{"id":94,"date":"2021-04-20T13:36:40","date_gmt":"2021-04-20T06:36:40","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/?p=94"},"modified":"2023-08-10T17:13:05","modified_gmt":"2023-08-10T10:13:05","slug":"teori-kewirausahaan-ketidaksetujuan-strategis-spinout-untuk-wirausaha-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/teori-kewirausahaan-ketidaksetujuan-strategis-spinout-untuk-wirausaha-baru\/","title":{"rendered":"Teori Kewirausahaan Ketidaksetujuan Strategis: Spinout untuk Wirausaha Baru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Kajian studi kewirausahaan di bumi Indonesia semakin tumbuh dan berkembang <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Purnomo et al., 2019)<\/span><span data-contrast=\"auto\">. Kewirausahaan (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">entrepreneurship<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">) merupakan suatu sikap kemampuan, jiwa, dan mental yang selalu aktif guna mengkreasi hal baru yang sangat berguna dan bernilai bagi orang lain, diri, serta meningkatkan pendapatan <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Hastuti et al., 2020)<\/span><span data-contrast=\"auto\">. Untuk memahami dan mengembangkan pengetahuan kewirausahaan, para peneliti dan pemikir melakukan studi dan mengembangkan beberapa teori kewirausahaan.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:567,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Salah satu teori kewirausahaan yang berkembang adalah teori kewirausahaan ketidaksetujuan strategis (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">the strategic disagreements theory of entrepreneurship<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">) yang digagas oleh Steven Klepper. Klepper adalah seorang ekonom Amerika di Universitas Carnegie Mellon. Klepper memperkenalkan konsep ketidaksepakatan strategis pada wirausaha yang digunakan untuk menjelaskan jenis kewirausahaan tertentu yang biasa disebut sebagai kewirausahaan spinoff (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">spinoff entrepreneurship<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">) atau spinout karyawan (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">employee spinout<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">) <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Klepper, 2007; Klepper &amp; Thompson, 2010)<\/span><span data-contrast=\"auto\">.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:567,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span data-contrast=\"auto\">Spinoff<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">corporate spinoff<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah hasil dari manajer perusahaan induk memutuskan untuk membuat divisi atau anak perusahaan menjadi badan hukum terpisah dengan pemilik yang berbeda meskipun sering tumpang tindih. Spinoff sering digunakan untuk meningkatkan koherensi perusahaan dan memberikan usaha baru kemandirian yang mereka butuhkan untuk berkembang <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Agarwal et al., 2007)<\/span><span data-contrast=\"auto\">.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:567,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span data-contrast=\"auto\">Spinout<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">employee spinout<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> adalah hasil dari keputusan independen karyawan yang meninggalkan perusahaan induk untuk memulai usaha baru. Baik perusahaan induk maupun investor tidak menerima saham kepemilikan dalam spinout karena spinout biasanya dimiliki dan dikendalikan oleh mantan karyawan dan investor mereka sendiri seperti pemodal ventura. Karena mereka manajer dan perusahaan induk tidak berwenang, spinout sering kali mendapat permusuhan dari manajer dan pemilik perusahaan induk <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Walter et al., 2014)<\/span><span data-contrast=\"auto\">.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:567,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Klepper memuji spinout dengan pembuatan klaster wirausaha pemula di negara Amerika seperti Silicon Valley dan Detroit. Spinout terjadi ketika seorang karyawan sebuah perusahaan pergi untuk memulai bisnis baru. Sebagian besar pengusaha spinout menciptakan usaha yang bersaing secara tidak langsung dengan pemberi kerja mereka dengan mengejar strategi baru atau mengejar pasar baru dengan produk yang berbeda <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Klepper, 2007)<\/span><span data-contrast=\"auto\">. Namun, benih usaha spinoff sering kali juga berasal dari perusahaan induk. Misalnya, banyak pengusaha melaporkan bahwa mereka mengeksploitasi ide-ide yang dihasilkan di dalam organisasi tempat kerja mereka sebelumnya (Bhide, 1994).<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:567,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Teori ketidaksepakatan strategis mengacu pada ketidaksepakatan antara karyawan dan manajer mengenai prospek ide baru atau proyek baru. Misalnya, seorang karyawan mungkin percaya bahwa perusahaan harus mengejar teknologi baru tetapi manajemen perusahaan dapat memilih untuk tidak melakukannya <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Thompson &amp; Chen, 2011)<\/span><span data-contrast=\"auto\">. Sebaliknya, manajemen perusahaan dapat memilih untuk mengeksploitasi teknologi baru tetapi karyawan tersebut mungkin tidak ingin melakukannya. Karena, perusahaan percaya bahwa eksploitasi berkelanjutan dari teknologi saat ini lebih efisien atau efektif. Jenis ketidaksepakatan ini mendorong karyawan untuk keluar untuk memulai usaha mereka sendiri <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Laplume &amp; Yeganegi, 2018)<\/span><span data-contrast=\"auto\">.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:567,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Ketidaksepakatan strategis dipandang sebagai hal yang tak terhindarkan karena perusahaan sering kali menghasilkan lebih banyak ide daripada yang dapat mereka eksploitasi. Perusahaan yang mempersempit strategi mereka dan mendorong karyawan mereka untuk mengeksplorasi di dalamnya dapat menghasilkan lebih sedikit spinoff. Ada juga perusahaan yang lebih terdiversifikasi untuk mendorong pencarian ide dan proyek yang terlalu luas yang dapat melipatgandakan potensi ketidaksepakatan strategis <\/span><span data-contrast=\"auto\">(Stieglitz &amp; Heine, 2007)<\/span><span data-contrast=\"auto\">.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:567,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559731&quot;:567,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b><span data-contrast=\"auto\">References<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:276}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Agarwal, R., Audretsch, D., &amp; Sarkar, M. B. (2007). The process of creative construction: knowledge spillovers, entrepreneurship, and economic growth. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Strategic Entrepreneurship Journal<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">1<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">(3\u20134), 263\u2013286. https:\/\/doi.org\/10.1002\/sej.36<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Hastuti, P., Nurofik, A., Purnomo, A., Hasibuan, A., Aribowo, H., Faried, A. I., Tasnim, T., Sudarso, A., Soetijono, I. K., Saputra, D. H., &amp; Simarmata, J. (2020). <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Kewirausahaan dan UMKM<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Yayasan Kita Menulis. https:\/\/kitamenulis.id\/2020\/03\/02\/kewirausahaan-dan-umkm\/<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Klepper, S. (2007). Disagreements, Spinoffs, and the Evolution of Detroit as the Capital of the U.S. Automobile Industry. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Management Science<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">53<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">(4), 616\u2013631. https:\/\/doi.org\/10.1287\/mnsc.1060.0683<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Klepper, S., &amp; Thompson, P. (2010). Disagreements and intra-industry spinoffs. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">International Journal of Industrial Organization<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">28<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">(5), 526\u2013538. https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.ijindorg.2010.01.002<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Laplume, A., &amp; Yeganegi, S. (2018). <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Strategic Disagreements and Entrepreneurship<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Entrepreneurship Theories. https:\/\/entrepreneurshiptheories.blogspot.com\/2017\/08\/strategic-disagreements-theory.html<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Purnomo, A., Usman, I., &amp; Asitah, N. (2019). Penelitian Kewirausahaan di Indonesia<\/span><span data-contrast=\"auto\">\u202f<\/span><span data-contrast=\"auto\">: Pemetaan Publikasi dalam Perspektif Scientometrik (1972-2019). <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">AdBispreneur<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">4<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">(3), 207. https:\/\/doi.org\/10.24198\/adbispreneur.v4i3.25021<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Stieglitz, N., &amp; Heine, K. (2007). Innovations and the role of complementarities in a strategic theory of the firm. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Strategic Management Journal<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">28<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">(1), 1\u201315. https:\/\/doi.org\/10.1002\/smj.565<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Thompson, P., &amp; Chen, J. (2011). Disagreements, employee spinoffs and the choice of technology. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Review of Economic Dynamics<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">14<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">(3), 455\u2013474. https:\/\/doi.org\/10.1016\/j.red.2010.09.003<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Walter, S. G., Heinrichs, S., &amp; Walter, A. (2014). Parent hostility and spin-out performance. <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Strategic Management Journal<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">35<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">(13), 2031\u20132042. https:\/\/doi.org\/10.1002\/smj.2201<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:480,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:240,&quot;335559991&quot;:480}\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kajian studi kewirausahaan di bumi Indonesia semakin tumbuh dan berkembang (Purnomo et al., 2019). Kewirausahaan (entrepreneurship) merupakan suatu sikap kemampuan, jiwa, dan mental yang selalu aktif guna mengkreasi hal baru yang sangat berguna dan bernilai bagi orang lain, diri, serta meningkatkan pendapatan (Hastuti et al., 2020). Untuk memahami dan mengembangkan pengetahuan kewirausahaan, para peneliti dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-94","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=94"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94\/revisions\/95"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=94"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=94"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=94"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}