Rencana Menghadapi Virus Corona: Yuk, Perbaiki Pengeluaranmu!

Seluruh dunia saat ini sedang mengalami pandemi yang sama, virus corona memberi tamparan telak kepada seluruh dunia. Kelumpuhan bisnis di berbagai sektor menyebabkan krisis ekonomi untuk ratusan juta orang di seluruh dunia. Diadakannya lockdown atau PSBB sebagai langkah mengurangi penyebaran virus pun juga menjadi salah satu faktor melambannya laju perekonomian.

Pada April 2020, Kementerian Ketenagakerjaan mencatatkan jumlah karyawan yang terkena dampak virus corona telah mencapai 2.084.593 pekerja yang berasal dari 116.370 perusahaan.
Jumlah tersebut masih akan terus bertambah sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Patut disyukuri bagi mereka yang masih dipekerjakan dan tidak terkena dampak PHK. Tetapi, alangkah baiknya apabila kita, khusunya yang hidup bergantung kepada gaji ataupun berupah dalam masa pandemi ini mulai berbenah. Dikarenakan ketidakpastian kapan pandemi ini akan berakhir dan dampak kedepannya yang akan kita hadapi. Yuk berbenah dari hal kecil:


1. Berhenti Jajan Tidak Penting

Milenials umumnya menjadikan kopi sebagai gaya hidupnya. Rasanya ada yang aneh apabila sehari saja tidak mengkonsumsi kopi. Tanpa disadari ini merupakan sikap konsumtif. Apabila biasanya kamu rajin mengkonsumsi kopi, coba renungkan lagi. Apakah kamu benar-benar membutuhkannya? Kalau tidak, sisihkan uang yang kamu biasa gunakan untuk membeli kopi untuk menabung.

2. Kurangi Belanja Pakaian

Umumnya milenials belanja pakaian bukan karena butuh, tapi karena tidak tahan melihat godaan di online shop ataupun di mall. Bahkan kadang sebagian membeli pakaian dengan kartu kredit dimana nantinya akan menjadi hutang yang harus dibayarkan. Apabila pakaianmu masih banyak yang layak pakai, apa salahnya menunda keinginan tersebut dan mengalihkannya ke tabunganmu?

3. Pilih yang Mana Prioritasmu

Ketika melihat iklan di sosial media, rasanya semua mau dibeli. Tanpa kita sadari, sesungguhnya kita tidak benar-benar membutuhkan barang tersebut. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Catat mana yang memang kamu benar-benar butuhkan dan batasi pengeluaranmu pada tiap bulannya. Barang yang kamu rasa tidak perlu-perlu amat, bisa dibeli nanti kan? Di bulan selanjutnya saat pengeluaranmu sedang sedikit.

4. Menabung

Pastikan kamu menyisihkan setidaknya 10% dari penghasilanmu untuk menabung. Hal ini seharusnya dilakukan dari sebelum masa pandemi. Namun dengan adanya pandemi, kamu dituntut lebih untuk menyisihkan penghasilanmu untuk pengeluaran yang tidak terduga. Seharusnya tidak begitu sulit kalau kita banyak menekan pengeluaran yang tidak penting.f


Dengan melakukan hal-hal diatas, setidaknya kamu dapat menyisihkan uangmu untuk hal tidak terduga. Jangan sampai, suatu hari kamu kebingungan karena tidak ada saldo sama sekali di rekeningmu.


—-

Referensi:


https://www.cnbcindonesia.com/news/20200515134147-4-158791/tidak-hanya-di-indonesia-phk-massal-terjadi-di-seluruh-dunia

https://www.nylag.org/coronavirusfinancialplanning/

https://blog.tunaikita.com/6-hal-boros-yang-dilakukan-millennials-setelah-gajian/

Listhari Baenanda