{"id":2650,"date":"2026-06-20T11:16:43","date_gmt":"2026-06-20T04:16:43","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/?p=2650"},"modified":"2026-06-20T11:16:43","modified_gmt":"2026-06-20T04:16:43","slug":"corporate-entrepreneurship-strategi-menumbuhkan-jiwa-kewirausahaan-di-perusahaan-mapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/corporate-entrepreneurship-strategi-menumbuhkan-jiwa-kewirausahaan-di-perusahaan-mapan\/","title":{"rendered":"Corporate Entrepreneurship: Strategi Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan di Perusahaan Mapan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong>Corporate Entrepreneurship: Strategi Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan di Perusahaan Mapan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Penulis: Dr. Riesta Devi Kumalasari, S.E., M.M<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam diskusi strategi bisnis kontemporer, salah satu topik yang paling hangat diperbincangkan adalah corporate entrepreneurship (CE) atau kewirausahaan korporat. Di tengah dinamika pasar yang berubah cepat, perusahaan-perusahaan besar tidak lagi bisa mengandalkan model bisnis lama untuk bertahan. Mereka dituntut untuk bertindak seperti startup\u2014agile, inovatif, dan berani mengambil risiko terukur. Pertanyaannya: bagaimana perusahaan mapan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan di dalam organisasinya tanpa mengorbankan stabilitas operasional yang sudah terbangun?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Corporate entrepreneurship didefinisikan sebagai proses di mana perusahaan-perusahaan yang sudah mapan mendorong inovasi, pengambilan risiko, dan perilaku proaktif di seluruh jajarannya. Namun, para ahli membedakan antara CE sebagai aktivitas sporadis dengan corporate entrepreneurship strategy (CES) sebagai pendekatan yang lebih komprehensif dan terstruktur. CES bukan sekadar proyek inovasi sesekali, melainkan sebuah strategi korporat yang diintegrasikan ke dalam visi, misi, dan operasi sehari-hari perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Model CES yang paling banyak dirujuk dalam penelitian ilmiah adalah kerangka yang dikemukakan oleh Ireland, Covin, dan Kuratko. Model ini menekankan bahwa keberhasilan CE membutuhkan dukungan dari tiga pilar: top management support (dukungan manajemen puncak), organizational culture (budaya yang mendorong inovasi dan toleransi terhadap kegagalan), serta resource availability (ketersediaan sumber daya untuk eksperimen dan pengembangan ide baru).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Relevansi CES semakin menguat karena beberapa faktor. Pertama, disruptor digital mengancam industri-industri tradisional. Perusahaan yang tidak berinovasi akan tergusur. Kedua, karyawan milenial dan Gen Z mencari makna dan ruang kreativitas dalam bekerja\u2014CES menjawab kebutuhan ini dengan memberikan otonomi dan kesempatan bereksperimen. Ketiga, studi-studi terbaru menunjukkan bahwa meskipun minat terhadap CE sangat tinggi, masih sedikit penelitian yang benar-benar menguji kelayakan implementasi model CES di dunia nyata. Hal ini menjadi celah riset sekaligus tantangan praktis yang menarik bagi para akademisi dan praktisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi dosen kewirausahaan, topik CES menawarkan bahan ajar yang kaya. Kita tidak hanya mengajarkan mahasiswa cara memulai bisnis dari nol, tetapi juga bagaimana menjadi intrapreneur\u2014wirausahawan di dalam perusahaan orang lain. Kemampuan ini semakin dicari oleh perusahaan-perusahaan besar yang sadar akan pentingnya inovasi internal. Di sisi lain, bagi para pelaku bisnis, CES mengingatkan bahwa strategi inovasi tidak boleh menjadi kegiatan sampingan. Ia harus menjadi DNA organisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Referensi<br \/>\nArtikel ini mereferensi penelitian yang terbit di Journal of Innovation and Entrepreneurship (Volume 14, 2025) yang melakukan tinjauan sistematis terhadap 456 artikel dari database Scopus dan Web of Science untuk menganalisis model corporate entrepreneurship strategy. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa meskipun model CES telah banyak dikutip, kajian tentang implementasi praktisnya masih tergolong terbatas\u2014sebuah temuan yang sekaligus menjadi undangan bagi para peneliti dan pendidik untuk menggali lebih dalam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Corporate Entrepreneurship: Strategi Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan di Perusahaan Mapan Penulis: Dr. Riesta Devi Kumalasari, S.E., M.M Dalam diskusi strategi bisnis kontemporer, salah satu topik yang paling hangat diperbincangkan adalah corporate entrepreneurship (CE) atau kewirausahaan korporat. Di tengah dinamika pasar yang berubah cepat, perusahaan-perusahaan besar tidak lagi bisa mengandalkan model bisnis lama untuk bertahan. Mereka dituntut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2651,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-2650","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2650","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2650"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2650\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2652,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2650\/revisions\/2652"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2651"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}