{"id":2077,"date":"2025-07-10T17:47:59","date_gmt":"2025-07-10T10:47:59","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/?p=2077"},"modified":"2025-07-10T17:48:10","modified_gmt":"2025-07-10T10:48:10","slug":"dari-funding-ke-kepemimpinan-menumbuhkan-startup-yang-berkelanjutan-di-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/dari-funding-ke-kepemimpinan-menumbuhkan-startup-yang-berkelanjutan-di-2025\/","title":{"rendered":"Dari Funding ke Kepemimpinan: Menumbuhkan Startup yang Berkelanjutan di 2025"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Dari Funding ke Kepemimpinan: Menumbuhkan Startup yang Berkelanjutan di 2025<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\">Penulis: Riefky Prabowo, SE., MBA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"91\" data-end=\"540\">Memasuki tahun 2025, dunia startup tidak hanya ditentukan oleh seberapa menarik produknya, tetapi juga seberapa cerdas strategi pendanaan dan kepemimpinan yang dijalankan. Banyak startup gagal bukan karena idenya buruk, melainkan karena kehabisan dana atau dipimpin oleh tim yang kurang adaptif. Oleh karena itu,\u00a0<em data-start=\"404\" data-end=\"442\">financing and leading the enterprise<\/em>\u00a0adalah dua fondasi yang tak terpisahkan dalam membangun bisnis yang tahan banting di era digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"91\" data-end=\"540\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-550\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/minor-program\/wp-content\/uploads\/sites\/8\/2025\/07\/Screenshot-2025-07-10-at-11.19.38%E2%80%AFAM-1024x573.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"573\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"542\" data-end=\"1232\">Tahap awal pembiayaan startup biasanya dimulai dengan modal pribadi, bantuan keluarga, atau\u00a0<em data-start=\"634\" data-end=\"650\">angel investor<\/em>. Namun untuk tumbuh, pendiri startup harus mampu menyusun\u00a0<em data-start=\"709\" data-end=\"725\">financial plan<\/em>\u00a0yang realistis, meyakinkan investor, dan memahami berbagai sumber pendanaan seperti\u00a0<em data-start=\"810\" data-end=\"827\">venture capital<\/em>, pinjaman, atau\u00a0<em data-start=\"844\" data-end=\"858\">crowdfunding<\/em>. Contoh lokal yang inspiratif adalah startup agritech Tanihub yang berhasil menggalang pendanaan dari beberapa putaran investasi berkat model bisnis yang jelas dan berdampak sosial tinggi. Di luar negeri, AirBnB juga menjadi bukti bahwa pitch yang kuat dan narasi pertumbuhan yang meyakinkan bisa menarik dana dari investor kelas dunia meskipun sempat ditolak berkali-kali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"1234\" data-end=\"1824\">Namun dana bukan segalanya. Setelah pendanaan berhasil, tantangan berikutnya adalah kepemimpinan. Startup membutuhkan pemimpin yang tidak hanya visioner, tetapi juga mampu mengeksekusi, beradaptasi dengan perubahan, dan membangun budaya organisasi yang sehat. Tokopedia, sebelum merger dengan Gojek, dipimpin oleh William Tanuwijaya yang dikenal mampu menginspirasi timnya untuk fokus pada pertumbuhan jangka panjang dan dampak sosial. Di sisi global, Nadella berhasil mentransformasi Microsoft melalui pendekatan kepemimpinan yang inklusif dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"1826\" data-end=\"2229\">Kepemimpinan dalam startup juga berarti mampu melewati masa krisis dengan kepala dingin. Kemampuan mengambil keputusan cepat namun tetap terukur, menjaga semangat tim, serta menjaga relasi dengan investor dan pelanggan menjadi ujian sejati bagi para founder. Di masa seperti 2025 yang penuh ketidakpastian ekonomi, pemimpin startup harus lincah dan berpikir jangka panjang, tidak hanya mengejar valuasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\" data-start=\"2231\" data-end=\"2590\">Kesimpulannya, membangun startup di 2025 bukan hanya tentang ide dan teknologi. Ini tentang bagaimana Anda membiayai perjalanan tersebut dan bagaimana Anda memimpin kapal bisnis Anda melewati badai dan peluang. Pendanaan yang strategis dan kepemimpinan yang kuat adalah kombinasi yang akan menentukan apakah startup Anda bisa bertahan, tumbuh, atau tenggelam.<\/p>\n<p data-start=\"2592\" data-end=\"3166\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\"><strong data-start=\"2592\" data-end=\"2605\">Referensi<\/strong><br data-start=\"2605\" data-end=\"2608\" \/>Byers, T.H., Dorf, R.C. &amp; Nelson, A.J. (2015).\u00a0<em data-start=\"2655\" data-end=\"2701\">Technology Ventures: From Idea to Enterprise<\/em>. 4th ed. New York: McGraw-Hill Education.<br data-start=\"2743\" data-end=\"2746\" \/>Ries, E. (2011).\u00a0<em data-start=\"2763\" data-end=\"2781\">The Lean Startup<\/em>. New York: Crown Business.<br data-start=\"2808\" data-end=\"2811\" \/>Tanihub. (2025).\u00a0<em data-start=\"2828\" data-end=\"2867\">Tanihub Group Raises Series B Funding<\/em>. [online] Available at:\u00a0<a class=\"\" href=\"https:\/\/www.tanihub.com\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"2892\" data-end=\"2915\">https:\/\/www.tanihub.com<\/a><br data-start=\"2915\" data-end=\"2918\" \/>Tokopedia. (2020).\u00a0<em data-start=\"2937\" data-end=\"2993\">William Tanuwijaya: Building Impact Through E-Commerce<\/em>. [online] Available at:\u00a0<a class=\"\" href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"3018\" data-end=\"3043\">https:\/\/www.tokopedia.com<\/a><br data-start=\"3043\" data-end=\"3046\" \/>Microsoft. (2025).\u00a0<em data-start=\"3065\" data-end=\"3115\">Satya Nadella on Leading with Empathy and Vision<\/em>. [online] Available at:\u00a0<a class=\"\" href=\"https:\/\/news.microsoft.com\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"3140\" data-end=\"3166\" data-is-last-node=\"\">https:\/\/news.microsoft.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari Funding ke Kepemimpinan: Menumbuhkan Startup yang Berkelanjutan di 2025 Penulis: Riefky Prabowo, SE., MBA. Memasuki tahun 2025, dunia startup tidak hanya ditentukan oleh seberapa menarik produknya, tetapi juga seberapa cerdas strategi pendanaan dan kepemimpinan yang dijalankan. Banyak startup gagal bukan karena idenya buruk, melainkan karena kehabisan dana atau dipimpin oleh tim yang kurang adaptif. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":2078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-2077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2079,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2077\/revisions\/2079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/ebc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}