{"id":13320,"date":"2025-03-11T15:48:42","date_gmt":"2025-03-11T08:48:42","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/?p=13320"},"modified":"2025-03-11T15:48:42","modified_gmt":"2025-03-11T08:48:42","slug":"dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/","title":{"rendered":"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak"},"content":{"rendered":"<h6 style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-13321\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet-640x360.jpg\" alt=\"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet-640x360.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet-1200x675.jpg 1200w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet-480x270.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet-768x432.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><em>Pic by Freepik<\/em><\/h6>\n<p>Di era digital, <em>gadget <\/em>seperti handphone atau smartphone menjadi salah satu kebutuhan primer. Tak hanya dewasa, bahkan anak-anak juga tidak bisa dipisahkan darinya. Memang saat ini ada banyak konten khusus anak-anak yang mendidik. Namun terlalu sering bermain <em>gadget <\/em>nyatanya membawa banyak dampak negatif bagi anak-anak. Bagi Anda yang ingin tahu apa saja dampak negatif <em>gadget <\/em>pada anak, mari simak uraian berikut. .<\/p>\n<h2><strong>Dampak Negatif Penggunaan <em>Gadget <\/em>Bagi Perkembangan Anak Usia Dini<\/strong><\/h2>\n<p>Gadget memang memiliki banyak manfaat, namun dibaliknya ada banyak dampak negatif <em>gadget <\/em>pada anak. Di bawah ini adalah beberapa dampak negatif gadget pada perkembangan anak usia dini:<\/p>\n<h3><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Gangguan Tidur<\/strong><\/h3>\n<p>Penggunaan gadget berlebihan tanpa pengawasan bisa menyebabkan gangguan tidur pada anak. Khususnya mereka yang menggunakan gadget sebelum tidur. Sinar biru yang terpancar dari gadget mampu mempengaruhi produksi melatonin yang mengganggu siklus tidur anak. Jika seorang anak yang memiliki kualitas tidur yang buruk, maka ini akan berdampak pada prestasinya yang semakin menurun.<\/p>\n<h3><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Sifat Agresif<\/strong><\/h3>\n<p>Menggunakan <em>gadget <\/em>secara berlebihan akan memicu tumbuhnya sikap agresif. Hal ini terjadi ketika seseorang mulai kecanduan. Ya, kecanduan terhadap <em>gadget <\/em>akan memicu rasa gelisah, tak nyaman dan marah ketika lama tidak berinteraksi dengan <em>gadget <\/em>miliknya. Selain itu asupan konten yang tidak relevan dengan usianya juga bisa berdampak negatif bagi perkembangan otaknya.<\/p>\n<h3><strong>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Mengganggu Pertumbuhan Otak Anak<\/strong><\/h3>\n<p>Pertumbuhan otak anak meningkat dengan sangat pesat di usia dini dan berhenti pada usia 21 tahun. Namun pesatnya pertumbuhan otak anak juga dipengaruhi dari stimulasi yang didapatkannya. Seperti ketika sang anak berlebihan menggunakan <em>gadget <\/em>maka dampaknya pertumbuhan otak anak akan terganggu. Anak bisa jadi lebih mudah tantrum, mengalami keterlambatan kognitif atau menurunkan kemampuan mereka untuk hidup mandiri.<\/p>\n<h3><strong>4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Sifat Ketergantungan Pada Gadget<\/strong><\/h3>\n<p>Hal yang sangat ditakuti adalah ketika sang anak mulai ketergantungan pada <em>gadget <\/em>miliknya. Penggunaan <em>gadget <\/em>tanpa batas membuat anak enggan berinteraksi langsung dengan orang sekitarnya. Selain itu ketergantungan juga menyebabkan gangguan motorik dan membuat mereka jadi lebih mudah marah atau tantrum.<\/p>\n<h3><strong>5.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Potensi Gangguan Mental Pada Anak<\/strong><\/h3>\n<p>Seorang anak yang menggunakan <em>gadget <\/em>secara berlebihan akan meningkatkan gangguan kecemasan, psikosis, risiko depresi, peningkatan rasa kurang perhatian dan berbagai masalah kesehatan mental lainnya. Apalagi ketika sang anak mengalami perilaku <em>cyberbullying<\/em>.<\/p>\n<h3><strong>6.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Membuat Anak Menjadi Malas<\/strong><\/h3>\n<p>Ketika seorang anak menggunakan <em>gadget <\/em>semaunya sendiri maka bersiaplah karena hal tersebut bisa menyebabkan seseorang menjadi malas. Interaksi yang terlalu sering hingga menyebabkan ketergantungan membuat seseorang enggan melakukan aktivitas lain selain interaksi dengan <em>gadget. <\/em>Inilah yang membuat anak jadi semakin malas.<\/p>\n<h3><strong>7.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Menghambat Kemampuan Bahasa Anak<\/strong><\/h3>\n<p>Penggunaan <em>gadget <\/em>berlebihan pada anak usia dini berpotensi meningkatkan risiko terlambat bicara. Anak yang terpapar <em>gadget <\/em>secara berlebihan akan kesulitan melakukan komunikasi dua arah. Ini terjadi karena gadget mengurangi aktivitas sosial anak sehingga stimulasi kemampuan berkomunikasi dan berbahasanya sulit berkembang. Selain itu lambat bicara juga bisa terjadi jika perbendaharaan katanya kurang.<\/p>\n<h3><strong>8.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Menumbuhkan Kepribadian Pasif<\/strong><\/h3>\n<p>Seorang anak yang sering bermain <em>gadget <\/em>cenderung lebih suka sendiri daripada berinteraksi dengan teman atau keluarganya. Hal ini akan menghambat kemampuan bersosialisasi anak. Jika diabaikan, dampaknya akan sangat terasa ketika mereka dewasa. Mereka akan jadi pribadi yang irasional, kurang bersimpati, memiliki rasa sosial yang kurang serta mencari mudahnya saja.<\/p>\n<h3><strong>9.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Kesulitan Memahami Pelajaran<\/strong><\/h3>\n<p>Ketergantungan pada <em>gadget <\/em>mempengaruhi perkembangan kemampuan kognitif anak. Anak akan kesulitan mengolah informasi sehingga pencapaian akademisnya pun turun. Hal ini terjadi karena paparan <em>gadget <\/em>mampu mengurangi kemampuan berkonsentrasi serta menurunkan minat seseorang untuk belajar.<\/p>\n<h3><strong>10.\u00a0 <\/strong><strong>Postur Tubuh Buruk<\/strong><\/h3>\n<p>Seseorang yang berinteraksi dengan <em>gadget <\/em>akan terbiasa duduk dengan posisi kepala tertunduk dan punggung yang membungkuk. Jika hal ini dilakukan terus-menerus, tentu akan mempengaruhi postur tubuhnya ketika dewasa. Selain itu kebiasaan ini juga bisa menyebabkan gangguan pada otot dan punggung.<\/p>\n<h3><strong>11.\u00a0 <\/strong><strong>Mata Cepat Lelah<\/strong><\/h3>\n<p>Penggunaan <em>gadget <\/em>berlebih menyebabkan mata cepat kering. Apalagi jika kontras layar yang terlalu terang atau terlalu gelap. Jika hal ini terjadi dalam waktu yang lama, bukan tak mungkin kualitas penglihatan sang anak akan semakin berkurang.<\/p>\n<p><em><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/perbedaan-psikolog-dan-psikiater\/\"><strong>5 Perbedaan Psikolog dan Psikiater<\/strong><\/a><\/em><\/p>\n<h2><strong>Cara Membatasi Waktu Anak Bermain Handphone (<em>Screen Time<\/em>)<\/strong><\/h2>\n<p>Agar dampak negatif <em>gadget <\/em>pada anak diatas tidak sampai ke anak Anda, sebaiknya Anda sebagai orang tua mulai dari sekarang berikanlah batasan yang jelas pada anak-anak Anda terkait waktu penggunaan <em>gadget<\/em>. Mengenalkan akses <em>gadget <\/em>memang diperbolehkan, namun bukan berarti membiarkannya sembarangan mengakses <em>gadget. <\/em>Lebih jelasnya terkait waktu yang direkomendasikan, berikut panduan mengenai <em>screen time <\/em>dari WHO: <em>\u00a0<\/em><\/p>\n<ol>\n<li>Anak usia dibawah 2 tahun tidak boleh diberikan <em>gadget <\/em>sama sekali<\/li>\n<li>Anak usia 2 tahun boleh menggunakan <em>gadget <\/em>maksimal 1 jam perhari.<\/li>\n<li>Anak usia 3 sampai 5 tahun diperbolehkan menggunakan <em>gadget <\/em>maksimal 1 jam sehari.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Namun bagaimana jika sang anak sudah mulai ketergantungan terhadap <em>gadget? <\/em>Bagaimana cara mengalihkan perhatian mereka?<\/p>\n<ol>\n<li>Orangtua wajib memantau penggunaan <em>gadget <\/em>sang anak dan memastikan konten yang diakses adalah konten yang berkualitas<\/li>\n<li>Ajarkan anak untuk aktif berinteraksi dengan teman sebayanya.<\/li>\n<li>Cobalah memperbanyak <em>quality time<\/em> bersama keluarga tanpa melibatkan <em>gadget<\/em>. Beberapa rekomendasi kegiatan diantaranya adalah bercerita, berjalan-jalan, membaca buku, dan bermain di taman.<\/li>\n<li>Pastikan anak cukup tidur.<\/li>\n<li>Hindari menggunakan <em>gadget <\/em>satu jam sebelum tidur.<\/li>\n<li>Orangtua harus mulai mengurangi waktunya saat berinteraksi dengan <em>gadget. <\/em><\/li>\n<li>Hindari menggunakan <em>gadget <\/em>sebagai cara mengalihkan perhatian atau sebagai bentuk hadiah.<\/li>\n<li>Perbanyak aktivitas fisik di luar ruangan minimal tiga jam sehari sebagai pencegahan rabun jauh.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Menjauhkan <em>gadget <\/em>pada anak yang sudah mengalami ketergantungan bukanlah hal yang mudah. Pada kasus yang parah, ketergantungan <em>gadget <\/em>akan memicu sikap agresif yang membahayakan orang sekitar atau bahkan dirinya sendiri. Jika hal ini terjadi, Anda sebagai orang tua harus berkonsultasi dengan ahli agar sang anak bisa lekas terbebas dari kecanduan. Jika mulai terjadi gejala kecanduan segera bawa ke psikolog, jangan langsung ke psikiater. Jika dampak negatif gadget pada anak belum terjadi, sebaiknya lekas alihkan perhatian mereka dari <em>gadget <\/em>menggunakan beberapa cara di atas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pic by Freepik Di era digital, gadget seperti handphone atau smartphone menjadi salah satu kebutuhan primer. Tak hanya dewasa, bahkan anak-anak juga tidak bisa dipisahkan darinya. Memang saat ini ada banyak konten khusus anak-anak yang mendidik. Namun terlalu sering bermain gadget nyatanya membawa banyak dampak negatif bagi anak-anak. Bagi Anda yang ingin tahu apa saja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13321,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[938,937],"class_list":["post-13320","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-penggunaan-gadget","tag-psikologi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa saja dampak negatif penggunaan gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini? Simak ulasannya dalam artikel berikut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa saja dampak negatif penggunaan gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini? Simak ulasannya dalam artikel berikut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-11T08:48:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cmcbinus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cmcbinus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/\"},\"author\":{\"name\":\"cmcbinus\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/f834cb2f62570540e942bf02e185f2a8\"},\"headline\":\"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak\",\"datePublished\":\"2025-03-11T08:48:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T08:48:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/\"},\"wordCount\":912,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg\",\"keywords\":[\"Penggunaan Gadget\",\"Psikologi\"],\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/\",\"name\":\"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-11T08:48:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T08:48:42+00:00\",\"description\":\"Apa saja dampak negatif penggunaan gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini? Simak ulasannya dalam artikel berikut.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang\",\"description\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/f834cb2f62570540e942bf02e185f2a8\",\"name\":\"cmcbinus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cmcbinus\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/author\/cmcbinus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","description":"Apa saja dampak negatif penggunaan gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini? Simak ulasannya dalam artikel berikut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","og_description":"Apa saja dampak negatif penggunaan gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini? Simak ulasannya dalam artikel berikut.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","article_published_time":"2025-03-11T08:48:42+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"cmcbinus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cmcbinus","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/"},"author":{"name":"cmcbinus","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/f834cb2f62570540e942bf02e185f2a8"},"headline":"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak","datePublished":"2025-03-11T08:48:42+00:00","dateModified":"2025-03-11T08:48:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/"},"wordCount":912,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg","keywords":["Penggunaan Gadget","Psikologi"],"articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/","name":"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg","datePublished":"2025-03-11T08:48:42+00:00","dateModified":"2025-03-11T08:48:42+00:00","description":"Apa saja dampak negatif penggunaan gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini? Simak ulasannya dalam artikel berikut.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/top-view-two-kids-with-laptop-tablet.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/2025\/03\/dampak-negatif-penggunaan-gadget-bagi-perkembangan-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"11 Dampak Negatif Penggunaan Gadget bagi Perkembangan Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/","name":"BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang","description":"BINUS UNIVERSITY","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/f834cb2f62570540e942bf02e185f2a8","name":"cmcbinus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","caption":"cmcbinus"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/author\/cmcbinus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13320"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13322,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13320\/revisions\/13322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13321"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}