{"id":7591,"date":"2020-07-25T12:27:19","date_gmt":"2020-07-25T05:27:19","guid":{"rendered":"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/?p=7591"},"modified":"2020-07-25T12:27:19","modified_gmt":"2020-07-25T05:27:19","slug":"campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/","title":{"rendered":"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa"},"content":{"rendered":"<p>Sejak dini dari bangku sekolah dasar kita pasti mengenal ungkapan, \u201cberbahasa Indonesia yang baik dan benar\u201d. Berbahasa yang baik dan benar bukanlah keharusan untuk menggunakan bahasa resmi setiap waktu, tetapi menerapkan penggunaan bahasa sesuai kaidahnya. Anjuran untuk berbahasa yang baik dan benar adalah untuk menjaga dan melestarikan suatu bahasa karena bahasa merupakan identitas suatu bangsa. Bangsa Indonesia memiliki bahasa yang dijunjung tinggi yaitu bahasa persatuan, bahasa Indonesia, sebagaimana tertera dalam salah satu butir sumpah pemuda. Namun, pernyataan tersebut apakah benar berlaku di seluruh lapisan masyarakat Indonesia?<\/p>\n<p>Fenomena penggunaan bahasa dilihat dari sudut pandang kajian sosiolingustik, khususnya mengenai campur kode masih menarik untuk dibahas. Campur kode dapat terjadi di semua kalangan dan latar belakang penuturnya. Indonesia memiliki bahasa yang sangat beragam terjadinya campur kode dengan bahasa daerah atau latar belakang etnis tertentu sangat memungkinkan. Bukan hanya campur kode dalam lingkup itu saja, campur kode dengan bahasa asing juga pasti terjadi karena kita tidak hidup dalam satu negara saja, melainkan berdampingan dengan negara lain dengan bahasanya di dunia ini. Campur kode merupakan hal yang wajar terjadi, tetapi dalam menggunakan bahasa yang baik dan benar tentu ada batasannya.<\/p>\n<p>Campur kode dapat terjadi baik lisan maupun tulis. Campur kode secara lisan dapat kita jumpai di kehidupan sehari-hari baik dalam percakapan, pidato, atau ceramah.\u00a0 Campur kode dalam tulisan dapat dijumpai dalam karya tulis berupa novel, surat kabar, majalah, atau bahkan karya ilmiah. Berikut ini disajikan wujud campur kode tersebut.<\/p>\n<ul>\n<li>\u201cKita bisa mendapatkan <strong><em>insight<\/em><\/strong> yang berharga dari <strong><em>experience<\/em> <\/strong>itu\u201d.<\/li>\n<li>\u201cSeorang pengajar harus bisa <strong>men<em>deliver<\/em> <\/strong>isi pelajaran dengan menarik kepada para siswa\u201d.<\/li>\n<li>\u201cKalau mau sehat, kamu harus mengurangi makan gula <strong><em>which is<\/em><\/strong> gula itu mengandung banyak glukosa(Kumala, 2018).<\/li>\n<li>Presiden Joko Widodo sepertinya mulai tak nyaman dengan isu <strong><em>reshuffle<\/em> <\/strong>kabinet (Tahoni, 2016).<\/li>\n<li><strong>Dalam upaya menangani wabah virus Corona yang semakin meluas, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk menerapkan\u00a0<\/strong><em><strong>social distancing<\/strong><\/em><strong>atau pembatasan sosial\u00a0(alodokter.com, 2020).<\/strong><\/li>\n<li><strong>Black Pink<\/strong><strong> masuk daftar <\/strong><strong>\u2018Time 100 Next\u2019<\/strong><strong> di majalah <\/strong><strong>Time<\/strong><strong> (Adrian &amp; Dinda, 2020).<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Sudah tepatkah penggunaan bahasa Inggris dan berdasarkan kaidah bahasa Indonesia pada tuturan-tuturan tersebut, mari kita bahas. Tuturan (1) menunjukkan wujud campur kode pada tataran kata dasar. Kata <strong><em>insight<\/em><\/strong> merupakan kata benda dan dalam bahasa Indonesia sebenarnya ada padanannya yaitu <strong>pemahaman<\/strong> atau <strong>wawasan<\/strong>, sementara kata <strong><em>experience<\/em> <\/strong>pun juga yaitu <strong>pengalaman<\/strong>. Tuturan (2) menunjukkan wujud campur kode dalam kata berimbuhan, <strong>meN + <em>deliver<\/em><\/strong>. Hal ini menjadi sebuah kejanggalan ketika terjadi penggunaan bahasa Inggris dengan kaidah imbuhan bahasa Indonesia. Sebenarnya dalam bahasa Indonesia ada padanan kata yang lebih tepat, misalnya kata <strong>menyampaikan<\/strong>. Tuturan (3) fungsi kata <strong>which is <\/strong>dalam bahasa Inggris adalah kata pengganti (<em>relative pronoun<\/em>) yang digunakan untuk mengacu subjek hewan atau benda, sebagai subjek, sebagai penjelas dipakai Bersama preposisi, dipakai untuk mengacu keseluruhan kalimat. Jadi, fungsi <strong><em>which<\/em><\/strong> dalam bahasa Inggris punya porsi masing-masing. Lagi pula kalua menggunakan <em>which is<\/em> sebagai pengganti yang mana dan di mana sebenarnya dalam bahasa Indonesia juga dinilai tidak tepat karena bentuk itu merupakan kaidah bahasa Inggris. Dari ketiga wujud tersebut dapat diberikan saran penggunaan bahasa yang lebih baik dan benar sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li>\u201cKita bisa mendapatkan <strong>wawasan <\/strong>yang berharga dari <strong>pengalaman <\/strong>itu\u201d.<\/li>\n<li>\u201cSeorang pengajar harus bisa <strong>menyampaikan <\/strong>isi pelajaran dengan menarik kepada para siswa\u201d.<\/li>\n<li>\u201cKalau mau sehat, kamu harus mengurangi makan gula <strong>karena <\/strong>gula itu mengandung banyak glukosa (Kumala, 2018).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selanjutnya wujud kalimat (4) terdapat kata <strong><em>reshuffle<\/em> <\/strong>yang merupakan istilah politik. Namun, sebenarnya ada juga padanan yang sesuai misalnya kata perombakan. Kalimat (5) dengan kata <strong><em>social distancing<\/em> <\/strong>yang artinya pembatasan sosial. Sebenarnya, sudah ada arti yang lebih mudah dipahami seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang tidak semua mengerti bahasa Inggris. Kalimat (6) terdapat kata <strong><em>Black Pink, Time 100 Next,<\/em><\/strong> dan <strong><em>Time<\/em>, <\/strong>yang merupakan sebuah nama dan judul yang tidak mungkin untuk diterjemahkan atau dicarikan padanan dalam bahasa Indonesia.<\/p>\n<p>Terjadinya campur kode dilatarbelakangi beberapa faktor di antaranya faktor penggunaan nama, istilah khusus, atau istilah umum yang lebih tepat. Faktor-faktor tersebut tergolong keterbatasan dalam penggunaan bahasa. Namun, ada juga faktor lain seperti factor registral, situasi, dan gengsi yang menjadi kebiasaan pengguna bahasa. Jika campur kode dilakukan tanpa dasar kaidah bahasa yang tepat, akan berakibat negatif. Misalnya, kosakata dalam bahasa Indonesia yang sudah mapan dapat terancam punah karena para penutur dan generasi penerusnya tidak mengetahui kosakata yang sudah ada itu. Oleh sebab itu, sebagai bangsa yang memiliki bahasa persatuan sudah seharusnya menjaga dan menanamkan rasa bangga dan memiliki terhadap bahasa Indonesia. Mari kita semua menerapkan makna dari jargon \u201cutamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing\u201d. Pesan terakhir dari jargon tersebut \u201ckuasai bahasa asing!\u201d bukannya \u201cdikuasai bahasa asing\u201d.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Daftar Pustaka<\/strong><\/p>\n<p>Adrian, M., &amp; Dinda, A. (2020, Juni 26). <em>Makin Mendunia, BLACKPINK Tak Ingin Berfokus Pada Rekor<\/em>, https:\/\/20.detik.com\/e-flash\/20200626-200626076\/makin-mendunia-blackpink-tak-ingin-berfokus-pada-rekor. Retrieved from 20.detik.com.<\/p>\n<p>alodokter.com. (2020, Mei 27). <em>Pentingnya Menerapkan Social Distancing Demi Mencegah COVID-19<\/em>. Retrieved from alodokter.com: https:\/\/www.alodokter.com\/pentingnya-menerapkan-social-distancing-demi-mencegah-covid-19<\/p>\n<p>Kumala, A. (2018, Maret 15). <em>Tentang Penggunaan Kata \u201cWhich is\u201d yang Kian Merajalela: Sudah Tepatkah?<\/em> Retrieved Juli 1, 2020, from mojok.co: https:\/\/mojok.co\/apk\/komen\/versus\/tentang-penggunaan-kata-which-is\/<\/p>\n<p>Tahoni, Y. R. (2016). <em>Campur Kode Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia pada Surat Kabar Timor Express Edisi Januari 2016.<\/em> Yogyakarta: Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejak dini dari bangku sekolah dasar kita pasti mengenal ungkapan, \u201cberbahasa Indonesia yang baik dan benar\u201d. Berbahasa yang baik dan benar bukanlah keharusan untuk menggunakan bahasa resmi setiap waktu, tetapi menerapkan penggunaan bahasa sesuai kaidahnya. Anjuran untuk berbahasa yang baik dan benar adalah untuk menjaga dan melestarikan suatu bahasa karena bahasa merupakan identitas suatu bangsa. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":7592,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[267],"tags":[],"class_list":["post-7591","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-language-center"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"BINUS University Malang Merupakan Universitas Terbaik di Malang dengan Program Computer Science, Entrepreneurship Bussiness Creation, Computer Science, Interior Design, Communication, Public Relations, Visual Communication Design.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BINUS University Malang Merupakan Universitas Terbaik di Malang dengan Program Computer Science, Entrepreneurship Bussiness Creation, Computer Science, Interior Design, Communication, Public Relations, Visual Communication Design.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-25T05:27:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"languagecenter\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"languagecenter\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/\"},\"author\":{\"name\":\"languagecenter\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/5c74131b1f44c38857b3105ed1c9555b\"},\"headline\":\"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa\",\"datePublished\":\"2020-07-25T05:27:19+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-25T05:27:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/\"},\"wordCount\":829,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png\",\"articleSection\":[\"Language Center\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/\",\"name\":\"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png\",\"datePublished\":\"2020-07-25T05:27:19+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-25T05:27:19+00:00\",\"description\":\"BINUS University Malang Merupakan Universitas Terbaik di Malang dengan Program Computer Science, Entrepreneurship Bussiness Creation, Computer Science, Interior Design, Communication, Public Relations, Visual Communication Design.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\",\"description\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/5c74131b1f44c38857b3105ed1c9555b\",\"name\":\"languagecenter\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aa00adf4b55278a86304d4ad25bf6258db52fe4728af9a1e37b516ae79b0c682?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aa00adf4b55278a86304d4ad25bf6258db52fe4728af9a1e37b516ae79b0c682?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"languagecenter\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/author\/languagecenter\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","description":"BINUS University Malang Merupakan Universitas Terbaik di Malang dengan Program Computer Science, Entrepreneurship Bussiness Creation, Computer Science, Interior Design, Communication, Public Relations, Visual Communication Design.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","og_description":"BINUS University Malang Merupakan Universitas Terbaik di Malang dengan Program Computer Science, Entrepreneurship Bussiness Creation, Computer Science, Interior Design, Communication, Public Relations, Visual Communication Design.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","article_published_time":"2020-07-25T05:27:19+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png","type":"image\/png"}],"author":"languagecenter","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"languagecenter","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/"},"author":{"name":"languagecenter","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/5c74131b1f44c38857b3105ed1c9555b"},"headline":"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa","datePublished":"2020-07-25T05:27:19+00:00","dateModified":"2020-07-25T05:27:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/"},"wordCount":829,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png","articleSection":["Language Center"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/","name":"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png","datePublished":"2020-07-25T05:27:19+00:00","dateModified":"2020-07-25T05:27:19+00:00","description":"BINUS University Malang Merupakan Universitas Terbaik di Malang dengan Program Computer Science, Entrepreneurship Bussiness Creation, Computer Science, Interior Design, Communication, Public Relations, Visual Communication Design.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/195471-ManyBenefitsBilingual_Facebook.png","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2020\/07\/campur-kode-wujud-keterbatasan-atau-gengsi-gengsian-dalam-berbahasa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Campur Kode: Wujud Keterbatasan atau Gengsi-Gengsian dalam Berbahasa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/","name":"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","description":"BINUS UNIVERSITY","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/5c74131b1f44c38857b3105ed1c9555b","name":"languagecenter","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aa00adf4b55278a86304d4ad25bf6258db52fe4728af9a1e37b516ae79b0c682?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aa00adf4b55278a86304d4ad25bf6258db52fe4728af9a1e37b516ae79b0c682?s=96&d=mm&r=g","caption":"languagecenter"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/author\/languagecenter\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7591","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7591"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7591\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7593,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7591\/revisions\/7593"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}