Marketplace as Moral Regulator: Apakah Rating System Cukup Menggantikan Regulasi Etika?
Platform digital sering mengandalkan mekanisme pasar untuk mengatur perilaku. Sistem rating, review pengguna, dan algoritma reputasi dianggap mampu menyaring penjual yang tidak jujur dan menghargai yang berkualitas. Dalam logika ini, etika tidak perlu dipaksakan dari luar karena pasar akan menghukum pelanggaran secara alami. Jika sebuah bisnis berbohong atau mengecewakan pelanggan, rating turun dan pendapatan ikut merosot. Pertanyaannya, apakah mekanisme ini benar-benar cukup?

Pendekatan ini sejalan dengan pandangan bahwa pasar memiliki kekuatan korektif internal. Konsumen yang rasional dan produsen yang berhati-hati akan menciptakan keseimbangan. Namun asumsi tersebut mengandung syarat bahwa informasi tersedia secara akurat dan semua pihak memiliki kemampuan menilai dengan objektif. Dalam kenyataannya, manipulasi ulasan, bias algoritma, dan asimetri informasi sering terjadi. Ketika sistem reputasi dapat direkayasa, maka pasar tidak lagi menjadi regulator moral yang andal.
Dari perspektif etika, mengandalkan sepenuhnya pada mekanisme pasar berarti memindahkan tanggung jawab moral kepada dinamika ekonomi semata. Padahal keputusan desain platform tetap berada di tangan manusia. Startup yang merancang sistem rating memiliki kewajiban memastikan transparansi, keadilan, dan perlindungan terhadap penyalahgunaan. Jika tidak, perusahaan berisiko menciptakan ilusi akuntabilitas tanpa substansi.
Pada akhirnya, marketplace dapat menjadi bagian dari solusi, tetapi bukan pengganti total refleksi etis dan regulasi yang wajar. Kepercayaan digital dibangun dari kombinasi teknologi, kebijakan internal, dan komitmen moral perusahaan. Startup yang memahami hal ini akan melihat sistem reputasi bukan sebagai tameng, melainkan sebagai alat yang harus dikelola secara bertanggung jawab.
Referensi: Brusseau, J. (2012). Business Ethics (v.1.0). Chapter 1: What Is Business Ethics?; Chapter 3: Theories of Consequence Ethics; Chapter 12: The Selling Office: Advertising and Consumer Protection; Chapter 13: The Responsible Office: Corporations and Social Responsibility.
Comments :