/82104d3e6f72d20991a92c10c2e7b183","name":"informatics","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42be0c661cdbdcdd941bf5610126b17508883f5bb40e38bd6242084edb497351?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42be0c661cdbdcdd941bf5610126b17508883f5bb40e38bd6242084edb497351?s=96&d=mm&r=g","caption":"informatics"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/author\/informatics\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8417"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8417\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14131,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8417\/revisions\/14131"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}