{"id":937,"date":"2023-06-30T14:20:52","date_gmt":"2023-06-30T07:20:52","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/?p=937"},"modified":"2023-07-17T16:26:25","modified_gmt":"2023-07-17T09:26:25","slug":"bagaimana-mendesain-untuk-ekonomi-sirkular","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/2023\/06\/30\/bagaimana-mendesain-untuk-ekonomi-sirkular\/","title":{"rendered":"Bagaimana Mendesain Untuk Ekonomi Sirkular?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Salah satu tujuan utama Ekonomi Sirkular yaitu untuk menghilangkan timbunan sampah dan membantu material tidak berakhir ditempat pembuangan sampah. Intinya adalah memastikan produk yang dibuat dan cara yang digunakan mencegah menghasilkan limbah baru. Dibutuhkan upaya cerdas untuk memanfaatkan limbah yang kita hasilkan, dan terus berkreasi menuju transisi ke konsep ekonomi sirkular. Berikut ini langkah- langkah praktis\u00a0 yang dapat mmembantu bagaimana mendesain dengan mengembalikan limbah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Langkah Pertama<\/strong>, Aktifitas perancangan sebuah produk memungkinkan kita dapat melihat kebutuhan atau permasalahan kehidupan sehari \u2013 hari melalui perspektif yang berbeda, namun \u00a0sebelumnya kita perlu melihat peluang dari berbagai kendala yang ada. Menjadi hal yang wajar jika kita perlu mempertanyakan pilihan kita sendiri, kita perlu meluangkan waktu untuk memiliki kesadaran dan kepedulian dalam proses desain. Peduli akan kualitas bahan, proses dan teknik pengerjaan dan aspek estetika untuk memastikan desain kita mampu bertahan dalam rentang pengujian waktu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Langkah <strong>Kedua<\/strong>, tahapan ini dapat menjadi semakin rumit, karena kita perlu memikirkan hasil akhir produk dianggap sebagai awal. Kita perlu mempertimbangkan sebelumnya apa saja yang akan terjadi pada suatu desain setelah dibuat dan dipergunakan. Kita mesti berfikir kritis agar bahan untuk menjadi sebuah produk tidak pernah menjadi limbah. Memanfaatkan limbah yang ada disekitar kita dan memastikan kita memiliki kemampuan untuk membuatnya menjadi desain yang baik. Sesuatu yang dianggab sebagai limbah oleh satu industri seringkali bermanfaat peruntukannya di industri yang berbeda. Kitasemestinya menjadi lebih baik dalam Kolaborasi lintas industri untuk berbagi sumberdaya dan kita perlu memastikan ke pihak industri bahwa limbah material tersebut yang akan disirkulasi ulang dengan memiliki nilai setinggi mungkin, artinya suatu limbah memiliki nilai yang tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Langkah Ketiga dan terakhir<\/strong>; \u00a0secara keseluruhan, penting disadari bahwa menggunakan\u00a0 peran desain untuk bertindak. Desain untuk dapat membuat suatu perbedaan, pada dasarnya peran suatu desain tentang mengubah dunia menjadi lebih baik \u201c Design for Better Live\u201d. Diperlukan pemahaman mendalam dan bertanya secara filosofis apa yang membuat alam semesta diciptakan untuk kita.\u00a0 Kita tidak boleh mudah menyerah, apapun kesulitan kehidupan yang kita alami, selalu ada hal yang kita dapat lakukan untuk perbaikan dan yakin akan berhasil.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-938\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2023\/06\/furni.jpg\" alt=\"\" width=\"471\" height=\"348\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2023\/06\/furni.jpg 471w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2023\/06\/furni-300x222.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 471px) 100vw, 471px\" \/><\/p>\n<p>Sumber gambar: https:\/\/furnizing.com\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu tujuan utama Ekonomi Sirkular yaitu untuk menghilangkan timbunan sampah dan membantu material tidak berakhir ditempat pembuangan sampah. Intinya adalah memastikan produk yang dibuat dan cara yang digunakan mencegah menghasilkan limbah baru. Dibutuhkan upaya cerdas untuk memanfaatkan limbah yang kita hasilkan, dan terus berkreasi menuju transisi ke konsep ekonomi sirkular. Berikut ini langkah- langkah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":41,"featured_media":1173,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-937","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/937","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/users\/41"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=937"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/937\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":939,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/937\/revisions\/939"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1173"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=937"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=937"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=937"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}