{"id":2793,"date":"2025-12-29T15:07:47","date_gmt":"2025-12-29T08:07:47","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/?p=2793"},"modified":"2025-12-29T15:07:47","modified_gmt":"2025-12-29T08:07:47","slug":"dari-kafe-ke-destinasi-studi-desain-interior-retail-starbucks-reserve-roastery-milan-shanghai-tokyo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/2025\/12\/29\/dari-kafe-ke-destinasi-studi-desain-interior-retail-starbucks-reserve-roastery-milan-shanghai-tokyo\/","title":{"rendered":"Dari Kafe ke Destinasi: Studi Desain Interior Retail Starbucks Reserve Roastery (Milan\u2013Shanghai\u2013Tokyo)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Desain interior retail pada era sekarang tidak lagi hanya berfungsi sebagai \u201cwadah jual beli\u201d, melainkan sebagai pengalaman. Banyak brand internasional berusaha membuat pengunjung bertahan lebih lama, merasa nyaman, dan akhirnya membangun keterikatan emosional dengan merek. Starbucks adalah salah satu contoh yang kuat, terutama melalui konsep\u00a0Starbucks Reserve Roastery format flagship yang menggabungkan kafe, retail, edukasi kopi, dan atraksi visual dalam satu ruang. Starbucks sendiri mendeskripsikan Roastery Milan sebagai tempat yang menghadirkan \u201ctheatre\u201d kopi, proses roasting, brewing, hingga mixology ditampilkan sebagai pertunjukan yang dapat disaksikan pengunjung. Artikel ini membahas desain interior retail Starbucks di luar negeri melalui aspek\u00a0pola ruang,\u00a0sirkulasi,\u00a0sustainability, dan\u00a0keunikan, dengan meninjau beberapa contoh Roastery yang terkenal:\u00a0Milan (Italia),\u00a0Shanghai (Tiongkok), dan\u00a0Tokyo (Jepang).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Pola ruang: ruang disusun seperti \u201calur cerita\u201d<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><em>memperlihatkan karakter Roastery Milano dengan elemen material kuat, bar besar, dan detail industrial yang mendukung \u201calur eksplorasi\u201d.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada Starbucks biasa, urutan ruang cenderung linear: masuk \u2192 antre \u2192 pesan \u2192 duduk. Namun pada Roastery, pola ruang dibuat seperti\u00a0perjalanan bertahap. Pengunjung tidak diarahkan langsung ke kasir, melainkan ke pengalaman visua melihat area bar, display, dan \u201cpanggung\u201d proses kopi. Di\u00a0Roastery Milano, bangunan dan interior dibuat untuk menonjolkan kesan megah sehingga pengunjung merasa sedang masuk ke sebuah tempat spesial, bukan sekadar kafe. Banyak referensi proyek menekankan lokasinya di area pusat Milan (Piazza Cordusio) dan nuansa \u201ctheatre of coffee\u201d.<br \/>\nSecara zoning (pembagian zona), roastery umumnya punya:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>zona inti (centerpiece): area roasting\/produksi atau elemen \u201chero\u201d yang mudah terlihat,<\/li>\n<li>zona bar multi-titik: beberapa counter untuk metode seduh\/produk berbeda,<\/li>\n<li>zona ritel: biji kopi, merchandise, alat seduh,<\/li>\n<li>zona duduk berlapis: komunal hingga area lebih tenang untuk memperpanjang waktu tinggal.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Aspek sirkulasi: mengalir di tengah keramaian (tanpa macet)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>menunjukkan interior Shanghai yang luas dengan bar panjang dan detail plafon; ruang lapang seperti ini penting untuk mengakomodasi antrean dan pergerakan tanpa membuat pengunjung merasa sesak.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Roastery selalu ramai pengunjung yang antre, berhenti memotret, menonton proses, dan staf yang lalu-lalang. Karena itu, sirkulasi biasanya memakai konsep\u00a0loop\u00a0(melingkar) agar arus orang bisa bergerak tanpa saling bertabrakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di\u00a0Roastery Shanghai, Starbucks menekankan pengalaman \u201cteatrikal\u201d dan landmark interior yang membantu orientasi. Starbucks juga menyebut beberapa fitur kunci seperti\u00a0copper cask dua lantai,\u00a0pipa tembaga, dan\u00a0coffee bar sangat panjang\u00a0yang menjadi panggung aktivitas barista.\u00a0Elemen-elemen besar seperti ini berfungsi sebagai\u00a0anchor visual: pengunjung mudah \u201cmembaca\u201d ruang, tahu pusat aktivitasnya, lalu bergerak mengikuti alur. Selain itu, karena ada beberapa area layanan (bukan satu kasir saja), kerumunan bisa tersebar sehingga mengurangi titik macet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Keunikan: identitas lokal lewat material dan atmosfer<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><em>memperlihatkan interior Roastery Tokyo dengan komposisi ruang yang rapi dan elemen instalasi di atas bar, memperkuat kesan \u201cimmersive\u201d sekaligus elegan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Salah satu kekuatan Starbucks Roastery adalah\u00a0site-specific design tiap kota punya karakter. Keunikan bukan sekadar dekorasi, tetapi cara membangun identitas dan alasan orang datang \u201charus lihat langsung\u201d. Untuk\u00a0Roastery Tokyo\u00a0(Nakameguro), beberapa sumber desain menyebut inspirasi konteks lokal termasuk nuansa area Meguro dan asosiasi dengan\u00a0cherry blossom\u00a0yang terkenal di sekitar sungai Meguro.\u00a0 Hasilnya, bahasa desain Tokyo terasa lebih \u201cringan\u201d dan hangat dominasi kayu, pencahayaan lembut, dan detail yang terasa Jepang tetap spektakuler, tetapi dengan karakter berbeda dari Shanghai yang kuat pada tembaga dan skala industrial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Sustainability: dari \u201cflagship\u201d ke standar toko yang lebih hijau<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><em>menampilkan contoh pendekatan \u201cwaste diversion\u201d yang terkait Greener\u00a0 Storesbagian penting karena retail F&amp;B menghasilkan banyak sampah kemasan.\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sustainability Starbucks tidak hanya soal material, tetapi juga standar operasional. Starbucks punya kerangka\u00a0Greener Stores, di mana sebuah toko diverifikasi sebagai \u201cGreener Store\u201d ketika memenuhi standar yang diaudit pihak ketiga pada\u00a0delapan area dampak lingkungan\u00a0(misalnya efisiensi energi, pengelolaan air, dan waste diversion\/pengelolaan sampah).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam konteks interior retail, dampaknya bisa terlihat pada:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>desain yang memudahkan\u00a0pemilahan sampah\u00a0(signage dan jenis bin),<\/li>\n<li>efisiensi pencahayaan dan sistem,<\/li>\n<li>pilihan material yang lebih bertanggung jawab,<\/li>\n<li>edukasi perilaku (pengunjung \u201cdiajak\u201d membuang sampah dengan benar).<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Starbucks Reserve Roastery menunjukkan bahwa desain interior retail bisa menjadi strategi merek:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Pola ruang\u00a0dibentuk sebagai \u201cperjalanan\u201d (bukan garis lurus ke kasir).<\/li>\n<li>Sirkulasi\u00a0dirancang mengalir lewat loop, anchor visual, dan multi-titik layanan.<\/li>\n<li>Keunikan\u00a0hadir melalui konteks lokal (Tokyo dengan bahasa material\/atmosfer khas).<\/li>\n<li>Sustainability\u00a0diperkuat lewat standar Greener Stores yang terukur dan diaudit pihak ketiga.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Referensi <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Starbucks. (n.d.). Starbucks Reserve\u2122 Milano Roastery.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.roastery.starbucks.it\/\">https:\/\/www.roastery.starbucks.it\/<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Starbucks Reserve\u00ae. (n.d.). Shanghai Roastery \u2014 Locations.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.starbucksreserve.com\/locations\/shanghai-roastery\">https:\/\/www.starbucksreserve.com\/locations\/shanghai-roastery<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Starbucks Reserve\u00ae. (n.d.). Tokyo Roastery \u2014 Locations.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.starbucksreserve.com\/locations\/tokyo-roastery\">https:\/\/www.starbucksreserve.com\/locations\/tokyo-roastery<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Starbucks. (n.d.). Explore by Experience \u2014 Starbucks Reserve\u2122 Milano Roastery.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.roastery.starbucks.it\/explorebyexperience\">https:\/\/www.roastery.starbucks.it\/explorebyexperience<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Shafer, H. H. (2017, 4 Desember). Top 10 things to know about the Starbucks Shanghai Roastery. Starbucks Stories (Asia).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/stories.starbucks.com\/asia\/stories\/2017\/top-10-things-to-know-about-the-starbucks-reserve-roastery-shanghai\/\">https:\/\/stories.starbucks.com\/asia\/stories\/2017\/top-10-things-to-know-about-the-starbucks-reserve-roastery-shanghai\/<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Starbucks. (2023, 17 April). What\u2019s inside a Greener Store? Starbucks Stories. (Diperbarui 21 April 2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/about.starbucks.com\/stories\/2023\/whats-inside-a-greener-store\/\">https:\/\/about.starbucks.com\/stories\/2023\/whats-inside-a-greener-store\/<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Desain interior retail pada era sekarang tidak lagi hanya berfungsi sebagai \u201cwadah jual beli\u201d, melainkan sebagai pengalaman. Banyak brand internasional berusaha membuat pengunjung bertahan lebih lama, merasa nyaman, dan akhirnya membangun keterikatan emosional dengan merek. Starbucks adalah salah satu contoh yang kuat, terutama melalui konsep\u00a0Starbucks Reserve Roastery format flagship yang menggabungkan kafe, retail, edukasi kopi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":41,"featured_media":2752,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-2793","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/users\/41"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2793"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2793\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2794,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2793\/revisions\/2794"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2752"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/interior\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}