Mission Tanpa Profit Tidak Akan Bertahan Lama
Banyak startup dibangun dari keresahan terhadap sebuah masalah. Ada yang ingin memperbaiki sistem pendidikan, mengurangi sampah, membantu petani, memperluas akses kesehatan, atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semua itu merupakan alasan yang kuat untuk membangun bisnis, tetapi mission saja tidak menjamin perusahaan dapat bertahan.
Russo menjelaskan bahwa perusahaan berbasis misi menghadapi tantangan yang lebih kompleks karena tidak hanya mengejar keuntungan. Mereka juga berusaha mencapai tujuan sosial dan lingkungan. Artinya, perusahaan harus mengelola beberapa kepentingan sekaligus, yang tidak selalu berjalan searah.
Pada satu titik, founder mungkin harus memilih antara harga yang lebih murah dan kualitas yang lebih baik, antara pertumbuhan yang cepat dan praktik kerja yang lebih bertanggung jawab, atau antara keuntungan jangka pendek dan nilai yang ingin dipertahankan. Inilah alasan mengapa mission-driven business membutuhkan disiplin manajerial yang kuat.
Russo memperkenalkan gagasan win-win zone, yaitu kondisi ketika aktivitas sosial atau lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan. Misalnya, pengurangan limbah dapat menurunkan biaya, atau praktik kerja yang baik dapat meningkatkan loyalitas karyawan.
Namun, tidak semua aktivitas harus menghasilkan keuntungan langsung. Beberapa keputusan memang diambil karena sesuai dengan nilai perusahaan. Yang penting, founder memahami batasnya. Jika terlalu banyak sumber daya dialokasikan pada aktivitas yang tidak mendukung keberlanjutan bisnis, perusahaan akan kesulitan bertahan.
Karena itu, founder tidak perlu memilih antara profit atau purpose. Tantangan sebenarnya adalah mendesain model bisnis di mana purpose dapat memperkuat perusahaan, bukan justru melemahkannya.
Sumber: Russo, M. V. (2010). Companies on a mission: Entrepreneurial strategies for growing sustainably, responsibly, and profitably. Stanford University Press. Rujukan utama: Chapter 1, Capitalizing on an Underground Consumer Movement.
Comments :