{"id":860,"date":"2026-08-24T16:20:17","date_gmt":"2026-08-24T09:20:17","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/?p=860"},"modified":"2026-08-24T16:20:17","modified_gmt":"2026-08-24T09:20:17","slug":"inovasi-tidak-selalu-berarti-menciptakan-sesuatu-dari-nol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/2026\/08\/24\/inovasi-tidak-selalu-berarti-menciptakan-sesuatu-dari-nol\/","title":{"rendered":"Inovasi Tidak Selalu Berarti Menciptakan Sesuatu dari Nol"},"content":{"rendered":"<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify\" data-start=\"3363\" data-end=\"3908\">Ketika berbicara tentang inovasi, founder sering langsung membayangkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Padahal, Hevner dan Gregor (2022) menunjukkan bahwa digital innovation dapat muncul melalui beberapa jalur berbeda. Melalui <em data-start=\"3600\" data-end=\"3629\">Knowledge Innovation Matrix<\/em>, mereka membedakan empat strategi entrepreneurial innovation: <strong data-start=\"3692\" data-end=\"3748\">invention, exaptation, advancement, dan exploitation<\/strong>. Bagi startup, kerangka ini penting karena tidak semua bisnis harus mengejar inovasi yang benar-benar <em data-start=\"3889\" data-end=\"3907\">new-to-the-world<\/em>.<\/p>\n<p data-start=\"3363\" data-end=\"3908\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-861\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2026\/08\/Screenshot-2026-08-24-at-4.19.55-PM.png\" alt=\"\" width=\"1192\" height=\"1086\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2026\/08\/Screenshot-2026-08-24-at-4.19.55-PM.png 1192w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2026\/08\/Screenshot-2026-08-24-at-4.19.55-PM-300x273.png 300w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2026\/08\/Screenshot-2026-08-24-at-4.19.55-PM-1024x933.png 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2026\/08\/Screenshot-2026-08-24-at-4.19.55-PM-768x700.png 768w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2026\/08\/Screenshot-2026-08-24-at-4.19.55-PM-480x437.png 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 1192px) 100vw, 1192px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"3910\" data-end=\"4583\"><strong data-start=\"3910\" data-end=\"3923\">Invention<\/strong> adalah wilayah ketika problem maupun solusinya membutuhkan pengetahuan baru sehingga eksperimen, kreativitas, dan eksplorasi sangat dominan. Sebaliknya, <strong data-start=\"4077\" data-end=\"4091\">exaptation<\/strong> terjadi ketika teknologi atau pengetahuan yang sebenarnya sudah ada digunakan untuk kebutuhan yang berbeda dari tujuan awalnya. E-book dan Google Maps menjadi contoh bagaimana konsep yang sudah dikenal dapat memperoleh fungsi baru ketika dipindahkan ke konteks digital. Untuk startup dengan resource terbatas, exaptation sering menarik karena founder tidak harus menciptakan teknologi baru\u2014yang diperlukan adalah menemukan penggunaan baru yang bernilai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"4585\" data-end=\"5145\"><strong data-start=\"4585\" data-end=\"4600\">Advancement<\/strong> berangkat dari problem yang sudah jelas, tetapi solusi yang tersedia belum cukup baik. Founder perlu memperbaiki solusi melalui expertise, eksperimen, dan R&amp;D. Sementara <strong data-start=\"4771\" data-end=\"4787\">exploitation<\/strong> jauh lebih pragmatis: masalahnya sudah diketahui dan teknologinya sudah tersedia, sehingga inovasi muncul dari mengadopsi, menyesuaikan, dan mengoptimalkan teknologi tersebut untuk konteks baru. Jadi, mengadaptasi teknologi yang sudah terbukti juga dapat menjadi inovasi jika menghasilkan value bagi pasar yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"5147\" data-end=\"5685\">Insight pentingnya adalah startup tidak harus memilih satu strategi selamanya. Sebuah proyek dapat bergerak dari invention menuju advancement, kemudian dieksploitasi dalam skala lebih besar atau menemukan penggunaan baru melalui exaptation. Penulis bahkan menekankan bahwa proyek digital innovation dapat berpindah di antara strategi-strategi tersebut melalui berbagai siklus pengembangan. Ini membuat inovasi lebih tepat dipahami sebagai portfolio dan proses, bukan satu momen menemukan \u201cide besar\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"5687\" data-end=\"6186\">Bagi founder, pertanyaannya menjadi lebih tajam: <strong data-start=\"5736\" data-end=\"5942\">apakah startup benar-benar perlu menemukan teknologi baru, memperbaiki solusi lama, menemukan penggunaan baru dari teknologi yang ada, atau cukup mengadopsi solusi yang sudah terbukti dengan lebih baik?<\/strong> Mengetahui posisi ini dapat menghemat waktu, modal, dan ekspektasi tim. Tidak semua startup harus menjadi inventor. Kadang keunggulan terbesar justru datang dari menggunakan sesuatu yang sudah ada dengan cara yang belum terpikirkan orang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"6188\" data-end=\"6469\"><strong data-start=\"6188\" data-end=\"6201\">Referensi<\/strong><br data-start=\"6201\" data-end=\"6204\" \/>Hevner, A., &amp; Gregor, S. (2022). Envisioning entrepreneurship and digital innovation through a design science research lens: A matrix approach. <em data-start=\"6348\" data-end=\"6378\">Information &amp; Management, 59<\/em>(3), 103350. <a class=\"decorated-link cursor-pointer\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"6391\" data-end=\"6431\">https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.im.2020.103350<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika berbicara tentang inovasi, founder sering langsung membayangkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Padahal, Hevner dan Gregor (2022) menunjukkan bahwa digital innovation dapat muncul melalui beberapa jalur berbeda. Melalui Knowledge Innovation Matrix, mereka membedakan empat strategi entrepreneurial innovation: invention, exaptation, advancement, dan exploitation. Bagi startup, kerangka ini penting karena tidak semua bisnis harus mengejar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":861,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[37,443,8,445,446,444,181,38],"class_list":["post-860","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-technopreneur-article","tag-design-thinking","tag-digital-innovation","tag-entrepreneurship","tag-exaptation","tag-innovation-strategy","tag-invention","tag-startup-founder","tag-startup-innovation"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=860"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/860\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":862,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/860\/revisions\/862"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/media\/861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}