{"id":1887,"date":"2025-07-25T10:10:32","date_gmt":"2025-07-25T03:10:32","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/?p=1887"},"modified":"2025-07-31T17:23:03","modified_gmt":"2025-07-31T10:23:03","slug":"pengalaman-belajar-di-program-digital-communication-binus-malang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/2025\/07\/25\/pengalaman-belajar-di-program-digital-communication-binus-malang\/","title":{"rendered":"Pengalaman Belajar di Program Digital Communication Binus Malang"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-1799\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2025\/05\/Rebranding-Communication-2025-Autosaved-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2025\/05\/Rebranding-Communication-2025-Autosaved-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2025\/05\/Rebranding-Communication-2025-Autosaved-300x169.jpg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2025\/05\/Rebranding-Communication-2025-Autosaved-768x432.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2025\/05\/Rebranding-Communication-2025-Autosaved-480x270.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2025\/05\/Rebranding-Communication-2025-Autosaved.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Menyenangkan dan memberdayagunakan<\/strong>. Itulah gambaran kuliah di Program\u00a0<strong>Digital Communication<\/strong>\u00a0Binus Malang. Desain kurikulum yang selalu disesuaikan dengan kebutuhan industri membuat lulusan Digital Communication Binus Malang\u00a0<strong>cepat terserap oleh industri<\/strong>. Dalam Mata Kuliah teoritis, mahasiswa dibekali kemampuan<strong>\u00a0analitis-kritis-etis<\/strong>. Sedangkan dalam Mata Kuliah praktikum, mahasiswa dibekali kemampuan\u00a0<strong>praktis-teknis-etis-kreatif<\/strong>, sehingga mahasiswa benar-benar merasakan bagaimana iklim di industri yang sebenarnya, baik itu industri global, industri kreatif, maupun wirausaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dosen di Program Digital Communication memiliki latar belakang profesional yang mendukung proses belajar mengajar.\u00a0<strong>Bhekti Setyowibowo:<\/strong>\u00a0film maker, content creator, digital media entrepreneur dan visual-journalist yang memiliki kepakaran di bidang film studies dan digital content production.\u00a0<strong>Frederik Masri Gasa<\/strong>: Education Digital Content yang memiliki kepakaran dalam bidang komunikasi politik dan literasi digital.\u00a0<strong>Nur Kholis<\/strong>: MC Profesional, Entrepreneur dan Konsultan Komunikasi, yang memiliki kepakaran di bidang public speaking dan komunikasi organisasi.\u00a0<strong>Lila Nathania<\/strong>: international researcher yang pakar di bidang komunikasi lingkungan.\u00a0<strong>Radityo Widiatmojo<\/strong>: international photo-journalist yang memiliki kepakaran di bidang digital fotografi dan literasi visual.\u00a0<strong>Rio Satria Nugroho<\/strong>: international relation-affairs yang memiliki kepakaran di bidang sustainability dan digital culture.\u00a0<strong>Yanuarita Kusuma Permata Sari<\/strong>: Akademisi yang fokus pada kepakaran Media dan Kajian Budaya.\u00a0<strong>Wahyu Kristian Natalia<\/strong>: Media Practitioner yang memiliki kepakaran di bidang managemen media dan kreatif program.\u00a0\u00a0<strong>Windaningsih<\/strong>: Akademisi yang fokus pada kepakaran komunikasi keluarga.\u00a0 Dengan karakter dosen yang relatif masih muda, kreatif, kritis serta memiliki pengalaman profesional di industri membuat nuansa kuliah di Prodi Ilmu Komunikasi Binus Malang terasa asyik, seru dan menyenangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kuliah di Prodi ini sangat cocok untuk generasi muda yang ingin menjadi\u00a0<strong>AI-Powered Content Specialist,<\/strong>\u00a0<strong>Communication Technopreneur,\u00a0<\/strong><strong>Creative Content Producer<\/strong>,\u00a0<strong>Content Writer, Content Strategist and Analyst, Copywriter, Communication Specialist, Digital Storyteller, Market and Audience Research Analyst,\u00a0 Media Practitioner (Visual-Journalist, News Anchor), Social Media Specialist.<\/strong>\u00a0Adapun Lulusan Prodi Ilmu Komunikasi akan memiliki beragam kemampuan, seperti: memproduksi konten komunikatif dan kreatif di berbagai platform digital, melakukan riset komunikasi, memiliki etika dalam dunia profesional, menganalisis beragam fenomena dengan pendekatan kritis dan praktis, mengaplikasikan pengetahuan lintas disiplin ilmu untuk membuat solusi, serta kemampuan berkomunikasi yang adaptif di lingkungan kerja professional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Keunikan lain dari Prodi Ilmu Komunikasi Binus @Malang adalah adanya\u00a0<strong>program 2+1+1<\/strong>, yaitu Dua tahun kuliah di kampus Malang, 1 tahun Mobility (Bebas memilih kuliah di kampus Jakarta, Bandung, Semarang), 1 tahun Enrichment (Program pengayaan yang terdiri dari beragam track seperti Internship, Research, Entrepreneurship, Community Development, Study Abroad, Further Study, Independent Study).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyenangkan dan memberdayagunakan. Itulah gambaran kuliah di Program\u00a0Digital Communication\u00a0Binus Malang. Desain kurikulum yang selalu disesuaikan dengan kebutuhan industri membuat lulusan Digital Communication Binus Malang\u00a0cepat terserap oleh industri. Dalam Mata Kuliah teoritis, mahasiswa dibekali kemampuan\u00a0analitis-kritis-etis. Sedangkan dalam Mata Kuliah praktikum, mahasiswa dibekali kemampuan\u00a0praktis-teknis-etis-kreatif, sehingga mahasiswa benar-benar merasakan bagaimana iklim di industri yang sebenarnya, baik itu industri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":40,"featured_media":1799,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[330,110],"class_list":["post-1887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","tag-digital-communication","tag-ilmu-komunikasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1887"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1888,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1887\/revisions\/1888"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1799"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/malang\/communication\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}