{"id":491,"date":"2022-09-18T15:57:42","date_gmt":"2022-09-18T08:57:42","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/?p=491"},"modified":"2022-09-18T15:57:42","modified_gmt":"2022-09-18T08:57:42","slug":"cara-membuat-objectives-ii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/2022\/09\/18\/cara-membuat-objectives-ii\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Objectives II"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Kemudian bagaimana caranya membuat <em>objectives<\/em> yang baik? Terdapat 6 poin yang bisa kita terapkan sebagai berikut:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li>Pertama, menggunakan kata \u2018<strong>to<\/strong>\u2019 atau untuk. Ini untuk menandakan bahwa ada janji (<em>promises<\/em>) yang diberikan dalam <em>objectives<\/em>.<\/li>\n<li>Kedua, menggunakan \u2018<strong>active verb<\/strong>\u2019 atau kata kerja aktif. Contohnya seperti mendapatkan, meningkatkan, memperbaiki, dsb. Ini untuk menunjukkan bahwa ada hasil spesifik yang akan dicapai.<\/li>\n<li>Ketiga, mengandung \u2018<strong>measurable outcome<\/strong>\u2019 atau hasil yang bisa diukur. Hasil ini harus memiliki kriteria atau teknik pengukuran tertentu, contohnya seperti jumlah pengunjung <em>event<\/em> atau jumlah penonton iklan di <em>social media<\/em>.<\/li>\n<li>Keempat, menyasar pada <strong>\u2018target public\u2019<\/strong> yang relevan dan spesifik. Contoh, misalnya seperti laki-laki atau perempuan, mahasiswa atau karyawan, status sosial ekonomi menengah ke atas atau menengah ke bawah, dan lain sebagainya.<\/li>\n<li>Kelima, memiliki <strong>\u2018amount of change\u2019<\/strong>, atau jumlah dari perubahan yang diharapkan. Jika sebelumnya sudah disebutkan bahwa hasil <em>objectives<\/em> ini diukur dari jumlah tertentu seperti jumlah pengunjung <em>event<\/em> atau jumlah penonton iklan, selanjutnya tugas kita untuk menentukan berapa tingkat perubahan yang diharapkan dari jumlah tersebut. Contoh, seperti 5000 pengunjung event atau 50.000 jumlah penonton iklan. Pertanyaan yang seringkali muncul kemudian, berapakah angka yang ideal dalam <em>objectives<\/em> ini? Jawabannya adalah angka ini harus menunjukkan perubahan yang signifikan, tetapi tetap <em>realistis<\/em>. Jika kita menetapkan angka terlalu rendah, ia tidak akan menunjukkan perubahan apa-apa. Tetapi jika angkanya terlalu tinggi, maka tidak akan bisa kita capai dan berujung pada kegagalan <em>campaign<\/em>.<\/li>\n<li>Keenam, memiliki <strong>\u2018deadline\u2019<\/strong> atau tenggat waktu. Contoh, misalnya <em>campaign<\/em> ini <em>objectives<\/em>-nya dapat tercapai dalam waktu 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, dan seterusnya.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">Penulis: Adhi Murti Citra Amalia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemudian bagaimana caranya membuat objectives yang baik? Terdapat 6 poin yang bisa kita terapkan sebagai berikut: Pertama, menggunakan kata \u2018to\u2019 atau untuk. Ini untuk menandakan bahwa ada janji (promises) yang diberikan dalam objectives. Kedua, menggunakan \u2018active verb\u2019 atau kata kerja aktif. Contohnya seperti mendapatkan, meningkatkan, memperbaiki, dsb. Ini untuk menunjukkan bahwa ada hasil spesifik yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":492,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=491"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":493,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/491\/revisions\/493"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/media\/492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/public-relations\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}