{"id":575,"date":"2022-03-19T12:36:15","date_gmt":"2022-03-19T05:36:15","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/?p=575"},"modified":"2022-03-19T12:35:53","modified_gmt":"2022-03-19T05:35:53","slug":"public-speaking-sebagai-kebutuhan-penting-dalam-dunia-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/2022\/03\/19\/public-speaking-sebagai-kebutuhan-penting-dalam-dunia-kerja\/","title":{"rendered":"Public Speaking sebagai Kebutuhan Penting dalam Dunia Kerja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Binusian <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tentunya sudah cukup familiar dengan dua hal ini: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hard skill <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Hard skill <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah segala kemampuan yang berkaitan dengan penguasaan suatu hal teknis, yakni prosedur yang memerlukan pembelajaran dan latihan secara akademik oleh karena tingkat kerumitannya. Berbeda dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang merupakan kemampuan non teknis yang dapat dipelajari oleh semua orang asalkan mereka memiliki niat untuk menguasai, serta bersifat opsional untuk dipelajari. Ada asumsi bahwa setelah mengetahui perbedaan kedua hal ini, seseorang akan lebih cenderung untuk mempelajari kemampuan yang berkaitan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hard skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan meremehkan kegunaan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Namun, tahukah kita bahwa bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">soft skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki nilai guna yang cukup tinggi dalam bidang pekerjaan? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Public Speaking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, salah satunya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Secara definisi, yang dikatakan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">public speaking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah transmisi informasi yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">di<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sampaikan oleh komunikator kepada pendengar. Meski terlihat seperti hal yang sepele karena hanya melibatkan pembicaraan, mempraktekan komunikasi yang efektif itu memerlukan beberapa kriteria.\u00a0 Pertama, harus terjadi dialog antara komunikator dan komunikan, sehingga informasi yang disampaikan memiliki alur pertukaran yang jelas.\u00a0 Kedua, perlunya pendekatan secara interpersonal, yang mana sebagai komunikator\u00a0 kita perlu menyiapkan diri dengan menguasai apa\u00a0 yang nantinya akan diucapkan, serta bisa menerima segala macam respon balik dari komunikan baik itu berupa kritikan atau persetujuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam dunia pekerjaan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">public speaking <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah salah satu kemampuan yang banyak dipersyaratkan bagi para pelamar kerja. Ketika melamar kerja nanti, kita akan memberikan Curriculum Vitae (CV) yang berisi informasi diri dan pengalaman kita baik secara akademik maupun non akademik. Setelah kualifikasi kita dinilai dan lolos secara administratif, kita kita akan masuk ke tahap wawancara. Di tahap inilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">public speaking <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">diperlukan sebagai alat bantu bagi kita untuk menonjolkan kemampuan kita. \u00a0 Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">public speaking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang matang, kita dengan percaya diri bisa melakukan tanggapan yang sopan dan responsif terhadap situasi apapun yang nanti ditanyakan oleh para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">manajer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> selagi membangun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> komunikasi yang menguntungkan untuk kedua pihak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak hanya terbatas pada melamar pekerjaan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">public speaking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga berlangsung dalam lapangan kerja yang membutuhkan banyak kerja tim. Contohnya orang yang dipercayai untuk melakukan sebuah proyek harus bisa melakukan pendekatan kepada sesama rekan kerjanya agar bisa dengan cepat menyelesaikan pekerjaan, namun juga tidak tertutup untuk mendengar apa yang harus disampaikan oleh mereka agar semua pihak bisa menyampaikan pemikiran mereka demi kebaikan bersama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Nah, para Binusian, setelah mengetahui fakta tersebut apakah kalian tertarik untuk bisa mulai belajar cara komunikasi yang bagus dan jelas ? Tentu ini bisa dilatih kapanpun dan dimanapun, tetapi hal penting yang perlu kalian ingat adalah jangan takut salah saat belajar. Kesalahan yang dilakukan saat proses belajar harus bisa dijadikan sebagai latihan agar bisa mengasah kemampuan kita. Dengan demikian, kita bisa\u00a0 terbantu untuk memperlancar pendekatan berkomunikasi lewat kemampuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">public speaking.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(*)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Sumber<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.parapuan.co\/read\/532944595\/wah-kemampuan-public-speaking-dibutuhkan-di-tempat-kerja-kenapa\"><b>https:\/\/www.parapuan.co\/read\/532944595\/wah-kemampuan-public-speaking-dibutuhkan-di-tempat-kerja-kenapa<\/b><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mommiesdaily.com\/2015\/11\/02\/8-cara-meningkatkan-kemampuan-public-speaking\/\"><b>https:\/\/mommiesdaily.com\/2015\/11\/02\/8-cara-meningkatkan-kemampuan-public-speaking\/<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">*Penulis : \u00a0Ernesto Rio Mahliganri Maatita (Binusian &#8217;24)<br \/>\nEditor : Thomas Benmetan, S.I.Kom.,M.A <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Para Binusian tentunya sudah cukup familiar dengan dua hal ini: hard skill dan soft skill. Hard skill adalah segala kemampuan yang berkaitan dengan penguasaan suatu hal teknis, yakni prosedur yang memerlukan pembelajaran dan latihan secara akademik oleh karena tingkat kerumitannya. Berbeda dengan soft skill yang merupakan kemampuan non teknis yang dapat dipelajari oleh semua orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":40,"featured_media":578,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[16,110,148,88,194],"class_list":["post-575","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","tag-communication","tag-ilmu-komunikasi","tag-prospek-kerja","tag-public-speaking","tag-skill-komunikasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/575","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=575"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/575\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":579,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/575\/revisions\/579"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/media\/578"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=575"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=575"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=575"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}