{"id":1612,"date":"2025-03-03T04:17:18","date_gmt":"2025-03-03T04:17:18","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/?p=1612"},"modified":"2025-04-29T04:23:02","modified_gmt":"2025-04-29T04:23:02","slug":"ai-hanyalah-salah-satu-permasalahan-pelik-yang-dihadapi-fotografi-inilah-bagaimana-cara-industri-dapat-memprioritaskan-etika-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/2025\/03\/03\/ai-hanyalah-salah-satu-permasalahan-pelik-yang-dihadapi-fotografi-inilah-bagaimana-cara-industri-dapat-memprioritaskan-etika-2\/","title":{"rendered":"AI hanyalah salah satu permasalahan pelik yang dihadapi  fotografi  \u2013 inilah bagaimana  cara  industri  dapat  memprioritaskan etika"},"content":{"rendered":"<p>Fotografi merupakan media yang sangat kuat dan telah lama dikaitkan dengan<br \/>\nkebenaran serta digunakan sebagai bukti, membentuk pemahaman kita tentang dunia. Dalam<br \/>\njurnalisme, foto sering memiliki dampak lebih besar daripada kata-kata tertulis, bahkan<br \/>\ngambar utama dalam sebuah artikel dapat mengubah cara pembaca menafsirkan teks.<\/p>\n<p>Namun, dalam beberapa tahun terakhir industri fotografi sedang menghadapi krisis<br \/>\netika. Krisis ini diperburuk dengan adanya penggunaan AI (Artificial Intelligence) yang<br \/>\nsemakin meningkat. Sebagai contoh, terdapat gambar AI yang memperlihatkan Taylor Swift<br \/>\nmendukung kampanye Donald Trump. Gambar ini menjadi suatu kontroversi karena susah<br \/>\ndibedakan apakah hal ini adalah foto asli atau foto hasil AI.<\/p>\n<p>Meskipun pemahaman tentang etika dalam fotografi terus berkembang, tetapi pada<br \/>\npraktik langsungnya hal ini seringkali lebih lambat berubah. Hal ini menimbulkan masalah<br \/>\nantara pendekatan fotografi tradisional dan kritik pendekatan tersebut, yang berpengaruh<br \/>\npada fotografi itu sendiri serta ketidakpastian tentang bagaimana fotografi dapat digunakan<br \/>\nsecara beretika di masa sekarang.<\/p>\n<p>Maka dari itu menanggapi hal ini Savannah Dodd seorang antropolog yang mengajar<br \/>\netika media visual melakukan 48 wawancara dengan fotografer profesional dari yang<br \/>\ndilakukan dari tahun 2020 hingga 2023. Wawancara yang dilakukan ini berfokus pada<br \/>\npresfektif fotografer profesional termasuk juga orang-orang yang sering suaranya<br \/>\nterpinggirkan dalam industri ini. Seperti: fotografer kulit hitam, fotografer difabel, fotografer<br \/>\ndi negara berkembang, dan fotografer wanita.<\/p>\n<p>Pada setiap wawancara yang dilakukan, Savannah Dodd selalu menanyakan \u201cApa arti<br \/>\netika fotografi bagi Anda?\u201d Melalui analisis tanggapan mereka Savannah dapat<br \/>\nmenyimpulkan bahwa refleksi diri menjadi suatu hal yang penting. Refleksi diri membantu<br \/>\nfotografer untuk memahami motivasi dan perspektif mereka dalam menceritakan kisah<br \/>\nmelalui foto. Fotografer Kirsty Mackay mengatakan bahwa menurutnya mengetahui tujuan<br \/>\ndan alasan kita dalam membuat suatu karya sangatlah penting. Seringkali fotografer kelas<br \/>\nmenengah membuat cerita tentang kelas pekerja bukan untuk meningkatkan kesadaran akan<br \/>\nsuatu isu namun untuk diri mereka sendiri, untuk meningkatkan status mereka dalam dunia<br \/>\nfotografi.<\/p>\n<p>Selain refleksi diri, penelitian juga penting untuk memahami subjek fotografi dan<br \/>\ndampak yang akan dihasilkan. Dalam wawancara yang dilakukan Savannah, fotografer Taha<br \/>\nAhmad menekankan juga pentingnya penelitian untuk menghasilkan karya yang bertanggung<br \/>\njawab dan berdampak.<\/p>\n<p>Walaupun refleksi diri dan penelitian mempunyai batas, tetapi keduanya tetap menjadi<br \/>\nbagian yang penting untuk masa depan fotografi. Etika fotografi berkembang bersama jaman,<br \/>\njadi tidak semua etika di masa lalu bisa diterapkan, maka penting bagi fotografer untuk<br \/>\nbelajar dari masa lalu. Hal ini diperbuat bukan menjadi sebuah aturan baku yang sangat harus<br \/>\ndiikuti, tetapi hanya sebagai panduan etika untuk membantu menghadapi terjadinya krisis di<br \/>\nindustri fotografi saat ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>source : Penulis: Savannah Dodd<br \/>\nhttps:\/\/theconversation.com\/ai-is-just-one-of-the-thorny-issues-facing-photography-heres-how-the-industry-can-prioritise-ethics-241148<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center\">annabelle soeyanto 2802396291<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fotografi merupakan media yang sangat kuat dan telah lama dikaitkan dengan kebenaran serta digunakan sebagai bukti, membentuk pemahaman kita tentang dunia. Dalam jurnalisme, foto sering memiliki dampak lebih besar daripada kata-kata tertulis, bahkan gambar utama dalam sebuah artikel dapat mengubah cara pembaca menafsirkan teks. Namun, dalam beberapa tahun terakhir industri fotografi sedang menghadapi krisis etika. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":1613,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1612","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1612","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1612"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1612\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1614,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1612\/revisions\/1614"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1612"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1612"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1612"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}