{"id":998,"date":"2025-10-02T08:26:28","date_gmt":"2025-10-02T08:26:28","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/?p=998"},"modified":"2025-10-02T08:26:28","modified_gmt":"2025-10-02T08:26:28","slug":"sistem-fuzzy","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/2025\/10\/02\/sistem-fuzzy\/","title":{"rendered":"Sistem Fuzzy"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Sistem <em>fuzzy<\/em> adalah sistem yang berbasis pengetahuan (<em>knowledge-based<\/em>) atau berbasis aturan (<em>rule-based<\/em>). Inti dari sistem <em>fuzzy<\/em> adalah basis pengetahuan yang terdiri dari aturan <em>fuzzy<\/em> IF-THEN. Aturan tersebut merupakan pernyataan IF-THEN dimana beberapa kata dicirikan oleh fungsi keanggotaan. Berikut ini adalah contoh aturan fuzzy IF-THEN:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">IF temperatur rem \u201cwarm\u201d AND kecepatan \u201cnot very fast\u201d THEN tekanan rem berkurang sedikit<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ada dua ciri utama dari sistem <em>fuzzy<\/em> sehingga sistem ini dapat diterapkan dengan baik pada beberapa aplikasi tertentu, yaitu:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>Sistem <em>fuzzy<\/em> sangat cocok untuk logika berpikir yang tidak pasti, khususnya untuk sistem yang sulit dimodelkan secara matematika.<\/li>\n<li>Logika <em>fuzzy<\/em> membolehkan pengambilan keputusan dengan nilai perkiraan atau berdasarkan informasi yang tidak lengkap.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\">Ada beberapa metode untuk merepresentasikan hasil logika <em>fuzzy<\/em> yaitu metode Tsukamoto, Sugeno dan Mamdani. Pada metode Tsukamoto, setiap konsekuen direpresentasikan dengan himpunan <em>fuzzy<\/em> dengan fungsi keanggotaan monoton. <em>Output<\/em> hasil inferensi masing-masing aturan adalah Z,\u00a0 berupa himpunan biasa (<em>crisp<\/em>) yang ditetapkan berdasarkan predikatnya. Hasil akhir diperoleh dengan menggunakan rata-rata terbobotnya. Sedangan Metode Sugeno mirip dengan metode Mamdani, hanya\u00a0<em>output<\/em>\u00a0(konsekuen) tidak berupa himpunan <em>fuzzy<\/em>, melainkan berupa konstanta atau persamaan liniar. Ada dua model metode Sugeno yaitu model fuzzy Sugeno orde nol dan model fuzzy Sugeno orde satu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Beberapa aplikasi dari sistem <em>fuzzy<\/em> dalam bidang industri sudah dapat kita rasakan manfaatnya. Misalnya dalam sistem kontrol suhu pada <em>Air Conditioner<\/em> (AC). Pada sistem ini, sistem <em>fuzzy<\/em> secara otomatis akan mengatur aliran udara menurut keadaan temperatur udara di sekitarnya. Sehingga temperatur ruangan akan selalu berada pada keadaan stabil berdasarkan keinginan. Televisi cerdas (<em>smart<\/em> TV), sistem <em>fuzzy<\/em> berfungsi untuk mengatur kontras dan warna pada TV sehingga tetap berada pada mode tertentu untuk setiap frame baru (<em>channel<\/em> baru). Mesin cuci cerdas (<em>Smart Washing Machine<\/em>), sistem <em>fuzzy<\/em> akan mengatur pemberian detergen ke dalam mesin cuci. Semakin kotor cucian maka semakin banyak detergen yang perlu ditambahkan.<\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<p>L.-X. Wang, \u201cA Course in Fuzzy Systems and Control,\u201d 1997.<\/p>\n<p>Sri Kusumadewi, \u201cAnalisis dan Desain Sistem Fuzzy Menggunakan Tool Box Matlab,\u201d p. 108, 2002.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem fuzzy adalah sistem yang berbasis pengetahuan (knowledge-based) atau berbasis aturan (rule-based). Inti dari sistem fuzzy adalah basis pengetahuan yang terdiri dari aturan fuzzy IF-THEN. Aturan tersebut merupakan pernyataan IF-THEN dimana beberapa kata dicirikan oleh fungsi keanggotaan. Berikut ini adalah contoh aturan fuzzy IF-THEN: IF temperatur rem \u201cwarm\u201d AND kecepatan \u201cnot very fast\u201d THEN tekanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-998","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=998"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":999,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/998\/revisions\/999"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/computer-science\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}